Keputihan Bisa Menyebabkan Kemandulan

DokterSehat.com – Keputihan seakan-akan menjadi hal yang biasa dialami wanita sehingga masalah ini kerap dianggap sepele. Padahal, jika dibiarkan keputihan bisa menyebabkan terjadinya masalah yang lebih serius seperti kemandulan atau hamil di luar kandungan. Selain itu, keputihan juga merupakan gejala awal  munculnya kanker leher rahim yang bisa menyebabkan kematian.



Keputihan merupakan cairan berlebihan yang keluar dari vagina. Keputihan bisa bersifat fisiologis (normal) dan patologis (akibat penyakit). Keputihan fisiologis biasanya terjadi pada masa subur serta sebelum dan sesudah haid. Normal saja bila pada masa-masa tersebut banyak cairan yang keluar dari vagina Anda. Selama cairan tersebut tidak berbau dan tidak menyebabkan gatal.

Keputihan patologis merupakan keputihan yang disebabkan infeksi pada vagina, adanya benda asing dalam vagina, atau akibat keganasan penyakit tertentu. Infeksi pada vagina bisa disebabkan jamur, bakteri, atau protozoa. Keputihan patologis biasanya berwarna sperti susu atau hijau kekuning-kuningan, atau bercampur darah jika keputihan sudah menjadi penyakit. Bila sudah menjadi penyakit biasanya keputihan patologis menyebabkan gatal pada daerah vagina, berbau, dan menyebabkan rasa tidak nyaman.

Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan wanita rawan terkena keputihan patologis. Salah satunya pemakaian antiseptik pada daerah vagina bagian dalam yang menyebabkan ketidakseimbangan pH sehingga kuman bisa tumbuh dan mengakibatkan keputihan yang berbau, gatal, dan membuat tidak nyaman.

Keputihan juga bisa disebabkan kuman pada alat kelamin pasangan saat berhubungan seks. Wanita yang belum melakukan hubungan seks dan kebersihan organ genitalnya baik maka jarang sekali terkena keputihan patologis. Wanita yang belum melakukan hubungan seks, juga bisa mengalami keputihan patologis akibat penggunaan celana dalam bergantian, pemakaian handuk bersama, kebersihan vagina yang kurang terjaga, dan cara cebok yang salah.

Baca Juga:  Aturan Pemutihan Gigi

Pemakaian sabun antiseptik untuk daerah vagina, sebenarnya tidak masalah jika dipakai sebagai obat luar. Bila terkena keputihan sebaiknya ke dokter, ketimbang diatasi sendiri dengan obat-obatan antiseptik yang dimasukkan ke dalam vagina. Keputihan patologis harus diobati sesuai dengan penyebabnya.

Pengobatan keputihan sebaiknya dilakukan sesegera mungkin karena keputihan akan sulit diobati jika sudah kronis dan berlangsung lama. Selain itu, jika dibiarkan keputihan bisa menyebar hingga ke rongga rahim lalu ke saluran indung telur dan sampai ke indung telur dan akhirnya ke dalam rongga panggul.

Keputihan kronis yang terjadi bertahun-tahun kerap menyebabkan wanita menjdi mandul bahkan bisa berakibat kematian. Terjadinya kehamilan di luar kandungan menjadi penyebab kematian pada ibu hamil akibat pendarahan. Selain itu, perlu diketahui pula bahwa keputihan merupakan gejala awal dari kanker mulut rahim.

Usahakan untuk mengetahui sesegera mungkin apa penyebab keputihan yang Anda alami. Bila penyebabnya sudah diketahui maka penanganannya pun akan menjadi lebih mudah.