Kerja Lembur Picu Gangguan Kesehatan

Doktersehat.com – Kerja lembur ternyata tidak hanya membuat kelelahan saja. Bekerja melebihi 7 sampai 8 jam sehari ternyata memicu banyak masalah bagi kesehatan Anda. sebuah studi menunjukkan bahwa bekerja selama 11 jam tiap harinya dapat meningkatkan resiko terkena penyakit jantung dan depresi. Berikut ini tujuh hal yang menyebabkan kerja lembur dapat mengganggu kesehatan.



1. Depresi

Normalnya karyawan kantor bekerja selama tujuh atau delapan jam sehari. Namun, tak jarang tuntutan pekerjaan mewajibkan karyawannya untuk bekerja lebih lama lagi. Tentu saja bertambah lamanya jam kerja ini makin memicu depresi. Sebuah studi menunjukkan bahwa karyawan yang bekerja selama 11 jam sehari lebih berisiko terkena depresi daripada karyawan yang bekerja selama tujuh atau delapan jam sehari.

2. Duduk Terlalu Lama

Sudah banyak penelitian yang menunjukkan bahwa duduk terlalu lama dapat menimbulkan masalah kesehatan. Padahal setiap karyawan kantor ‘diwajibkan’ selalu duduk selama jam kerja berlangsung. Bertambahnya jam kerja secara otomatis menuntut Anda untuk duduk semakin lama. Aktivitas inilah yang pada kenyataanya dapat memicu serangan diabetes, jantung, kanker, obesitas, bahkan kematian.

3. Tidur Tidak Berkualitas

Sebuah riset menemukan bahwa waktu kerja yang terlalu lama dapat membuat menurunnya kualitas tidur. Akibatnya tubuh akan mengalami masalah kesehatan seperti kegemukan, pikun, tidak dapat mengontrol emosi, penyakit jantung, dan kanker.

4. Masalah Kardiovaskular

Waktu kerja yang berlebihan ternyata juga berisiko menyebabkan sakit jantung dan darah tinggi. Stres yang berkepanjangan akibat bekerja selama lebih dari 10 jam sehari dapat memicu 60 persen risiko masalah kardiovaskuler.

5. Stres

Seseorang dapat dengan cepat terserang stres akibat beban pekerjaan, situasi kerja yang tidak nyaman, atau akibat dari kemacetan lalu lintas yang dihadapi setiap harinya.

6. Mata Tegang

Masalah mata tegang kerap kali dikeluhkan oleh karyawan kantoran yang selalu menatap layar komputer selama jam kerja.

7. Otak

Lembur dapat meningkatkan risiko penurunan mental bahkan demensia. Sebuah riset menemukan adanya dampak negatif pada kinerja kognitif setelah bekerja berjam-jam di usia pertengahan.

Sumber: wolipop.detik.com