Khasiat Telur untuk Ibu Hamil

DokterSehat.com – Meskipun harga telur relatif terjangkau, telur sebenarnya memiliki manfaat yang besar untuk kesehatan. Termasuk ibu hamil. Kandungan kolin pada telur diketahui dapat mengurangi risiko bayi terkena gangguan penyakit dan dapat mengurangi stres ibu hamil sebelum persalinan.

11

Hasil riset para peneliti Cornell University membuktikan bahwa kolin mampu melindungi ibu hamil dari efek stres selama masa kehamilan. Riset sebelumnya mengindikasikan bahwa adanya paparan hormon kortisol yang cenderung tinggi selama masa kehamilan bisa menyebabkan anak rentan stres sebagai akibat kondisi dan penyakit kronis. Riset tersebut semakin membuktikan pentingnya kolin untuk perkembangan janin.

Dalam kajiannya, para peneliti mengikutsertakan 24 perempuan yang memasuki trimester ketiga usia kehamilan. Selanjutnya kedua puluh empat responden diminta secara acak untuk mengkonsumsi 480 mg kolin per hari atau 930 mg kolin setiap hari dalam jangka waktu 12 minggu.

Kemudian, para peneliti mengumpulkan sampel darah ibu berikut plasenta serta sampel jaringan plasenta. Mereka membandingkan perbedaan genetic dan tingkat kortisol antara semua sampel yang ada. Peneliti mengamati adanya tingkat yang lebih rendah pada kortisol yang terdapat dalam tali plasenta dan perubahan kortisol yang bertugas mengatur gen pada kedua jaringan plasenta serta janin pada wanita yang memperoleh asupan kolin yang tinggi.

Marie Caudill, PhD, pemimpin riset dari Cornell University, memaparkan bahwa asupan tinggi kolin pada masa hamil dapat melawan beberapa efek yang merugikan akibat stres sebelum persalinan. Seperti tingkah laku, gangguan metabolic, dan neuroendokrin.

Lebih lanjut Marie Caudill, PhD menjelaskan bahwa kolin mempunyai manfaat yang luar biasa untuk wanita hamil karena sudah terbukti memegang peran penting bagi perkembangan otak janin serta bayi, mempengaruhi wilayah otak yang bertanggung jawab atas kemampuan belajar dan memori.

Baca Juga:  Gejala Hamil Tanpa Embrio

Selain itu, riset telah membuktikan bahwa wanita dengan diet rendah kolin berisiko 4 kali lebih besar mempunyai bayi cacat tabung saraf, seperti halnya spina bifida. Bahkan riset lain telah menunjukkan manfaat tambahan kolin termasuk untuk mencegah kanker payudara, fungsi otak, dan anti-inflamasi.

Menurut Marie Caudill, PhD, telur merupakan sumber yang sangat kaya akan kandungan kolin karena setiap butir telur mengandung 125 mg kolin. Hal ini didapatkan secara eksklusif dalam bagian kuning telur dan bukan pada bagian putih telur. Temuan ini telah dipublikasikan dalam jurnal edisi terbaru Journal of Federasi of American Societies for Eksperimental Biology.