Kerap Menghangatkan Kembali Masakan? Jangan Hangatkan 3 Makanan Ini Agar Tidak Memicu Keracunan Ya

doktersehat-masak

DokterSehat.Com– Banyak orang yang sengaja menghangatkan kembali masakan agar bisa memiliki rasa yang lebih nikmat saat dikonsumsi. Biasanya, kebiasaan ini dilakukan menjelang makan malam, khususnya saat masakan yang dimasak di siang hari sudah dingin. Memang, makanan yang lebih hangat akan lebih enak untuk dikonsumsi. Sayangnya, ada beberapa jenis makanan yang sebaiknya tidak kita hangatkan kembali karena jika kita melakukannya, kandungannya bisa berubah dan akhirnya memicu keracunan. Makanan apa sajakah yang sebaiknya jangan kita hangatkan kembali?

Jamur
Makanan yang terbuat dari bahan jamur layaknya tumis jamur atau jamur goreng krispi memang akan lebih nikmat untuk dikonsumsi saat masih dalam kondisi hangat dan kenyal. Hanya saja, jika kita memanaskannya kembali, kandungan vitamin B dalam jamur akan hilang dan kandungan proteinnya justru akan berubah menjadi racun. Karena alasan inilah ada baiknya kita sama sekali tidak lagi memanaskannya lagi.

Kentang
Sebagian orang mengganti nasi dengan kentang karena dianggap sama-sama memiliki kandungan karbohidrat yang mengenyangkan namun lebih baik dalam mendukung program diet. Sayangnya, pakar kesehatan menyebutkan bahwa ada baiknya kita berhati-hati dalam mengkonsumsi kentang, khususnya kentang yang dihangatkan kembali karena kentang ini sudah memiliki bakteri botulism yang bisa memicu masalah sakit perut. Konsumsilah saat kentang baru saja dimasak saat kondisinya masih hangat dan pastikan untuk menghabiskannya.

Sayuran hijau
Beberapa jenis sayuran hijau seperti bayam, kangkung, sawi, atau brokoli jika kita panaskan kembali akan melepaskan nitrat yang bisa menjadi racun jika dikonsumsi. Bahkan, sayuran ini juga bisa melepaskan senyawa karsinogenik yang bisa memicu datangnya kanker. Karena alasan inilah ada baiknya kita tidak lagi menghangatkan kembali sayuran hijau.

ikuti-kontes-sehatitubaik-menangkan-berbagai-hadiah-menarik