Ladies, Jangan Lakukan Hal-Hal Buruk Ini Pada Rambut

DokterSehat.Com – Tak hanya dari penampilan wajah, rambut yang dimiliki kaum hawa juga bisa mempengaruhi tingkat kepercayaan diri wanita. Karena alasan inilah banyak wanita yang selain memakai beberapa produk perawatan kulit dan wajah yang sesuai, juga memakai produk perawatan rambut yang bisa membuatnya lebih sedap dipandang. Sayangnya, ada banyak kaum hawa yang mengalami masalah rambut layaknya rambut lepek, berminyak, pecah-pecah, rontok, hingga berketombe. Yang menjadi masalah adalah bisa jadi gangguan pada rambut ini justru disebabkan oleh kebiasaan buruk yang kerap dilakukan layaknya sebagai berikut.

doktersehat-wanita-keramas-mandi-setelah-olahraga-berbahaya

Beberapa wanita berpikir jika mereka sering mencuci rambut, maka rambut akan menjadi lebih sehat dan indah. Memang, berkeramas akan membuat rambut lebih bersih dan minyak pada rambut bisa berkurang dengan signifikan. Namun, jika kita terlalu sering berkeramas, yang terjadi adalah produksi minyak rambut akan menjadi berlebihan dan memicu masalah rambut lepek. Pakar kesehatan rambut menyarankan kita berkeramas sekali dalam dua atau tiga hari tergantung pada kotornya rambut.

Selain frekuensi berkeramas, penggunaan kondisioner yang kurang tepat juga bisa memicu masalah kesehatan para rambut. Beberapa produk kondisioner memiliki bahan kimia yang tidak cocok untuk rambut dan pada akhirnya bisa membuat masalah rambut pecah-pecah, rambut yang sudah diatur, hingga rambut yang rontok.

Kebiasaan lain yang bisa berpengaruh pada kesehatan rambut adalah kita sering-sering memegang rambut yang tentu akan berpotensi memindahkan kotoran pada tangan ke helaian rambut. Selain itu, jika kita terlalu sering menyisir rambut, kita juga bisa membuat produksi minyak pada kulit kepala mengalami gangguan dan pada akhirnya memicu masalah rambut lepek. Seringnya frekuensi menyisir rambut juga berpotensi membuat rambut lebih sering terkena kotoran dan minyak rambut yang tentu bisa berpengaruh pada kebersihan dan kesehatan rambut.