<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Informasi Kesehatan dan Tips Kesehatan - Dokter Sehat &#187; Penyakit Dalam</title>
	<atom:link href="http://doktersehat.com/kesehatan/penyakit-dalam/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://doktersehat.com</link>
	<description>Informasi Kesehatan dan Tips Kesehatan</description>
	<lastBuildDate>Fri, 24 May 2013 09:26:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.5.1</generator>
		<item>
		<title>Sindroma Reiter, Radang Sendi dan Tendon</title>
		<link>http://doktersehat.com/sindroma-reiter-radang-sendi-dan-tendon/</link>
		<comments>http://doktersehat.com/sindroma-reiter-radang-sendi-dan-tendon/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 24 May 2013 09:26:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dokter Sehat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Penyakit Dalam]]></category>
		<category><![CDATA[Reumatologi]]></category>
		<category><![CDATA[mata]]></category>
		<category><![CDATA[Pengobatan]]></category>
		<category><![CDATA[sendi]]></category>
		<category><![CDATA[Sindroma Reiter]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://doktersehat.com/?p=17438</guid>
		<description><![CDATA[DokterSehat.com – Sindroma Reiter merupakan peradangan sendi dan tendon yang menyertainya. Kondisi ini kerap disertai dengan peradangan pada konjungtiva mata dan selaput lendir seperti di mulut, penis, vagina, dan saluran kemih, serta muncul ruam-ruam yang khas. Sindroma Reiter disebut artritis reaktif sebab peradangan sendi timbul sebagai reaksi terhadap infeksi yang berasal dari bagian tubuh lainnya [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://doktersehat.com">DokterSehat.com</a> – Sindroma Reiter merupakan peradangan sendi dan tendon yang menyertainya. Kondisi ini kerap disertai dengan peradangan pada konjungtiva mata dan selaput lendir seperti di mulut, penis, vagina, dan saluran kemih, serta muncul ruam-ruam yang khas.</p>
<p style="text-align: justify;">Sindroma Reiter disebut artritis reaktif sebab peradangan sendi timbul sebagai reaksi terhadap infeksi yang berasal dari bagian tubuh lainnya selain sendi. Ada 2 jenis Sindroma Reiter, yaitu:</p>
<p style="text-align: justify;">1. Terjadi setelah adanya infeksi saluran pencernaan seperti salmonelosis.</p>
<p style="text-align: justify;">2. Terjadi dengan penyakit menular seksual seperti infeksi klamidia. Pria muda lebih sering mengalami kondisi ini.</p>
<p style="text-align: justify;"><b>Penyebab</b></p>
<p style="text-align: justify;">Belum diketahui pasti penyebab munculnya Sindroma Reiter. Faktor genetik diduga memiliki pengaruh terhadap terjadinya penyakit yang kerap dialami pria yang berusia di bawah 40 tahun.</p>
<p style="text-align: justify;"><b>Gejala</b></p>
<p style="text-align: justify;">Penyakit ini biasanya akan menunjukkan gejalanya dalam kurun waktu 7-14 hari setelah terinfeksi. Gejala awal yang sering ditunjukkan berupa peradangan uretra yakni saluran yang membawa urin dari kandung kemih keluar tubuh. Pada pria, peradangan ini mengakibatkan munculnya rasa nyeri dan penis mengeluarkan nanah. Kelenjar prostat bisa meradang dan nyeri.</p>
<p style="text-align: justify;">Pada wanita gejala saluran kemih-kelamin biasanya lebih ringan, yakni berupa keputihan ringan atau nyeri saat berkemih. Selaput yang melapisi bola mata dan kelopak mata akan meradang dan menjadi merah serta membuat munculnya rasa gatal, seperti terbakar, atau mengeluarkan air mata yang berlebihan.</p>
<p style="text-align: justify;">Peradangan dan nyeri sendi bisa ringan atau berat. Beberapa sendi akan terkena, terutama jari kaki, lutut, dan tumit. Pada kasus yang berat, peradangan dan nyeri bisa sampai ke tulang belakang.</p>
<p style="text-align: justify;">Terkadang muncul ruam di kulit terutama di telapak tangan dan telapak kaki. Gejala lain yang ditunjukkan adalah adanya endapan kuning di bawah kuku jari tangan dan kaki.</p>
<p style="text-align: justify;">Pada sebagian besar penderita, gejala awalnya akan menghilang dalam 3-4 bulan. Pada separuh penderita, artritis dan gejala lainnya muncul lagi setelah beberapa tahun. Bila gejalanya menetap atau sering kambuh, maka bisa terjadi kelainan bentuk pada sendi dan tulang belakang.</p>
<p style="text-align: justify;"><b>Pengobatan</b></p>
<p style="text-align: justify;">Artritis biasanya diobati dengan obat anti-peradangan non-steroid. Bisa juga diberikan obat imunosupresan, seperti metotreksat atau sulfasalazin. Selain itu bisa juga disuntikkan langsung kortikosteroid ke dalam sendi yang meradang. Pengobatan luka di kulit dan konjungtivitis tidak perlu dilakukan, namun peradangan mata yang parah mungkin memerlukan salep atau tetes mata kortikosteroid.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://doktersehat.com/sindroma-reiter-radang-sendi-dan-tendon/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Penyebab dan Gejala Bronkiektasis</title>
		<link>http://doktersehat.com/penyebab-dan-gejala-bronkiektasis/</link>
		<comments>http://doktersehat.com/penyebab-dan-gejala-bronkiektasis/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 24 May 2013 09:22:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dokter Sehat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Penyakit Dalam]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit Paru]]></category>
		<category><![CDATA[batuk]]></category>
		<category><![CDATA[darah]]></category>
		<category><![CDATA[infeksi]]></category>
		<category><![CDATA[Pengobatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://doktersehat.com/?p=17436</guid>
		<description><![CDATA[DokterSehat.com – Bronkiektasis adalah suatu perusakan dan pelebaran (dilatasi) abnormal dari saluran pernafasan yang besar. Pada bronkiektasis, daerah dinding bronkus rusak dan mengalami peradangan kronis, dimana sel bersilia rusak dan pembentukan lendir meningkat. Selain itu, ketegangan dinding bronkus yang normal juga menghilang. Tumpukan lendir akan mengakibatkan kuman berkembang biak sehingga bisa menyumbat bronkus dan menyebabkan [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://doktersehat.com">DokterSehat.com</a> – Bronkiektasis adalah suatu perusakan dan pelebaran (dilatasi) abnormal dari saluran pernafasan yang besar. Pada bronkiektasis, daerah dinding bronkus rusak dan mengalami peradangan kronis, dimana sel bersilia rusak dan pembentukan lendir meningkat. Selain itu, ketegangan dinding bronkus yang normal juga menghilang.</p>
<p>Tumpukan lendir akan mengakibatkan kuman berkembang biak sehingga bisa menyumbat bronkus dan menyebabkan penumpukan sekresi yang terinfeksi  serta merusak dinding bronkus.</p>
<p>Penderita bronkiektasis akan mengalami batuk darah akibat peradangan dan peningkatan pembuluh darah pada dinding bronkus. Penyumbatan pada saluran pernafasan yang rusak bisa mengakibatkan rendahnya kadar oksigen dalam darah.</p>
<p><b>Penyebab</b></p>
<p>Bronkiektasis bisa disebabkan oleh:</p>
<p>1. Infeksi pernafasan</p>
<ul>
<li>Campak</li>
<li>Tuberkulosa</li>
<li>Infeksi mikoplasma</li>
<li>Infeksi jamur</li>
<li>Infeksi adenovirus</li>
<li>Pertusis</li>
<li>Infeksi bakteri seperti Staphylococcus, Klebsiella, dan Pseudomonas br.</li>
</ul>
<p>2. Penyumbatan bronkus</p>
<ul>
<li>Benda asing yang terisap</li>
<li>Tumor paru</li>
<li>Pembesaran kelenjar getah bening</li>
<li>Sumbatan oleh lendir</li>
</ul>
<p>3. Cedera penghirupan</p>
<ul>
<li>Menghirup partikel makanan dan getah lambung</li>
<li>Cedera akibat gas, asap, dan pertikel beracun</li>
</ul>
<p>4. Keadaan genetik</p>
<ul>
<li>Fibrosis kistik</li>
<li>Kekurangan alfa -1-antitripsin</li>
<li>Diskinesia silia, termasuk sindroma Kartagener</li>
</ul>
<p>5. Kelainan imunologik</p>
<ul>
<li>Kekurangan koplemen</li>
<li>Disfungsi sel darah putih</li>
<li>Sindroma kekurangan imunoglobulin</li>
<li>Kelainan autoimun atau hiperium tertentu seperti kolitis ulserativa dan rematoid artritis.</li>
</ul>
<p>6. Keadaan lain</p>
<ul>
<li>Penyalahgunaan obat seperti heroin</li>
<li>Sindroma Marfan</li>
<li>Infeksi HIV</li>
<li>Sindroma Young (azoospermia obstruktif)</li>
</ul>
<p><b>Gejala</b></p>
<p>Gejalanya bisa berupa:</p>
<ul>
<li>Batuk darah</li>
<li>Batuk menahun disertai dahak yang berbau busuk</li>
<li>Batuk makin parah jika penderita berbaring miring</li>
<li>Penurunan berat badan</li>
<li>Warna kulit kebiruan</li>
<li>Jari-jari tangan seperti tabuh genderang</li>
<li>Sesak napas makin memburuk bila penderita melakukan aktivitas</li>
<li>Bau mulut</li>
<li>Pucat</li>
<li>Mengi</li>
<li>Lelah</li>
</ul>
<p><b>Pengobatan</b></p>
<p>Pengobatan bertujuan untuk mengendalikan terbentuknya dahak dan infeksi, mencegah komplikasi serta membebaskan penyumbatan saluran pernapasan.</p>
<p>Drainase postural yang dilakukan secara teratur setiap hari, merupakan bagian dari pengobatan untuk membuang dahak. Seorang terapis pernafasan bisa mengajarkan cara melakukan drainase postural dan batuk yang efektif.</p>
<p>Pemberian antibiotik, ekspektoran , dan bronkodilator berfungsi untuk mengatasi infeksi. Bila penderita mengalami perdarahan hebat dan tidak memberikan respon terhadap pemberian obat maka akan dilakukan pembedahan pengangkatan paru.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://doktersehat.com/penyebab-dan-gejala-bronkiektasis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Akromegali, akibat kelebihan hormon pertumbuhan</title>
		<link>http://doktersehat.com/akromegali-akibat-kelebihan-hormon-pertumbuhan/</link>
		<comments>http://doktersehat.com/akromegali-akibat-kelebihan-hormon-pertumbuhan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 24 May 2013 09:19:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dokter Sehat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Penyakit Dalam]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit Hormonal]]></category>
		<category><![CDATA[akibat]]></category>
		<category><![CDATA[hormon]]></category>
		<category><![CDATA[kelebihan]]></category>
		<category><![CDATA[Pengobatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://doktersehat.com/?p=17434</guid>
		<description><![CDATA[DokterSehat.com – Akromegali merupakan pertumbuhan berlebihan akibat pelepasan hormon pertumbuhan yang berlebihan. Penyebab Biasanya pelepasan hormon pertumbuhan yang berlebihan kebanyakan diakibatkan adanya tumor hipofisa jinak (adenoma). Gejala Pada sebagian besar kasus, pelepasan hormon pertumbuhan yang berlebihan mulai terjadi pada usia 30-50 tahun, lama setelah ujung piringan tulang menutup. Karena itu tulang mengalami kelainan bentuk, bukan [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://doktersehat.com">DokterSehat.com</a> – Akromegali merupakan pertumbuhan berlebihan akibat pelepasan hormon pertumbuhan yang berlebihan.</p>
<p style="text-align: justify;"><b>Penyebab</b></p>
<p style="text-align: justify;">Biasanya pelepasan hormon pertumbuhan yang berlebihan kebanyakan diakibatkan adanya tumor hipofisa jinak (adenoma).</p>
<p style="text-align: justify;"><b>Gejala</b></p>
<p style="text-align: justify;">Pada sebagian besar kasus, pelepasan hormon pertumbuhan yang berlebihan mulai terjadi pada usia 30-50 tahun, lama setelah ujung piringan tulang menutup. Karena itu tulang mengalami kelainan bentuk, bukan memanjang. Berikut ini beberapa gejala yang ditunjukkan pada penderita akromegali:</p>
<p style="text-align: justify;">1. Tangan dan kaki membengkak, gambaran tulang wajah menjadi kasar sehingga penderita memerlukan sarung tangan, cincin, topi, dan sepatuyang lebih besar. Perubahan ini terjadi secara perlahan tanpa disadari penderitanya selama bertahun-tahun</p>
<p style="text-align: justify;">2. Ranbut tubuh makin kasar dan menebal</p>
<p style="text-align: justify;">3. Kulit bertambah gelap</p>
<p style="text-align: justify;">4. Keringat berlebih dan bau badan tidak sedap akibat membesarnya kelenjar keringat dan sebasea di dalam kulit</p>
<p style="text-align: justify;">5.Tulang rahang tumbuh berlebihan sehingga menyebabkan rahang menonjol</p>
<p style="text-align: justify;">6. Lidah berkerut-kerut dan membesar</p>
<p style="text-align: justify;">7. Suara menjadi serak dan dalam</p>
<p style="text-align: justify;">8. Dada seperti tong akibat tulang rusuk yang menebal</p>
<p style="text-align: justify;">9. Jantung membesar dan mengalami gangguan fungsi</p>
<p style="text-align: justify;">10. Nyeri sendi</p>
<p style="text-align: justify;">11. Gangguan dan kelemahan pada tungkai dan lengan</p>
<p style="text-align: justify;">12. Terjadi gangguan penglihatan terutama pada lapang pandang sebelah luar akibat saraf dari mata ke otak tertekan</p>
<p style="text-align: justify;">13. Sakit kepala hebat</p>
<p style="text-align: justify;">14. Pada penderita wanita akan mengalami siklus menstruasi tidak teratur</p>
<p style="text-align: justify;">15. banyaknya hormon pertumbuhan dan prolaktin menyebabkan wanita memproduksi air susu meski tidak sedang dalam masa menyusui</p>
<p style="text-align: justify;">16. Sepertiga penderita pria menjadi impoten</p>
<p style="text-align: justify;">17. Jaringan lunak di sekitar tulang membengkak dan beberapa saraf bisa membesar</p>
<p style="text-align: justify;">18. Masa pubertasnya tertunda dan alat kelaminnya tidak tumbuh sempurna</p>
<p style="text-align: justify;">19. Kadang pelepasan hormon pertumbuhan yang berlebihan terjadi pada masa kanak-kanak, sebelum ujung piringan tulang panjang menutup.</p>
<p style="text-align: justify;">Karena tulang terus tumbuh sampai ujung piringannya menutup, maka hal ini akan menyebabkan pertumbuhan tulang yang berlebihan dan tinggi badan yang abnormal (gigantisme hipofisa). Meskipun tulangnya tumbuh lebih cepat, tetapi tidak terjadi kelainan bentuk.</p>
<p style="text-align: justify;"><b>Pengobatan</b></p>
<p style="text-align: justify;">Tumor harus diangkat atau dihancurkan dengan pembedahan atau terapi penyinaran untuk menghentikan dan mengurangi produksi hormon pertumbuhan berlebih. Terapi penyinaran tidak terlalu menyebabkan trauma dan biasanya tidak mempengaruhi pembentukan hormon hipofisa lainnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Suntikan okreotid bisa membantu menghalangi pembentukan hormon pertumbuhan. Obat lainnya yang juga membantu adalah bromokriptin.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://doktersehat.com/akromegali-akibat-kelebihan-hormon-pertumbuhan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Waspadai, Luka Ginjal!</title>
		<link>http://doktersehat.com/waspadai-luka-ginjal/</link>
		<comments>http://doktersehat.com/waspadai-luka-ginjal/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 24 May 2013 09:14:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dokter Sehat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Pilihan]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit Dalam]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit Ginjal]]></category>
		<category><![CDATA[darah]]></category>
		<category><![CDATA[ginjal]]></category>
		<category><![CDATA[luka]]></category>
		<category><![CDATA[Pengobatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://doktersehat.com/?p=17432</guid>
		<description><![CDATA[DokterSehat.com – Sepanjang saluran kemih, ginjal lebih sering terluka ketimbang organ-organ lainnya. Luka pada ginjal bisa disebabkan oleh benturan benda tumpul saat kecelakaan kendaran bermotor, cedera saat berolahraga, atau akibat terjatuh. Kebanyakan luka tumpul di ginjal tergolong ringan. Namun, ada pula beberapa kasus yang serius. Bila luka ginjal tidak diobati maka dapat menimbulkan komplikasi, seperti [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://doktersehat.com">DokterSehat.com</a> – Sepanjang saluran kemih, ginjal lebih sering terluka ketimbang organ-organ lainnya. Luka pada ginjal bisa disebabkan oleh benturan benda tumpul saat kecelakaan kendaran bermotor, cedera saat berolahraga, atau akibat terjatuh.</p>
<p style="text-align: justify;">Kebanyakan luka tumpul di ginjal tergolong ringan. Namun, ada pula beberapa kasus yang serius. Bila luka ginjal tidak diobati maka dapat menimbulkan komplikasi, seperti gagal ginjal, pendarahan tertunda, tekann darah tinggi, dan infeksi.</p>
<p style="text-align: justify;"><b>Gejala</b></p>
<p style="text-align: justify;">Tingkat keparahan luka di ginjal bervariasi. Jika hanya memar maka luka tergolong ringan. Luka tergolong berat bila kemungkinan ginjal terkoyak atau terpotong sehingga darah atau urin bisa masuk ke dalam jaringan di sekitarnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Jika ginjal terkoyak dari apa yang menempel ke pembuluh darah, pendarahan kemungkinan banyak, mengakibatkan kejutan atau kematian. Kebanyakan luka ginjal menyebabkan adanya darah pada urin.</p>
<p style="text-align: justify;">Luka di ginjal akibat benda tumpuk akan menunjukkan gejala berikut ini:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Nyeri di bagian atas perut atau panggul</li>
<li>Adanya darah di urin</li>
<li>Memar di panggul</li>
<li>Nyeri saat menggunakan sabuk pengaman</li>
<li>Nyeri akibat retakan di bagian bawah tulang rusuk</li>
<li>Tekanan darah rendah dan anemia akibat kehilangan darah dalam jumlah yang signifikan (luka ginjal berat)</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;"><b>Diagnosa</b></p>
<p style="text-align: justify;">Penderita yang sudah dewasa bila mengalami gejala-gejala ringan dan darah pada urin yang terlihat hanya dengan mikroskop kemungkinan mengalami memar yang bisa sembuh dengan sendirinya. Tes lebih lanjut biasanya tidak diperlukan. Untuk anak, dan untuk orang dewasa yang diduga oleh dokter luka lebih serius, akan dilakukan pemerikasaan melalui computed tomography (CT) dengan pewarna radiaktif (contrast agent). Terkadang, tes imaging tambahan kemungkinan diperlukan untuk memastikan diagnosa tersebut.</p>
<p><b>Pengobatan</b></p>
<p style="text-align: justify;">Pada luka ginjal ringan bisa dilakukan pengendalian dengan istirahat total dan memperhatikan dengan seksama asupan cairan. Dengan cara ini ginjal bisa sembuh dengan sendirinya. Sementara pada luka yang lebih serius, pengobatan dimulai dengan langkah pengendalian darah yang hilang dan mencegah kejutan. Untuk menjaga tekanan darah dalam kondisi normal dan merangsang produksi urin maka terkadang cairan diberikan secara infus.</p>
<p style="text-align: justify;">Pada kondisi ginjal yang paling serius seperti ginjal yang terlepas dari tempatnya menempel pada pembuluh darah, maka akan dilakukan operasi perbaikan. Jarang sekali ginjal yang terluka untuk diangkat.</p>
<p style="text-align: justify;">Kebanyakan penderita luka ginjal baik pada tingkat ringan ataupun serius akan sembuh bila didiagnosa lebih awal dan segera diobati. Gagal ginjal, ketika terbentuk, bisa memerlukan pengobatan jangka panjang. Komplikasi lain pada luka ginjal yang membutuhkan pengobatan termasuk tekanan darah tinggi, pendarahan tertunda, dan infeksi.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://doktersehat.com/waspadai-luka-ginjal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Alergi protein</title>
		<link>http://doktersehat.com/alergi-protein/</link>
		<comments>http://doktersehat.com/alergi-protein/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 24 May 2013 09:12:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dokter Sehat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Alergi]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit Dalam]]></category>
		<category><![CDATA[alergi]]></category>
		<category><![CDATA[ikan]]></category>
		<category><![CDATA[penting]]></category>
		<category><![CDATA[tubuh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://doktersehat.com/?p=17430</guid>
		<description><![CDATA[DokterSehat.com – Protein merupakan salah satu nutrisi penting yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Sumber protein bisa didapatkan dari udang, telur, dan ikan laut. Sayangnya makanan tinggi protein bisa membuat beberapa orang mengalami gatal-gatal. Protein memang bisa memicu munculnya alergi terutama protein yang terkandung dalam telur dan protein hewani dari laut seperti ikan atau udang. Pada [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://doktersehat.com">DokterSehat.com </a>– Protein merupakan salah satu nutrisi penting yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Sumber protein bisa didapatkan dari udang, telur, dan ikan laut. Sayangnya makanan tinggi protein bisa membuat beberapa orang mengalami gatal-gatal.</p>
<p style="text-align: justify;">Protein memang bisa memicu munculnya alergi terutama protein yang terkandung dalam telur dan protein hewani dari laut seperti ikan atau udang.</p>
<p style="text-align: justify;">Pada sebagian orang sumber protein tertentu bisa menyebabkan munculnya alergi. Reaksi alergi yang muncul bisa bervariasi, mulai dari gatal-gatal di permukaankulit hingga gangguan pencernaan bahkan sesak napasjika alergi sudah parah.</p>
<p style="text-align: justify;">Meski protein penting untuk proses regenerasi dan pembentukan sel, namun beberapa jenis protein sering memicu reaksi berlebihan. Protein hewani paling sering memicu alergi sementara protein nabati seperti kedelai umumnya masih bisa ditoleransi oleh tubuh.</p>
<p style="text-align: justify;">Pada dasarnya protein berfungsi untuk membuat tubuh lebih kuat sehingga daya tahan tubuhnya lebih kebal terhadap penyakit, namun bila berlebihan malah akan meracuni tubuh. Kondisi ini disebut auto-imun. Alergi dimulai dengan hipersensitif kemudian bila berlebihan akan menyebabkan auto imun.</p>
<p style="text-align: justify;">Alergi sulit disembuhkan dan hanya bisa dicegah dengan menghindari pemicunya agar gatal-gatal atau reaksi berlebihan lainnya tidak muncul kembali. Tapi, perlu diketahui bahwa protein merupakan gizi makro yang penting bagi tubuh dan tidak bisa begitu saja dihindari.</p>
<p style="text-align: justify;">Pada anak-anak, kadang-kadang alergi bisa diatasi dengan desensitivitasi yakni memperkenalkan secara perlahan dan bertahap terhadap pemicu alergi. Dengan cara ini, tubuh akan belajar menoleransi sumber-sumber nutrisi yang memang penting dan sebisa mungkin tidak dihindari.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurut spesialis kulit,  Dr Eddy Karta, bila anak alergi ikan tidak mungkin dibiarkan begitu saja untuk tidak makan ikan sama sekali. Melihat kandungan gizi dalam ikan sangat baik untuk tumbuh kembang anak.</p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://doktersehat.com/alergi-protein/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Anemia Hemolitik</title>
		<link>http://doktersehat.com/anemia-hemolitik/</link>
		<comments>http://doktersehat.com/anemia-hemolitik/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 23 May 2013 06:07:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dokter Sehat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hematologi]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit Dalam]]></category>
		<category><![CDATA[anemia]]></category>
		<category><![CDATA[darah]]></category>
		<category><![CDATA[sel darah merah]]></category>
		<category><![CDATA[tulang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://doktersehat.com/?p=17416</guid>
		<description><![CDATA[DokterSehat.com – Anemia hemolitik merupakan anemia yang terjadi akibat meningkatnya penghancuran sel darah merah. Dalam kondisi normal, sel darah merah bisa hidup hingga 120 hari. Bila sudah menua maka sel pemakan dalam sumsum tulang, hati, dan limpa akan merusaknya. Jika suatu penyakit membuat sel darah merah hancur sebelum waktunya (hemolisis), maka sumsum tulang akan menggantinya [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://doktersehat.com">DokterSehat.com</a> – Anemia hemolitik merupakan anemia yang terjadi akibat meningkatnya penghancuran sel darah merah. Dalam kondisi normal, sel darah merah bisa hidup hingga 120 hari. Bila sudah menua maka sel pemakan dalam sumsum tulang, hati, dan limpa akan merusaknya.</p>
<p style="text-align: justify;">Jika suatu penyakit membuat sel darah merah hancur sebelum waktunya (hemolisis), maka sumsum tulang akan menggantinya dengan mempercepat pembentukan sel darah merah yang baru, sampai 10 kali kecepatan normal. Penghancuran sel darah merah yang melebihi pembentukannya akan menyebabkan anemia hemolitik.</p>
<p style="text-align: justify;">Hemoglobinuria paroksismal nokturnal merupakan anemia hemolitik yang jarang terjadi. Penghancuran sel darah merah secara mendadak bisa terjadi kapan saja, tidak hanya pada malam hari (nokturnal), dan mengakibatkan hemoglobin tumpah ke dalam darah.</p>
<p style="text-align: justify;">Anemia ini lebih sering terjadi pada pria muda, tetapi bisa terjadi kapan saja dan pada jenis kelamin apa saja.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Penyebab</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Ada beberapa faktor yang bisa meningkatkan penghancuran sel darah merah, yaitu:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Sumbatan dalam pembuluh darah</li>
<li>Pembesaran limpa</li>
<li>Antibodi bisa terikat pada sel darah merah dan menyebabkan sistem kekebalan menghancurkannya dalam suatu reaksi autoimun</li>
<li>Adanya kelainan dalam sel itu sendiri</li>
<li>Penyakit tertentu seperti lupus eritematosus sistemik dan kanker seperti limfoma</li>
<li>Obat-obtan seperti metildopa, dapson dan golongan sulfa</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;"><strong>Gejala</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Gejala dari anemia hemolitik mirip dengan anemia lainnya. Terkadang hemolisis terjadi secara tiba-tiba dan berat, menyebabkan krisis hemolitik, yang ditandai dengan:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Menggigil</li>
<li>Demam</li>
<li>Perasaan melayang</li>
<li>Penurunan terkanan darah yang signifikan</li>
<li>Nyeri punggung dan nyeri lambung</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Sakit kuning (jaundice) dan air kemih yang berwarna gelap bisa terjadi karena bagian dari sel darah merah yang hancur masuk ke dalam darah.</p>
<p style="text-align: justify;">Terkadang penderita juga merasakan nyeri perut akibat limpa yang membesar karena menyaring sejumlah besar sel darah merah yang hancur.</p>
<p style="text-align: justify;">Hemolisis yang berkelanjutan bisa mengakibatkan batu empedu yang berpigmen, dimana batu empedu berwarna gelap yang berasal dari pecahan sel darah merah.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://doktersehat.com/anemia-hemolitik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Anemia Pada Bayi</title>
		<link>http://doktersehat.com/anemia-pada-bayi/</link>
		<comments>http://doktersehat.com/anemia-pada-bayi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 21 May 2013 07:37:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dokter Sehat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hematologi]]></category>
		<category><![CDATA[Informasi Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan Anak]]></category>
		<category><![CDATA[anemia]]></category>
		<category><![CDATA[bayi]]></category>
		<category><![CDATA[darah]]></category>
		<category><![CDATA[sel darah merah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://doktersehat.com/?p=17364</guid>
		<description><![CDATA[DokterSehat.com – Anemia merupakan penyakit yang disebabkan jumlah sel darah merah yang terlalu sedikit dalam darah. Pada bayi yang baru lahir anemia disebabkan oleh penghancuran sel darah merah yang berlebihan, kehilangan darah, dan gangguan pembentukan sel darah merah. Selama proses persalinan darah bisa hilang dalam jumlah yang besar jika plasenta terlepas dari dinding rahim sebelum [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://doktersehat.com">DokterSehat.com</a> – Anemia merupakan penyakit yang disebabkan jumlah sel darah merah yang terlalu sedikit dalam darah. Pada bayi yang baru lahir anemia disebabkan oleh penghancuran sel darah merah yang berlebihan, kehilangan darah, dan gangguan pembentukan sel darah merah.</p>
<p style="text-align: justify;">Selama proses persalinan darah bisa hilang dalam jumlah yang besar jika plasenta terlepas dari dinding rahim sebelum waktunya. Bisa juga terjadi akibat robekan pada tali pusar. Bayi yang menderita anemia akan tampak sangat pucat, sesak napas, dan tekanan darahnya rendah.</p>
<p style="text-align: justify;">Anemia pada bayi prematur biasanya diakibatkan oleh pengambilan darah yang dilakukan berulang untuk keperluan tes laboratorium dan berkurangnya pembentukan sel darah merah. Dalam kondisi normal, sumsum tulang tidak memproduksi sel darah merah yang baru selama 3-4 minggu setelah bayi lahir. Anemia akan makin parah bila prtunbuhan bayi lebih cepat ketimbang laju pembentukan sel darah merah yang baru. Namun, bayi prematur biasanya tidak menunjukkan gejala-gejala anemia dan kondisi ini akan menghilang dengan sendirinya dalam waktu 1-2 bulan.</p>
<p style="text-align: justify;">Penghancuran sel darah merah terjadi pada:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Penyakit hemolitik pada bayi baru lahir: sejumlah besar sel darah merah dihancurkan oleh antibodi yang diproduksi oleh ibu selama janin berada dalam kandungan.</li>
<li>Bayi yang menderita kelainan bentuk sel darah merah, misalnya sferositosis (sel darah merah berbentuk sferis).</li>
<li>Kelainan hemoglobin (protein pembawa oksigen di dalam sel darah merah), misalnya penyakit sel sabit atau talasemia.</li>
<li>Infeksi selama bayi berada dalam kandungan (misalnya toksoplasmosis, campak Jerman, penyakit sitomegalovirus, herpes simpleks atau sifilis).</li>
<li>Jika sel darah dihancurkan, hemoglobin diubah menjadi bilirubin. Kadar bilirubin yang tinggi di dalam darah (hiperbilirubinemia) menyebabkan sakit kuning (jaundice) dan pada kasus yang berat, bisa menyebabkan kerusakan otak (kern ikterus).</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Kekurangan zat besi bisa menyebabkan anemia pada bayi usia 3-6 bulan bila mengonsumsi susu formula atau susu sapi yang tidak diperkaya zat besi.</p>
<p style="text-align: justify;">Bila bayi kehilangan darah akibat proses persalinan maka segeralah berikan transfusi darah. jika anemia disebabkan penghancuran sel darah merah yang berlebihan maka lakukan transfusi ganti, yakni darah bayi diganti darah segar. Sel darah merah yang rusak, antibodi, serta bilirubin dari tubuh ibu dibuang.</p>
<p style="text-align: justify;">Anemia yang disebabkan kekurangan zat besi maka sebaiknya gunakan zat besi tambahan. Jika terjadi gejala anemia yang berat, dilakukan transfusi darah.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://doktersehat.com/anemia-pada-bayi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hipertrofi Kardiomiopati, Kelainan Jantung Genetik</title>
		<link>http://doktersehat.com/hipertrofi-kardiomiopati-kelainan-jantung-genetik/</link>
		<comments>http://doktersehat.com/hipertrofi-kardiomiopati-kelainan-jantung-genetik/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 20 May 2013 03:42:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dokter Sehat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Penyakit Dalam]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit Jantung]]></category>
		<category><![CDATA[fisik]]></category>
		<category><![CDATA[Hipertrofi Kardiomiopati]]></category>
		<category><![CDATA[jantung]]></category>
		<category><![CDATA[penyakit]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://doktersehat.com/?p=17330</guid>
		<description><![CDATA[DokterSehat.com – Hipertrofi Kardiomiopati merupakan kondisi menebalnya otot jantung. Penebalan pada salah satu bagian jantung ini bisa mempersulit darah meninggalkan jantung akibatnya jantung bekerja lebih keras untuk memompa darah. padahal, seharusnya jantung bisa lebih relaks saat memompa darah menuju jantung. Penyebab Hipertrofi Kardiomiopati ini merupakan penyakit keturunan yang dibawa sejak lahir. Kecacatan gen pada penderitanya [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://doktersehat.com">DokterSehat.com</a> – Hipertrofi Kardiomiopati merupakan kondisi menebalnya otot jantung. Penebalan pada salah satu bagian jantung ini bisa mempersulit darah meninggalkan jantung akibatnya jantung bekerja lebih keras untuk memompa darah. padahal, seharusnya jantung bisa lebih relaks saat memompa darah menuju jantung.</p>
<p style="text-align: justify;"><b>Penyebab </b></p>
<p style="text-align: justify;">Hipertrofi Kardiomiopati ini merupakan penyakit keturunan yang dibawa sejak lahir. Kecacatan gen pada penderitanya berpran penting dalam mengontrol pertumbuhan otot jantung. Selain itu, penyebab lainnya adalah penyempitan katup stenosis atau kondisi lain yang mengakibatkan tahanan aliran darah dari jantung meningkat. Pada penderita yang masih muda biasanya akan menunjukkan gejala yang lebih parah, tapi kondisi ini juga bisa terjadi pada semua orang dari berbagai usia.</p>
<p style="text-align: justify;"><b>Gejala </b><b></b></p>
<p style="text-align: justify;">Gejala umum yang terjadi pada penderita penyakit ini adalah pingsan, pusing, nyeri pada bagian dada terutama saat melakukan aktivitas berat, denyut jantung yang tidak beraturan, bahkan berujung pada gagal jantung yang disertai sesak nafas berat terutama saat berolahraga atau aktivitas berat.</p>
<p style="text-align: justify;"><b>Diagnosis </b><b></b></p>
<p style="text-align: justify;">Seperti penyakit lainnya, diagnosa harus dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan fisik menggunakan stetoskopuntuk mendengar  ada tidaknya ketidakwajaran denyut jantung saat diperiksa. Dapat pula di akukan pengecekan ketebalan jantung atau apabila ditemukan adanya katup yang bocor.Diagnosis ini bisa diperkuat dengan pemeriksaan EKG,ekokardiogram atau rontgen dada.</p>
<p style="text-align: justify;"><b>Pengobatan</b></p>
<p style="text-align: justify;">Tujuan utama pengobataan penyakit ini adalah untuk mengurangi tahanan jantung. Jenis pengobatan yang biasa diberikan adalah beta blocker yang berfungsi menghambat saluran kalsium. Jika sudah parah maka pengobatan yang harus dilakukan adalah dengan pembedahan untuk mengangkat sebagian otot jantung yang rusak.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://doktersehat.com/hipertrofi-kardiomiopati-kelainan-jantung-genetik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Gejala dan Pengobatan Kram Otot</title>
		<link>http://doktersehat.com/gejala-dan-pengobatan-kram-otot/</link>
		<comments>http://doktersehat.com/gejala-dan-pengobatan-kram-otot/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 17 May 2013 08:11:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dokter Sehat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Penyakit Dalam]]></category>
		<category><![CDATA[Reumatologi]]></category>
		<category><![CDATA[darah]]></category>
		<category><![CDATA[efek]]></category>
		<category><![CDATA[Pengobatan]]></category>
		<category><![CDATA[sakit]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://doktersehat.com/?p=17256</guid>
		<description><![CDATA[DokterSehat.com – Kram merupakan kontraksi singkat yang muncul secara tiba-tiba dan terasa sakit sekali di otot atau kelompok otot.  Kram seringkali dialami orang yang sehat terutama selama atau setelah melakukan olahraga keras. Kondisi ini juga dialami orangtua setengah baya setelah olah raga ringan atau selama istirahat. Sebagian orang mengalami kram di kaki selama tidur. Kram [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://doktersehat.com">DokterSehat.com</a> – Kram merupakan kontraksi singkat yang muncul secara tiba-tiba dan terasa sakit sekali di otot atau kelompok otot.  Kram seringkali dialami orang yang sehat terutama selama atau setelah melakukan olahraga keras. Kondisi ini juga dialami orangtua setengah baya setelah olah raga ringan atau selama istirahat. Sebagian orang mengalami kram di kaki selama tidur. Kram yang menyakitkan ini biasanya terjadi di otot betis dan kaki sehingga kaki dan jari kaki menekuk ke dalam.</p>
<p style="text-align: justify;"><b>Penyebab</b></p>
<p style="text-align: justify;">Kram bisa jadi disebabkan oleh kurangnya aliran darah menuju otot. Misalnya, terjadi setelah makan, saat aliran darah lebih banyak menuju saluran pencernaan ketimbang menuju otot. Selain itu, darah yang mengandung sedikit kadar elektrolit seperti potassium juga dapat menyebabkan kram. Rendahnya kadar potassium dapat dihasilkan dari penggunaan beberapa diuretik atau dari dehidrasi.</p>
<p><b>Pengobatan</b></p>
<p style="text-align: justify;">Beberapa obat yang diresepkan untuk menghilangkan kram, seperti quinine sulfate, magnesium karbonat, dan benzodiazepines seperti diazepam belum terbukti efektif, bahkan malah menimbulkan efek samping. Pemakaian suplemen kalsium juga belum terbukti efektif mengatasi kram. Terkadang mexiletine bisa membantu, sayangnya banyak menimbulkan efek samping. Beberapa cara alami juga bisa Anda lakukan, seperti:</p>
<ol style="text-align: justify;" start="1">
<li>Kompres dengan air hangat pada area otot yang mengalami kram</li>
<li>Pijat ringan daerah yang mengalami kram, awalnya akan terasa sakit, namun lama-kelamaan tidak sakit</li>
<li>Lakukan peregangan pada otot yang sedang mengalami kram</li>
<li>Olesakan obat<b> </b>gosok pada area kram</li>
<li>Rendam kaki dengan air hangat selama kurang lebih 15 menit.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;"><b>Pencegahan</b></p>
<p style="text-align: justify;">Kram bisa dicegah dengan beberapa cara berikut ini:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Jangan berolahraga setelah makan</li>
<li>Lakukan peregangan terlebih dahulu sebelum sebelum olahraga atau sebelum tidur</li>
<li>Tidak merokok</li>
<li>Hindari kafein dalam kopi atau coklat</li>
<li>Mengonsumsi cairan yang mengandung banyak ptassium setelah berolahraga</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Peregangan mampu membuat otot dan tendon menjadi lebih fleksibel dan memperkecil terjadinya kontraksi secara spontan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://doktersehat.com/gejala-dan-pengobatan-kram-otot/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sering Haus? Bisa Jadi Terkena Diabetes Insipidus</title>
		<link>http://doktersehat.com/sering-haus-bisa-jadi-terkena-diabetes-insipidus/</link>
		<comments>http://doktersehat.com/sering-haus-bisa-jadi-terkena-diabetes-insipidus/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 17 May 2013 05:00:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dokter Sehat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Penyakit Dalam]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit Hormonal]]></category>
		<category><![CDATA[darah]]></category>
		<category><![CDATA[hormon]]></category>
		<category><![CDATA[obat]]></category>
		<category><![CDATA[Pengobatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://doktersehat.com/?p=17252</guid>
		<description><![CDATA[DokterSehat.com – Diabetes Insipidus merupakan suatu kelainan yang diakibatkan kurangnya hormon antidiuretik yang mengakibatkan rasa haus berlebihan (polidipsi) dan air seni yang sangat encer (poliuri). Hormon antidiuretik (vasopresin) adalah hormon yang dapat mencegah produksi urin yang berlebihan secara alami. Hormon ini diproduksi di hipotalamus lalu disimpan dan dilepaskan ke dalam aliran darah oleh hipofisa posterior. [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://doktersehat.com">DokterSehat.com</a> – Diabetes Insipidus merupakan suatu kelainan yang diakibatkan kurangnya hormon antidiuretik yang mengakibatkan rasa haus berlebihan (polidipsi) dan air seni yang sangat encer (poliuri). Hormon antidiuretik (vasopresin) adalah hormon yang dapat mencegah produksi urin yang berlebihan secara alami. Hormon ini diproduksi di hipotalamus lalu disimpan dan dilepaskan ke dalam aliran darah oleh hipofisa posterior.</p>
<p style="text-align: justify;">Diabetes insipidus juga bisa terjadi bila kadar hormon antidiuretik normal namun ginjal tidak merespon baik terhadap hormon ini.</p>
<p style="text-align: justify;"><b>Penyebab</b></p>
<p style="text-align: justify;">Diabetes insipidus dapat disebabkan oleh beberapa hal:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Adanya tumor</li>
<li>Kelainan fungsi pada hipotalamus dan produksi hormon antidiuretik yang terlalu sedikit</li>
<li>Gagalnya kelenjar hipofisa melepaskan hormon antidiuretik ke aliran darah</li>
<li>Cedera otak terutama akibat patah tulang di dasar tengkorak</li>
<li>Kerusakan hipotalamus atau kelenjar hipofisa akibat pembedahan</li>
<li>Histiositosis X</li>
<li>Sarkoidosis atau tuberkulosis</li>
<li>Aneurisma atau penyumbatan arteri yang menuju ke otak</li>
<li>Beberapa bentuk ensefalitis atau meningitis</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;"><b>Gejala</b></p>
<p style="text-align: justify;">Diabetes insipidus bisa muncul secara perlahan ataupun tiba-tiba pada segala usia. Gejala yang sering ditunjukkan penyakit ini adalah rasa haus dan pengeluaran urin yang berlebihan. Biasanya penderita buang air kecil dalam jumlah yang banyak terutma saat malam hari.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk menggantikan cairan yang hilang melalui urin, penderita bisa mengonsumsi cairan sebanyak 3,8-38 L per hari. Penderita akan mengalami dehidrasi yang mengakibatkan syok dan tekanan darah rendah bila asupan cairan tidak terpenuhi.</p>
<p style="text-align: justify;"><b>Pengobatan</b></p>
<p style="text-align: justify;">Pengobatan diabetes insipidus dilakukan berdasarkan penyebabnya. Vasopresin atau desmopresin asetat (dimodifikasi dari hormon antidiuretik) bisa diberikan sebagai obat semprot hidung beberapa kali sehari untuk mempertahankan pengeluaran air kemih yang normal. Sayangnya, jika dikonsumsi terlalu banyak, obat ini bisa mengakibatkan penimbunan cairan, pembengkakan,                                    atau gangguan lainnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Pada penderita yang akan menjalani pembedahan atau tidak sadarkan diri maka bisa diberikan suntikan hormon antidiuretik. Terkadang, diabetes insipidus bisa dikendalikan dengan obat-obatan yang merangsang pembentukan hormon antidiuretik, seperti klorpropamid, karbamazepin, klofibrat dan berbagai diuretik (tiazid). Tetapi obat-obat ini tidak bisa meringankan gejala secara total pada diabetes insipidus yang berat.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://doktersehat.com/sering-haus-bisa-jadi-terkena-diabetes-insipidus/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
<!-- This Quick Cache file was built for (  doktersehat.com/kesehatan/penyakit-dalam/feed/ ) in 1.87490 seconds, on May 24th, 2013 at 7:18 pm WIT. -->
<!-- This Quick Cache file will automatically expire ( and be re-built automatically ) on May 24th, 2013 at 8:18 pm WIT -->