(konsultasi) Kanker Darah dan Kesembuhan

DokterSehat – Saya punya seorang wanita yang akan saya jadikan istri, dan dia sekarang ini mengidap penyakit kangker darah. Umur dia sekarang 22 Thn, baru ketahuan positifnya kangker darah baru 1bulan ini. Karena masuk rumah sakit setelah dia tranning kerja 16 jam per hari selama seminggu.



Disitulah di RS. dia ketahuan terkena penyakit kangker darah.Adakah obat untuk mencegah penyakit ini? Apkah penyakit ini bisa disembuhkan? Hampir setiap hari saya selalu mengasih Suupoort ke dia.

Karena setiap hari selalu menangis setelah dia menerima kabar dari dokter Darah kadang darah selalu keluar dari hidung, dan juga bukan waktunya dia haid dia suka mengeluarkan bercak darah di vaginanya kaya wanita lagi mendapat haid tetapi tidak banyak. Apakah Ada pengobatan traditional yang bisa menyembuhkan

Demikian Terimakasih Atas perhatiannya
Saya membutuhkan jawaban dari anda
-Deny-

Jawaban:

Saudara Deny yth,

Penyakit kanker ditandai dengan adanya dua hal yang menonjol, yaitu pertumbuhan sel yang tidak normal dan pertumbuhan sel tersebut dalam jumlah yang banyak. Pada kanker darah, terjadi pertumbuhan sel yang tidak normal, yang biasanya berupa sel darah putih yang kurang matang dan dalam jumlah yang besar. Pertumbuhan ini menyebabkan penekanan pertumbuhan jenis sel darah yang lain termasuk keping-keping darah (trombosit) yang berakibat penderita sering mengalami perdarahan.

Untuk memahami hal ini, perlu diketahui bahwa sel-sel darah pada mulanya berasal dari satu jenis sel yang disebut sel induk (stem sel). Stem sel ini akan berkembang menjadi sel darah merah, sel darah putih dan keping-keping darah. Pertumbuhan salah satu jenis sel dapat berakibat penekanan pertumbuhan sel-sel yang lain. Itulah sebabnya pada kanker darah, ditemukan pula kondisi anemia (sel darah merah yang menurun) dan trombositopenia (keping darah yang menurun).

Kanker darah sebagaimana penyakit kanker yang lain belum dapat diketahui penyebabnya dengan pasti. Beberapa faktor memang sering disebut-sebut sebagai faktor predisposisi seperti riwayat terkena radiasi yang cukup tinggi (setelah bom Hiroshima dan Nagasaki, banyak masyarakat yang terkena kanker darah), paparan oleh zat kimia tertentu, atau terkena virus tertentu (HTLV I dan II), dan lain-lain.

Pengobatan penyakit ini tergantung dari jenis kanker darah, stadium, dan kondisi penderita. Pengobatan penyakit ini terutama terdiri dari kemoterapi, radioterapi, dan terapi antibiotik dan suportif (terapi yang diberikan sesuai dengan keluhan dan tanda-tanda yang muncul). Dengan pengobatan yang adekuat, penyakit ini dapat disembuhkan, meski angka kesembuhannya saat ini bervariasi antara 4 – 80 %, tergantung jenis kanker darah. Kadang setelah sembuh sekian tahun pun, kanker darah ini dapat kambuh kembali. Bila hal ini terjadi atau bila dengan pengobatan yang biasa dilakukan kurang memberikan hasil yang memuaskan maka dapat pula dilakukan transplantasi sel induk (stem sel).

Baca Juga:  Apa Penyebab Kencing Berdarah

Saya sangat mendukung pemberian support saudara ke calon isteri, karena dengan support yang baik akan menguatkan hati calon isteri saudara, dan hal ini akan berdampak positif untuk daya tahan tubuhnya. Perlu saudara ketahui, bahwa sebetulnya tubuh juga mempunyai mekanisme sendiri untuk mengatasi penyakit ini, dengan semangat hidup dan keinginan untuk sembuh tanpa ada stress akan membantu memperbaiki daya tahan penderita untuk melawan penyakitnya dan pada akhirnya akan membantu penyembuhan.

Tidak sedikit contoh, ketika kanker telah mencapai stadium akhir, ketika dokter telah menyerah, dan pasien pasrah kepada Allah SWT, setelah pasien melakukan upaya pengobatan, membuahkan hasil di luar perhitungan manusia. Hal ini menurut saya yang harus ditanamkan pada calon isteri saudara; keinginan sembuh, berusaha berobat dan berdoa kepada Yang akan Memberikan Kesembuhan.

Pengobatan alternatif/tradisional sampai saat ini belum ada bukti secara ilmiah. Namun, bila akan mencoba, lakukan sejalan dengan pengobatan medis dan pilih pengobatan tradisional yang alami. Secara logika mungkin ini dapat membantu memberikan kesembuhan dengan meningkatkan daya tahan penderita. Jika akan memberikan pengobatan ini komunikasikan dengan dokter yang merawat. Jangan sekali-kali meninggalkan pengobatan medis untuk beralih ke pengobatan tradisional. Tidak sedikit juga kasus, ketika pasien dinyatakan terkena kanker kemudian langsung mencari pengobatan alternatif. Namun pada akhirnya pasien kembali ke pengobatan medis dengan kondisi yang telah memburuk dan semakin sulit diobati.

Demikian jawaban saya, semoga dapat menjawab permasalahan saudara dan semoga saudara dan calon isteri saudara tetap tegar dengan cobaan yang menimpa.

oleh dr. Edi Patmini