Kesalahan Dalam Merawat Bayi Dan Cara Menghindarinya

DokterSehat.Com – walaupun seorang ayah dan ibu sudah banyak mendengar tentang bagiamana cara merawat anak bayi dengan cara yg benar tetapi ibu dan ayah yang baru memiliki bayi masih sering melakukan kesalahan. Mulai dari bayi yang tidak berhenti menangis sampai ke harus ruang gawat darurat sebuah rumah sakit.



Oleh karenanya Anda harus menerapkan beragam cara perawatan bayi yang tepat. apa saja kesalahan dalam merawat bayi dan cara menghindarinya?

  • Menyentuh bayi dalam keadaan kotor
    Saat bayi masih berusia di bawah 6 bulan, maka dia membutuhkan waktu lebih lama guna pembentukan sistem kekebalan tubuh yang kuat. Oleh karena itu orang tua berperan penting dalam menjaga tubuhnya dari serangan berbagai penyakit. Apabila Anda akan memegangnya pastikan tangan sudah bersih dari kuman. Termasuk jangan pernah sungkang meminta orang lain melakukan hal sama, saat mereka akan menyentuh buah hati Anda. Jika ada orang yang sedang mengalami flu atau batuk, mintalah agar tidak mendekati bayi.
  • Mengenakapan pakaian yang terlalu rapat
    Penerapan pakaian pada bayi sebenarnya sama halnya dengan orang dewasa. Bayi yang baru terlahir biasanya sangat mudah merasa kepanasan. Oleh karenanya, lebih bauk jangan gunakan pakaian yang terlalu tertutup. Kenakan pakaian yang disesuaikan dengan cuaca, sehingga bayi tidak merasa kedinginan dan kepanasan.
  • Memberikan kunci sebagai mainan anak
    Bayi cenderung akan memasukan apa saja yang ada di tangannya. Kunci mengandung bahan timah yang bisa memicu kerusakan otak, sehingga berdampak pada penurunan tingkat IQ. Meskipun kadar timahnya terbilang rendah, tapi tetap saja berbahaya bagi bayi.
  • Bayi tidur tengkurap diatas selimut lembut
    Selimut yang lembut mungkin dianggap sebagai alas yang nyaman dan aman bagi bayi saat tidur tengkurap. Padahal pada kenyataannya, kondisi ini bisa memicu SIDS 21 kali lipat. SIDS adalah singkatan dari Sudden Infant Death Syndrome atau sindrom kematian bayi secara mendadak. Sebaiknya jangan memberikan alas yang tidak begitu lembut dan gampang digeser.
  • Tidak memberi makan bayi kalau tidak rewel
    Bayi yang terlihat tidak rewel atau tenang bukan berarti tidak merasa lapar. Bayi tetap harus mendapatkan asupan makanan secara teratur. Setidaknya di usianya mencapai minggu pertama, bayi bisa mengompol hingga enam kali dalam sehari. Apabila buah hati tidak mengalami hal ini, sebaiknya segera berkonsultasi kepada dokter anak.
  • Terlalu sering memberikan antibiotik
    Pemberian antibiotik pada bayi tidak tepat bagi bayi yang terserang penyakit tertentu akibat serangan virus. Penyakit itu seperti sakit tenggorokan, diare, muntah-muntah dan flu. Kecuali bila bayi terserang infeksi yang dipicu oleh bakteri streptokokus. Terlalu sering memberikan antibiotik kepada bayi bisa menjadikannya kebal dan bila suatu saat dibutuhkan, antibiotik tidak bisa berfungsi dengan baik.
  • Tidak mengikuti saran dokter dalam pemberian obat
    Terkadang agar bayi cepat sembuh dari penyakitnya diberikan obat yang melampaui dosis pemakaian. Cara ini pastinya tidak dibenarkan. Untuk cara terbaik, Anda harus selalu mengikuti petunjuk dokter.
  • Bayi berada ditempat yang berbahaya
    Bayi bisa saja memasukkan benda apapun yang berada di dekatnya ke dalam mulut. Untuk mengantisipasi hal ini pastikan di sekelilingnya tidak terdapat benda yang berbahaya baginya.
  • Membendong bayi terlalu lama
    Membedong bayi pada dasarnya untuk menghangatkan tubuh bayi. Tapi tidak boleh dilakukan selama seharian. Pastikan juga ikatan tidak terlalu kuat karena bisa menyakiti tubuhnya.