Kisaran sistolik/distolik yang harus dijaga penderita tekanan darah tinggi

This topic contains 3 replies, has 2 voices, and was last updated by  dr. Eko Budi 3 months ago.

Viewing 4 posts - 1 through 4 (of 4 total)
  • Author
    Posts
  • #107593

    husniw
    Participant

    Dokter terhormat yang baik hati,

    Ibu saya berumur 84 tahun di mana saat ini masih tergolong bisa beraktifitas normal (sering olah raga pagi senam ringan) walaupun kadang2 ada keluhan sana sakit sini sakit, kadang jari tangan susah ditekuk dan lain2 namun bukan suatu penderitaan besar, dan beliau secara rutin juga berkonsultasi ke dokter spesialis penyakit dalam. Beliau telah lama di diagnosa menderita Tekanan Darah tinggi, Diabetes Melitus Tipe-2, Pencernaan kurang baik karena susah BAB, dan pernah terserang Stroke ringan dengan hasil diagnosa MRI adanya gejala Stroke Iskemik, dan selanjutnya ditegakan dengan diagnosa DSA dan telah ditangani oleh dokter spesialis syaraf dan sudah 4 tahun sembuh (catatan: saat dirawat, diberikan obat Betaserc).

    Saat ini ibu secara rutin meminum obat2an berikut ini:
    – Truvaz 20mg (1 tablet tiap hari 1x)
    – Aspilet kuning (1 table tiap hari 1x)
    – Betablok (Atenolol) 50mg (1/2 tablet tiap hari 1x)
    – Adalat Oros 20mg (1 tablet tiap hari 1x)
    – Glucopage 500mg (1 tablet tiap hari 1x)
    – Januvia 100mg (1 table tiap hari 1x)
    – Diamicron MR (Gliclazide) (1 table tiap hari 1x)
    – Lantus insulin (10gr tiap malam 1x)

    Berikut adalah beberapa pertanyaan:
    – Berapa kisaran tekanan darah Kisaran sistolik/distolik yang harus dijaga dan dipantau agar dianggap tidak membahayakan dan sebagaimana mesti nya (catatan: kami pakai pengukur tekanan portable Omron untuk memantau). Berapa toleransi/delta tekanan darah yang dianggap aman?
    – Melihat begitu banyak nya obat2an yang dikonsumsi ibu dalam jangka waktu yang begitu lama, apakah ada efek samping yang harus diperhatikan? Dari hasil laboratorium secara rutin per 3 bulan, keadaan ginjal masih dianggap normal dari hasil cek darah
    – Apa saja saran tambahan yang bisa diberikan agar ibu bisa tetap menjaga kesehatan yang stabil

    Terima kasih

    #107596

    husniw
    Participant

    Sebagai catatan tambahan: Pengukuran tekanan darah terakhir adalah 150+/80+, apakah masih dianggap wajar?

    #107671

    dr. Eko Budi
    Participant

    Selamat malam
    terima kasih atas kepercayaan yang anda berikan kepada tim doktersehat.com

    Dari riwayat yang anda bagikan, pengobatan yang dijalani oleh Ibu tergolong baik dan lengkap, dan sudah sesuai indikasi

    Mengingat Usia Ibu yang sudah lanjut (84 tahun), tekanan darah 140-150mmHg tergolong wajar
    tetapi perlu diwaspadai bila tekanan darah sistole > 180mmHg atau diastole >100mmHg maka perlu dilakukan pemeriksaan di IGD

    Obat diabetes (Insulin, Diamicron, Glocophage, Januvia) dan obat jantung/hipertensi (adalat, atenolol) termasuk obat yang aman dikonsumsi pada jangka panjang dna anda tidak perlu khawatir

    Tetapi bilaibu sedang tidak nafsu makan atau makan sedikit, sebaiknya diwaspadai dan diperiksa kadar gula darah
    karena bila terjadi hipoglikemia (gula darah <60mmHg) dapat menimbulkan gejala seperti mual, menggigil, lemas, dan penurunan kesadaran
    bila ibu masih sadar, dapat diberikan minuman/makanan manis
    tetapi bila tidak sadar perlu segera dibawa ke IGD

    Aspirin/aspilet/asam salisilat untuk mencegah berulangnya sumbatan pembuluh darah memiliki efek samping terhadap pembekuan darah dan lambung; bila terjadi perdarahan gusi, atau muntah bercampur darah, atau BAB berwarna hitam seperti petis, harus segera ke IGD

    Truvaz/atorvastatin obat kolesterol memiliki efek samping berupa rhabdomiolosisi (pembongkaran otot serat lintang) bila terjadi nyeri ototo hebat disertai kencing berwarna kemerahan (mioglobinuria) maka obat dihentikan dan perlu segera periksa ke Dokter yang merawat Ibu anda

    Semoga sehat selalu Ibu 🙂

    #107672

    dr. Eko Budi
    Participant

    Selamat malam
    terima kasih atas kepercayaan yang anda berikan kepada tim doktersehat.com

    Dari riwayat yang anda bagikan, pengobatan yang dijalani oleh Ibu tergolong baik dan lengkap, dan sudah sesuai indikasi

    Mengingat Usia Ibu yang sudah lanjut (84 tahun), tekanan darah 140-150mmHg tergolong wajar
    tetapi perlu diwaspadai bila tekanan darah sistole > 180mmHg atau diastole >100mmHg maka perlu dilakukan pemeriksaan di IGD

    Obat diabetes (Insulin, Diamicron, Glocophage, Januvia) dan obat jantung/hipertensi (Adalat, atenolol) termasuk obat yang aman dikonsumsi pada jangka panjang dna anda tidak perlu khawatir

    Tetapi bila Ibu sedang tidak nafsu makan atau makan sedikit, sebaiknya diwaspadai dan diperiksa kadar gula darah
    karena bila terjadi hipoglikemia (gula darah <60mmHg) dapat menimbulkan gejala seperti mual, menggigil, lemas, dan penurunan kesadaran
    bila ibu masih sadar, dapat diberikan minuman/makanan manis
    tetapi bila tidak sadar perlu segera dibawa ke IGD

    Aspirin/aspilet/asam salisilat untuk mencegah berulangnya sumbatan pembuluh darah memiliki efek samping terhadap pembekuan darah dan lambung; bila terjadi perdarahan gusi, atau muntah bercampur darah, atau BAB berwarna hitam seperti petis, harus segera ke IGD dan obat dihentikan

    Truvaz/atorvastatin obat kolesterol memiliki efek samping berupa rhabdomiolisis (pembongkaran otot serat lintang) bila terjadi nyeri otot hebat disertai kencing berwarna kemerahan (mioglobinuria) maka obat dihentikan dan perlu segera periksa ke Dokter yang merawat Ibu anda

    Semoga sehat selalu Ibu 🙂

Viewing 4 posts - 1 through 4 (of 4 total)

The topic ‘Kisaran sistolik/distolik yang harus dijaga penderita tekanan darah tinggi’ is closed to new replies.

- Advertisement -
panduan-kehamilan-lengkap-nutrisi-pantangan

kalkulator-kesehatan-berat-badan-ideal-masa-kesuburan