Kusta/ Lepra – Pengertian, Penyebab, dan Gejala

Kusta adalah penyakit infeksi yang menyebabkan noda di kulit yang berbeda dari kulit sehat dengan peradangan dan kerusakan saraf di lengan dan kaki. Penyakit ini telah ada sejak zaman kuno, sering dikelilingi oleh stigma yang menakutkan, stigma negatif dan cerita dari penderita kusta yang dijauhi sebagai orang buangan. Wabah penyakit kusta telah mempengaruhi, dan membat panik, orang-orang di setiap benua. Peradaban tertua dari Cina, Mesir, dan India takut kusta adalah penyakit yang tidak dapat disembuhkan, membuat tangan dan kaki termutilasi, dan merupakan penyakit menular.

doktersehat-kulit-tangan-halus-kesehatan-skin-Eksim-Nummular-Dermatitis-Erisipeloid-Eritema-Nodosum-ichtyosis-lamellar-panu-impetigo-aquagenic-urticaria

Namun, kusta sebenarnya tidak menular. Anda dapat terkena hanya jika Anda kontak dekat dan berulang melalui cairan hidung dan tetesan mulut dari seseorang yang terkena kusta yang tidak diobati. Anak-anak lebih cenderung untuk mendapatkan kusta daripada orang dewasa.

Hari ini, sekitar 180.000 orang di seluruh dunia terinfeksi kusta, menurut Organisasi Kesehatan Dunia, sebagian besar dari mereka berada di Afrika dan Asia. Sekitar 100 orang didiagnosis kusta di Amerika Serikat setiap tahun, terutama di Amerika Selatan, California, Hawaii, dan beberapa wilayah Amerika Serikat.

Apa penyebab kusta?
Kusta disebabkan oleh jenis bakteri yang tumbuh lambat yang disebut Mycobacterium leprae (M. leprae). Kusta juga dikenal sebagai penyakit Hansen, setelah ilmuwan yang bernama Hansen menemukan M. leprae pada tahun 1873.

Apakah gejala kusta?
Kusta terutama mempengaruhi kulit dan saraf di luar otak dan sumsum tulang belakang, yang disebut saraf perifer/saraf tepi. Kusta juga bisa menyerang mata dan jaringan tipis yang melapisi bagian dalam hidung.

Gejala utama kusta adalah merusak kulit (membuat noda di kulit dengan warna yang berbeda dari sekitar), benjolan, atau nodul yang tidak pergi setelah beberapa minggu atau bulan. Kulit yang terkena akan berwarna lebih pucat.

Baca Juga:  Mengenal Bentuk dan Gejala Kusta Atau Lepra

Kerusakan saraf dapat menyebabkan:

  • Hilangnya rasa di lengan dan kaki
  • Kelemahan otot

Biasanya diperlukan waktu sekitar 3 sampai 5 tahun untuk memunculkan gejala setelah kontak dengan bakteri penyebab kusta. Beberapa orang tidak mengalami gejala sampai 20 tahun kemudian. Waktu antara kontak dengan bakteri dan munculnya gejala disebut masa inkubasi. Masa inkubasi yang panjang kusta ini membuatnya sangat sulit bagi dokter untuk menentukan kapan dan di mana orang dengan kusta terinfeksi.