Kualitas Sperma Saat Bulan Puasa

DokterSehat.com – Esensi dari bulan puasa sendiri adalah tidak makan ataupun minum dalam sehari penuh selama satu bulan. Hal ini membuat banyak orang yang melakukan puasa memiliki kekhawatiran bahwa kualitas sperma yang dimilikinya akan menurun. Kekhawatiran ini cukup beralasan karena adanya kemungkinan berkurangnya nutrisi makanan pada tubuh dikarenakan puasa. Namun, kekhawatiran ini ternyata keliru. Dalam bulan puasa ini justru kualitas sperma secara umum akan meningkat, dan lebih bagus dari bulan bulan biasanya.

5

Seorang pakar seks dari RSU dr Soetomo Surabaya bernama dr Susanto Suyaatmadja SpAnD(K) menuturkan bahwa puasa justru memberikan manfaat yang sangat baik pada kesehatan tubuh. Bahkan, kondisi tubuh, khususnya kualitas sperma yang dimiliki pria justru akan meningkat sehingga konsepsi hubungan suami istri pun akan tetap terjaga.

Puasa tidak akan memberikan dampak buruk terhadap kualitas sperma. Hal ini dikarenakan bahwa puasa justru dapat meningkatkan fungsi organ reproduksi. Kada asam dan basa dalam tubuh pun dapat menjadi lebih seimbang saat berpuasa, sehingga fungsi berbagai organ tubuh pun semakin meningkat.

Dengan terblokirnya asupan makanan dalam waktu yang cukup lama, berbagai jenis bakter, virus, kuman, hingga sel sel berbahaya seperti sel kanker tidak akan dapat bertahan hidup. Selain itu, puasa juga memberikan kesempatan bagi alar pencernaan agar dapat beristirahat, sehingga berbagai racun, kotoran, ampas yang dapat merusak kesehatanpun dapat dibuang. Hal inilah yang membuat kualitas sperma menjadi semakin meningkat, karena berbagai racun, kotoran, dan ampas pun semakin berkurang saat bulan puasa.

Untuk menjaga kualitas sperma dan kesehatan tubuh, ada baiknya konsumsi makanan gizi yang seimbang tetap dilakukan dengan memperbanyak asupan air putih saat setelah berbuka puasa maupun sahur. Namun asupan makanan ini pun harus diimbangi dengan pengaturan waktu istirahat yang cukup agar kesehatan tubuh pun tetap terjaga.