Konsumsi Yoghurt Bisa Menurunkan Resiko Terkena Masalah Hipertensi

DokterSehat.Com – Hipertensi atau masalah tekanan darah tinggi termasuk dalam masalah kesehatan yang banyak didapatkan oleh masyarakat Indonesia. Bagaimana tidak, gaya hidup yang buruk, khususnya dalam hal kurang baiknya menjaga pola makan dan jarangnya olahraga menjadi penyebab utama dari masalah hipertensi di tanah air. Jika tidak ditangani dengan benar, masalah tekanan darah tinggi ini bisa berlanjut menjadi penyakit kardiovaskular yang mematikan. Beruntung, pakar kesehatan menyebutkan jika kita bisa menurunkan resiko terkena masalah hipertensi dengan cara yang nikmat, yakni dengan mengkonsumsi yoghurt secara rutin.

doktersehat-yoghurt-breakfast-jantung-oatmeal

Yoghurt yang dikombinasikan dengan irisan buah-buahan bisa membuat kita mencegah masalah tekanan darah tinggi dengan efektif. Bahkan, jika kita mengkonsumsi lima porsi yoghurt dalam sepekan, resiko terkena masalah tekanan darah tinggi bias menurun hingga 20 persen. Jika wanita rutinmeng konsumsi yoghurt, maka resiko terkena berbagai masalah pada organ kardiovaskular juga menurun dengan signifikan.

Dari sebuah penelitian yang dilakukan di Boston University School of Medicine, diketahui bahwa mereka yang rutin mengkonsumsi yoghurt lima kali dalam sepekan akan menurunkan resiko terkena masalah tekanan darah tinggi lebih rendah 31 persen jika dibandingkan dengan mereka yang rutin mengkonsumsi makanan sehat layaknya buah-buahan, sayuran, hingga kacang-kacangan. Bahkan, penurunan resiko terkena masalah tekanan darah tinggi ini bisa berlangsung dalam jangka panjang.

Pakar kesehatan menyebutkan jika ada kemungkinan bakteri yang terkandung di dalam yoghurt memiliki pengaruh besar pada masalah tekanan darah tinggi. Tak hanya itu, jumlah kolesterol jahat dalam darah juga bisa menurun dengan signifikan sehingga resiko tersumbatnya pembuluh darah yang bisa memicu masalah kardiovaskular akan menurun tajam. Bahkan, penelitian ini menunjukkan fakta menarik dimana konsumsi yoghurt secara rutin bisa membantu kita melawan resiko terkena osteoporosis.