Kontrasepsi IUD – Ulasan Singkat dan Cara Kerja

Alat kontrasepsi IUD adalah alat berbentuk T yang terbuat dari plastik yang ditempatkan dalam rahim untuk mencegah kehamilan. Sebuah tali plastik melekat pada IUD untuk memastikan penempatan yang benar dan untuk penarikan ketika akan diambil. IUD adalah bentuk kontrasepsi yang mudah dan reversibel dalam pengendalian kelahiran, dan IUD dapat dengan mudah diambil. Namun, IUD hanya dapat diambil oleh seorang profesional medis. IUD merupakan bentuk long-acting kontrasepsi reversibel (LARC).

doktersehat-kontrasepsi-kb-spiral-iud-kehamilan

Berikut adalah beberapa ulasan singkat mengenai kontrasepsi IUD:

  • IUD (Intrauterine Device) adalah suatu perangkat berbentuk T kecil yang dimasukkan ke rahim wanita untuk mencegah kehamilan.
  • Dua jenis IUD yang tersedia:
    1. IUD yang mengandung tembaga
    2. IUD yang melepaskan hormon.
  • IUD harus dimasukkan dan diambil oleh seorang profesional perawatan kesehatan.
  • Sebelum memasukkan IUD, Anda akan menjalani tes kehamilan dan pemeriksaan untuk menyingkirkan infeksi panggul.
  • IUD memiliki efektivitas lebih dari 99% dalam mencegah kehamilan.
  • IUD adalah metode reversibel jangka panjang pengendalian kelahiran.
  • Efek samping dari IUD tergantung pada jenis IUD yang dimasukkan.
  • Anda harus melakukan pemeriksaan setiap bulan untuk memastikan IUD Anda masih di tempat.
  • Penempatan IUD Anda dapat dilakukan di klinik.
  • Tergantung pada jenisnya, beberapa IUD dapat dibiarkan di rahim hingga 10 tahun.

Bagaimana IUD Bekerja?

IUD hormonal
Dengan IUD hormonal, sejumlah kecil progestin, hormon yang mirip dengan hormon progesteron alami, dilepaskan ke dinding rahim. Hormon ini mengental lendir serviks dan membuat sulit bagi sperma untuk masuk serviks. IUD hormonal juga memperlambat pertumbuhan lapisan rahim, sehingga lapisan rahim tidak ramah untuk membuat sel telur dibuahi sperma.

IUD tembaga
Mekanisme IUD tembaga adalah dengan “peradangan steril” yang dilepaskan tembaga ke dinding rahim artinya radang tanpa ada infeksi. Dengan inflamasi dalam dinding rahim ini, diharapkan sel telur dan sperma tidak mampu menempel di dinding rahim sehingga kehamilan tidak terjadi. IUD tembaga dapat mencegah sperma untuk dapat masuk ke sel telur oleh melumpuhkan sperma dalam perjalanan ke saluran telur.