Kita Bisa Menentukan Jenis Kelamin Anak Dengan Memperhatikan Waktu Berhubungan Intim

DokterSehat.Com – Bagi banyak pasangan, hadirnya anak akan menjadi penyempurna mahligai pernikahan mereka. Sayangnya, tidak semua pasangan cukup beruntung untuk segera dikaruniai keturunan. Jika kebanyakan pasangan melakukan hubungan intim secara spontan tanpa memperhatikan waktu-waktu tertentu, maka pakar kesehatan menyarankan pasangan suami istri untuk mulai memperhatikan waktu-waktu tertentu untuk berhubungan intim karena bisa jadi waktu tersebut adalah waktu terbaik untuk memperbesar kemungkinan mendapatkan kehamilan. Kapan sajakah waktu terbaik untuk berhubungan intim tersebut?

doktersehat-pasangan-seks

Pakar kesehatan menyebutkan jika untuk segera mendapatkan keturunan, ada baiknya pasangan melakukan hubungan intim secara rutin, yakni sekitar tiga kali dalam seminggu, khususnya saat masa puncak kesuburan wanita atau yang kerap disebut sebagai masa ovulasi. Yang menarik adalah, pasangan bisa menentukan waktu berhubungan intim andai mereka ingin mendapatkan anak dengan jenis kelamin tertentu.

Sebagai informasi, sperma pria memiliki kromosom X dan kromosom Y. Andai pasangan ingin mendapatkan anak laki-laki, maka sel telur sebaiknya dibuahi dengan kromosom Y. Sementara itu, untuk mendapatkan anak perempuan, sel telur harus dibuahi dengan kromosom X. Kromosom Y sendiri cenderung lebih kuat dan lebih cepat berenang jika dibandingkan dengan kromosom X namun waktu hidupnya cenderung lebih singkat.

Andai pasangan ingin mendapatkan anak laki-laki, usahakan mereka berhubungan intim di hari ovulasi wanita sehingga kromosom Y bisa bergerak cepat untuk mencapai sel telur dan memperbesar kemungkinan mendapatkan anak laki-laki. Biasanya, masa ovulasi wanita ini ada pada hari ke 10 hingga ke 19 pada siklus menstruasi wanita, namun, masa puncaknya biasanya ada pada hari ke 14. Sementara itu, untuk mendapatkan anak wanita, berhubungan intimlah pada dua atau tiga hari sebelum hari puncak ovulasi tiba.