Keputihan Diserta Darah (Berdarah), Kok Bisa?

DokterSehat.Com – Keputihan bagi seorang wanita sebenarnya bukanlah hal yang aneh. Hampir sebagian besar wanita pernah mengalaminya terutama saat selesai menstruasi. Keputihan sebenarnya adalah kondisi dimana vagina seorang wanita mengeluarkan cairan/lendir yang berwarna putih hingga kehijauan. Kondisi ini masih bisa dianggap sebagai sesuatu yang normal bila cairan yang keluar berwarna putih, namun bila keputihan berdarah atau berwarna kuning kehijauan dan berbau, tandanya keputihan ini sudah menjadi indikasi adanya suatu penyakit atau infeksi. Terlebih lagi bila cairan yang keluar ini mengeluarkan bau yang tidak sedap. Artinya anda harus segera memeriksakan diri ke dokter ahli penyakit kulit dan kelamin untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

6

Keputihan berdarah tidak membahayakan bila darah yang keluar adalah sisa haid. Artinya pada saat itu masa haid sebenarnya belum benar-benar berakhir. Namun bila keluarnya darah bukan disebabkan datang atau berakhirnya haid, artinya terjadi abnormalisasi pada serviks atau vagina.

Dokter biasanya akan mengambil sample dari cairan atau lendir yang berdarah tersebut, kemudian dianalisakan di laboratorium. Penyebab keputihan berdarah bisa bermacam-macam, salah satunya adalah infeksi bakteri yang bisa ditimbulkan dari pemakaian celana yang kurang bersih, atau kontaminasi dengan closet kotor yang biasanya berada di toilet umum.

Secara umum keputihan berdarah biasanya disebabkan oleh :

  • Gaya hidup
    Gaya hidup juga merupakan faktor pemicu terjadinya keputihan yang berdarah. Gaya hidup yang dimaksud adalah gaya hidup yang tidak sehat, misalnya sering berganti-ganti pasangan hidup, kurang menjaga kebersihan organ kewanitaan setiap harinya terutama setelah buang air, tidak mengganti pembalut dalam waktu yang lama.
  • Infeksi virus HIV
    Virus HIV dapat menyebabkan timbulnya penyakit keputihan yang akut dan berlangsung secara lama. Inveksi ini akan menyebabkan kanker rahim dan penyakit berbahaya lain bila tidak segera ditangani
  • Adanya infeksi jamur Candidas atau Monilia
    Jamur ini memiliki tekstur yang kental, berwarna putih dan memiliki aroma yang kuat. Infeksi jamur candidas menyebabkan daerah kemaluan terasa gatal dan dalam jumlah besar jamur ini bisa menimbulkan infeksi yang menyebabkan keputihan berdarah
Baca Juga:  Hubungan Seks Berdarah

Infeksi semacam ini dapat dicegah dengan menerapkan pola hidup sehat dan mengkonsumsi makanan sehat dan bergizi. Jangan membiasakan buang air di tempat yang kotor atau disembarang tempat. Gantilah pembalut setiap 2- 3 jam sekali untuk menjaga kebersihan organ kewanitaan anda.