Kurang Tidur Bisa Memicu Perilaku yang Lebih Agresif

DokterSehat.Com – Pakar kesehatan menyebutkan jika tidur yang berkualitas dan dengan waktu yang cukup akan membuat kita menjadi lebih sehat. Selain itu, dengan tidur yang cukup, maka kita akan menjadi lebih produktif, memiliki fungsi kognitif yang baik, dan memiliki daya tahan tubuh yang bekerja dengan maksimal. Selain itu, dengan tidur yang cukup, kita akan terjaga dari perilaku kasar dan agresif. Bagaimana hal ini bisa terjadi?

doktersehat-obat-tidur

Pakar kesehatan Zlatan Krizan dan Anne Helrache yang berasal dari Iowa State University melakukan sebuah penelitian yang hasilnya dirilis oleh jurnal Psychology of Violence. Penelitian akan perilaku agresif ini difokuskan pada kekerasan rumah tangga, bullying pada sekolah, dan juga yang kini kerap terjadi, cyber bullying. Hasil penelitian menunjukkan sebuah fakta yang menarik dimana perilaku yang kasar dan agresif yang bisa memicu kekerasan atau bahkan bullying ini bisa semakin menurun andai pelakunya mendaptakan kualitas tidur yang semakin baik. Dengan tidur yang cukup, Ia akan cenderung lebih bijak dalam memikirkan konsekuensi perilakunya dan akan semakin menghindari perilaku agresif.

Pakar kesehatan lain, Romeo Vitelli, Ph.D yang berasal dari Kanada, menyebutkan jika kurang tidur memang bisa menjadi pemicu utama perilaku agresif seseorang mengingat hal ini akan memicu munculnya rasa lelah yang berlebihan dan emosi negatif. Kurang tidur pun akan membuat kita menjadi lebih gelisah dan tidak nyaman sehingga emosi kita akan cenderung lebih mudah terpantik dan pada akhirnya berujung pada perilaku yang kasar.

Selain bisa memicu rasa tidak nyaman dan nyeri pada sekujur tubuh, kurang tidur juga semakim melemahkan fungsi kognitif yang akan membuat kita mengambil keputusan yang buruk, khususnya saat berada dalam tekanan atau stres. Alhasil, sedikit saja provokasi, otak akan segera memberikan sinyal melawan atau marah yang bisa memicu perilaku agresif.

Baca Juga:  Kurang Tidur Kok Bisa Membuat Perut Membuncit?

Dengan adanya fakta-fakta ini, ada baiknya memang kita tidak menganggap remeh masalah kurang tidur dan mulai memperbaikinya agar bisa semakin menyehatkan kejiwaan kita.