Kuru, Penyakit Langkah Yang Memakan Otak Manusia

DokterSehat.Com – Kuru adalah penyakit prion yang menyebabkan merosotnya fungsi mental yang cepat dan kehilangan koordinasi otot. Penyakit ini terjadi pada penduduk asli fore pada dataran papua nugini dan berhubungan dengan ritual endokannibalisme.

19

Gejala

Gejala-gejala termasuk kehilangan koordinasi otot dan kesulitan berjalan. Tangan dan kaki menjadi kaku, dan otot kejang. Gerakan tanpa sengaja yang tidak normal, seperti gerakan yang berulang-ulang, menggeliat lambat atau menghentak keras pada anggota gerak dan badan, bisa terjadi (kuru berarti menggigil). Emosi bisa berubah tiba-tiba dari sedih sekali sampai senang sekali dengan tiba-tiba tertawa meledak-ledak. Orang dengan kuru menjadi gila dan kadangkala tenang, tidak bisa bicara, dan tidak bereaksi terhadap sekelilingnya. Kebanyakan orang meninggal sekitar 3 sampai 24 bulan setelah gejala-gejalanya terlihat, biasanya sebagai sebab dari pneumonia atau infeksi yang menyebabkan luka baring (luka tekan).

Dianogsa

Pemeriksaan neurologis dapat ditemukan adanya perubahan koordinasi otot dan gangguan dalam berjalan.

Belum ada pemeriksaan laboratorium yang dapat membantu untuk mendiagnosa kuru, kecuali pemeriksaan jaringan otak setelah penderita meninggal.

Pengobatan

Belum ada pengobatan untuk penyakit kuru