Kimchi, Rahasia Sehat Orang Korea

DokterSehat.com – Kimchi, makanan asal Korea ini merupakan sayuran yang difermentasi. Jenis sayuran yang dijadikan kimchi bisa berbagai macam, sesuai selera. Sawi putih dan lobak merupakan sayuran yang paling sering digunakan untuk membuat kimchi. Kedua sayuran itu biasanya dicampur dengan bawang merah, bawang putih, daun bawang, bubuk cabai merah, gula, garam, jahe, tiram, cumi-cumi, atau makanan laut lainnya.



Dalam pembuatannya, kimchi difermentasi secara alami dalam temperatur yang rendah sehingga tercipta sayuran segar yang baik untuk tubuh. Strain bakteri asam laktat yang menghasilkan bakteriosin dari kimchi diberi nama Lactobacillus kimchi. Bakteri ini memproduksi asam laktat yang lebih tinggi dari yoghurt.

Selain dapat menambah cita rasa, asam laktat bisa membunuh bakteri-bakteri serta virus yang membahayakan tubuh. Karena itulah, kimchi digadang-gadang sebagai makanan yang kaya akan anti bakteri. Asam laktat dalam bakteri juga bermanfaat untuk pencernaan. Kimchi berkalori rendah, berserat tinggi, dan mengandung banyak vitamin, antara lain vitamin A, vitamin B1 (Thiamin), vitamin B2 (riboflavin), kalsium, dan zat besi.

Secara keseluruhan, manfaat yang didapat dari Kimchi antara lain:

  • Mencegah kanker
  • Meningkatkan kekebalan tubuh
  • Melancarkan metabolisme tubuh
  • Mengobati sembelit
  • Mencegah penyakit yang disebabkan virus seperti penyakit lambung dan radang usus
  • Mencegah stroke, gangguan jantung koroner, dan penyumbatan pembuluh darah.

Pada tahun 2003 saat wabah SARS menyerang Asia, Korea menjadi negara yang aman dari penyakit mematikan tersebut. Jika ada masyarakat Korea yang terjangkit maka akan segera sembuh. Hal ini diduga karena warga Korea sering mengkonsumsi Kimchi.