Kota Kerala, India, Memberlakukan Pajak Tinggi Untuk Junk Food Demi Mencegah Obesitas

DokterSehat.Com – Masalah obesitas ternyata telah menjadi hal yang sangat parah terjadi di sebagian penjuru dunia. Banyak pakar kesehatan yang menyebutkan jika gaya hidup barat yang banyak mengkonsumsi junk food menjadi pemicu semakin banyaknya penderita penyakit ini. Tak hanya di Negara Barat, di negara-negara Asia yang justru ironisnya terkenal karena makanan khasnya ternyata juga mengalami perubahan konsumsi dimana semakin banyak masyarakatnya yang menyukai makanan barat, dan berakhir pada meningkatnya pula penderita obesitas. Untuk mengatasi hal ini, sebuah kota di India yang bernama Kerala akhirnya mencoba menerapkan peraturan ekstrim demi mengatasi masalah obesitas ini.

doktersehat-stomach-perut-kembung-gendut-diabetes-obesitas-sindrom-metabolik

Pemerintah kota Kerala diketahui memberlakukan pajak yang sangat tinggi bagi gerai makanan cepat saji layaknya penjaja burger, donat, pizza, atau bahkan taco. Besarnya pajak ini sendiri sekitar 14,5 persen yang tentu sangat banyak, bukan? Dengan adanya peningkatan pajak pada makanan di restoran cepat saij, diharapkan masyarakat kota Kerala semakin bijak dalam memilih makanan dan menurunkan konsumsi makanan cepat saji yang bisa memicu obesitas.

Pemerintah kota Kerala sendiri berdalih jika aturan ekstrim ini telah berdasarkan hasil survei kesehatan yang berlaku secara nasional di India dimana Kerala ternyata memiliki jumlah penderita obesitas terbanyak kedua di India. Posisi pertama sendiri dikuasai kota besar bernama Punjab. Salah satu pemicu meningkatnya jumlah penderita obesitas di Kerala tentu saja adalah semakin meningkatnya minat pada junk food yang semakin mudah didapatkan di berbagai penjuru kota.

Peraturan ini tentu saja langsung memicu kontroversi bagi banyak pihak, khususnya para pemilik restoran cepat saji. Mereka berkata jika makanan khas India yang kaya lemak juga sanagtlah tidak sehat dan ikut memicu peningkatan penderita obesitas, tak hanya makanan junk food saja. Banyak dari mereka yang justru meminta pemerintah mempromosikan makanan sehat dan menurunkan harga makanan sehat tersebut ke masyarakat demi meningkatkan daya saing. Namun, pemerintah kota Kerala tetap bergeming dan menganggap jika aturan ini telah melalui berbagai pertimbangan yang dilakukan demi kesehatan masyarakat.