Kerap Memendam Emosi Bisa Memicu Masalah Kesehatan Ini

doktersehat-stres-picu-demensia

DokterSehat.Com– Ada sebagian orang yang memilih untuk memendam emosinya karena berpikir jika hal ini lebih baik untuk dilakukan daripada menyulut percekcokan atau konflik. Padahal, menurut pakar kesehatan, kerap memendam emosi ternyata bisa memberikan dampak buruk bagi kesehatan tubuh.

Tanpa kita sadari, memendam emosi bisa berimbas pada terganggunya kesehatan tubuh, termasuk organ dalam. Hal ini akan ditandai dengan datangnya penyakit psikosomatik. Pakar kesehatan di bidang hipnoterapi bernama Rishita Dewi menyebut psikosomatik sebagai penyakit yang sayangnya tidak memiliki obat dan hanya biasa diatasi dengan cara berdamai atau menenangkan diri sendiri. Yang menjadi masalah adalah, penyakit kejiwaan ini bisa merusak kesehatan fisik kita dengan signifikan.

Lantas, bagaimana cara agar kita tidak memendam emosi? Apakah hal ini berarti kita bisa marah sesuka hati? Bukan begitu caranya, selalu salurkan emosi dengan cara yang positif. Jika ada yang kurang nyaman atau ketidaksetujuan dengan sesuatu, jangan ragu untuk membicarakannya dengan baik-baik pada orang lain. Selain itu, cobalah untuk melampiaskan emosi dengan melakukan olahraga atau dengan musik, seperti berkaraoke misalnya.

Dewi sendiri termasuk dalam orang yang mengelola emosinya dengan cara melakukan meditasi karena bisa menyehatkan jiwa dan fisik dengan efektif . Ia juga menyarankan kita untuk lebih baik dalam menerima kondisi yang kita alami sehari-hari dan tidak terlalu tinggi dalam menetapkan ekspektasi sehingga jika ada yang tidak berjalan dengan baik, maka kita akan mudah mengalami gangguan emosi. Dengan melakukan hal-hal yang bisa menata emosi dengan baik, maka kita tidak akan mengalami penyakit psikosomatik dan hidup dengan kondisi sehat secara fisik ataupun mental.

ikuti-kontes-sehatitubaik-menangkan-berbagai-hadiah-menarik