Waspada Mata Juling Bisa Menurun

DokterSehat.Com – Mata juling atau mata yang memiliki pergerakan yang tidak seimbang dan tidak normal cukup banyak ditemui pada masyarakat Indonesia. Pemilik mata juling memang cenderung memiliki pergerakan mata yang tidak diduga dan terkadang tidak disadari oleh pemilik mata. Apakah masalah mata juling ini termasuk dalam sebuah penyakit mata?

doktersehat-mata-malas-ambliopia

Mata juling ternyata memang bisa dianggap sebagai kondisi kelainan pada mata. Bahasa medis untuk mata juling sendiri adalah squint atau strabismus. Dunia medis sendiri masih memiliki banyak perdebatan tentang bagaimana mata juling bisa terjadi. Namun, kebanyakan penderita mata juling memiliki sejarah genetika yang diwariskan dari orang tua yang juga memiliki kelainan mata yang lama. Biasanya, mata juling akan membuat letak dari bola mata yang kanan dan kiri berbeda satu sama lain sehingga jika pemilik mata juling melihat ke satu benda, salah satu dari mata tersebut terlihat tidak sedang melihat ke arah benda tersebut. Bagaimana hal ini bisa terjadi? Mata juling ternyata disebabkan oleh ketidakpaduannya beberapa otot penggerak kanan baik untuk bola mata kiri maupun bola mata kanan. Kelainan pada otak atau kerusakan fungsi pada otot penggerak mata tersebut karena adanya gangguan saraf biasanya menjadi penyebab mengapa pergerakan otot mata berbeda.

Meskipun lebih sering disebabkan oleh faktor keturunan, penderita mata juling cenderung akan sangat sulit dideteksi hingga usia 6 bulan hingga dua tahun setelah kelahiran. Setelah usia tersebut dan pemilik mata juling mengalami kelelahan atau gangguan kesehatan, barulah kondisi mata juling ini mulai terbentuk. Mata juling sendiri memiliki empat jenis pergerakan; yakni mata yang cenderung menyimpang ke atas atau hyperrropia, mata yang menyimpang ke bawah atau hypotropia, mata yang menyimpang ke luar atau exotropia, dan juga mata yang menyimpang ke dalam atau esotropia.

Baca Juga:  Kondisi Ini Membuat Pria Beresiko Terkena Kanker Penis

Mata juling sayangnya termasuk dalam penyakit yang sulit untuk diobati. Memang, operasi diklaim mampu mengembalikan koordinasi otot penggerak mata menjadi normal kembali. Namun, biaya operasi ini tentu saja cukup besar sehingga tidak semua kalangan masyarakat bisa mengobati masalah mata juling ini.