Hindari! Ini 5 Kesalahan Ibu Hamil saat Makan Sahur

doktersehat-bumil-salah-sahur

DokterSehat.Com– Makan sahur tidak boleh dianggap remeh untuk ibu hamil lho. Saat puasa, waktu makan yang terbatas membuat asupan makan ibu hamil selama sahur harus dipersiapkan dengan tepat untuk menghindari pemilihan bahan makanan yang kurang optimal gizinya.

Sahur boleh dianggap sebagai salah satu waktu makan utama untuk pemenuhan gizi ibu hamil.

Pakar kesehatan menyebutkan bahwa selama puasa, sahur bisa memberikan lebih dari 30% kebutuhan harian tubuh, hal ini tentu harus dimanfaatkan dengan maksimal oleh ibu hamil.

Sayangnya, kondisi ini kerap tidak disadari sehingga ada cukup banyak kesalahan yang dilakukan ibu hamil saat makan sahur, diantaranya adalah:

1. Tidak mengimbangi makan sahur dengan camilan sehat

Hampir sebagian besar kebutuhan gizi ibu hamil meningkat, dengan waktu makan yang terbatas ibu hamil harus bisa menyiasati hal ini dengan maksimal yaitu dengan mengonsumsi camilan sebelum makan utama.

Konsumsi camilan dengan pilihan yang tepat, yaitu kacang dan buah-buahan, akan sangat membantu pemenuhan berbagai vitamin dan mineral yang rentan kurang terpenuhi, jika saat sahur ibu hamil tidak mengonsumsi camilan sehat maka asupan makan cenderung hanya akan memenuhi zat gizi makro saja.

Camilan saat sahur sebaiknya dikonsumsi satu jam sebelum makan utama, untuk itu sangat penting bagi ibu hamil agar tidak bangun sahur dengan waktu yang terlalu berdekatan dengan imsak ya.

2. Terlalu banyak minum

Ibu hamil memang harus banyak minum, utamanya saat tiba waktu berpuasa, namun bukan berarti minum harus berlebihan ya.

Konsumsi air putih yang berlebihan, utamanya saat makan sahur bisa menyebabkan ibu hamil tidak nafsu makan karena lambung telah terisi.

Jika ibu ingin minum saat sahur maka beri jeda waktu satu jam sebelum makan dan baru minum kembali setelah makan sahur usai.

Selain itu, pengaturan minum saat puasa harus disiasati dengan jitu dan ditambah dengan 2-4 gelas air putih yang bisa ditambahkan di sekitar waktu salat tarawih atau sekitar waktu tidur.

3. Memilih makanan yang pedas atau berbumbu asam saat sahur

Ibu hamil yang menjadi tidak nafsu makan saat sahur tentu sangat lumrah terjadi ya.

Hal ini kerap diakali dengan memilih makanan yang berbumbu pedas atau asam agar ibu hamil bisa tetap makan selama sahur.

Sayangnya hal ini tentu sangat tidak dianjurkan, karena makanan pedas dan asam yang dikonsumsi saat makan sahur berpotensi meningkatkan produksi asam lambung dan gangguan pencernaan atau diare bagi ibu hamil.

Kondisi ini jika berlangsung saat puasa maka akan menyebabkan ibu hamil mengalami heartburn, rasa tidak nyaman pada perut dan kekurangan cairan dan elektrolit akibat timbulnya diare.

4. Memilih minuman yang terlalu manis atau tinggi kafein

Minuman manis dan tinggi kafein merupakan dua jenis minuman yang harus sangat dibatasi oleh ibu hamil saat berpuasa, namun keduanya kerap dipilih karena disebut mampu meningkatkan nafsu makan atau memiliki rasa minuman yang khas.

Minuman manis yang dikonsumsi saat sahur berpotensi berlebihan asupannya saat sahur sedangkan minuman berkafein berisiko menyebabkan tekanan darah meningkat selama puasa.

Jika dilakukan terus menerus maka konsumsi keduanya dapat menyebabkan ibu hamil berisiko mengalami diabetes kehamilan atau hipertensi.

5. Tidak mengatur porsi sehingga menu sahur tidak bergizi seimbang

Porsi makan sahur yang hanya terdiri dari dua atau tiga jenis golongan makanan saja akan membuat asupan gizi ibu hamil tidak tercukupi atau asupannya berlebihan pada satu atau dua zat gizi saja. Padahal seperti yang kita ketahui makan sahur untuk ibu hamil sebaiknya mampu memenuhi 30% kebutuhan tubuhnya yang sebaiknya terdiri dari makanan lengkap yang bergizi seimbang, ya.