kirim artikel kesehatan
kontak kami
direktori rumah sakit indonesia

Keputihan : apakah normal ?

Share Artikel ini melalui: Twitter Facebook MySpace Digg Digg friendster wordpress technorati
Diterbitkan pada tanggal 22 - 07 - 2008 | 182 komentar

Dokter sehat – Keputihan atau dalam bahasa kedokteran disebut leukore atau flour albus, adalah cairan yang keluar dari vagina/liang kemaluan secara berlebihan. Dalam keadaan normal, cairan ini tidak sampai keluar, namun belum tentu cairan yang keluar tersebut merupakan suatu penyakit.

Sebenarnya keputihan dapat dibedakan atas gejala keputihan yang timbul. Gejala tersebut bisa diamati dari sifat sifat cairan yang keluar saat keputihan berlangsung. Sumber cairan sendiri bisa berasal dari vagina, cairan leher rahim, cairan uterus, dan cairan yang berasal dari tuba falopii.

Bila cairan yang keluar jernih, berlendir banyak namun tidak berbau maka hal ini merupakan sesuatu yang normal terjadi saat seorang wanita menjelang menstruasi, kelebihan hormon estrogen dan stress. Keputihan seperti ini juga sering dijumpai pada wanita hamil.

Jika cairan yang keluar seperti susu kental, lengket, sangat banyak dengan bau yang tidak begitu mencolok maka kemungkinan telah terjadi radang pada serviks/leher rahim (servisitis) dan vagina (vaginitis).

Cairan yang keluar berwarna coklat, encer seperti air, sangat banyak dan lembab, maka kemungkinan wanita tersebut menderita vaginitis, servisitis, gangguan pembuluh darah pada serviks, endometriosis dan saat pengobatan kanker dengan radiasi. Warna coklat timbul akibat perdarahan yang terjadi akibat kelainan tersebut.

Bila cairan berwarna abu abu dengan garis darah, encer seperti air, sangat banyak dan berbau busuk yang keluar dari vagina, maka kemungkinan wanita tersebut menderita ulkus vagina, vaginitis. Kemungkinan lain yang sangat perlu diwaspadai adalah kanker baik ganas maupun jinak.

Jika cairan yang keluar berwarna merah muda, cair, sangat banyak tetapi tidak berbau maka kemungkinan telah terjadi infeksi bakteri non spesifik. Gejala ini juga timbul saat seorang wanita kelebihan hormon estrogen.

Bila cairan yang keluar putih, encer berbintik bintik banyak, berbau apek disertai dengan nyeri saat buang air kecil serta diet pills without a prescription gatal di sekitar kemaluan maka kemungkinan wanita tersebut menderita infeksi yang disebabkan oleh jamur. Candida albicans adalah jamur yang paling sering hinggap di kemaluan seorang wanita.

Bila cairan yang keluar kuning kehijauan, berbusa, merah, sangat banyak, gatal, berbau busuk dan ditemukan nyeri tekan pada sekitar kemaluan serta kemerahan pada vagina, maka kemungkinan telah terjadi infeksi yang disebabkan oleh kuman protozoa Trichomonas vaginalis.

Terakhir, bila cairan yang keluar berwarna kuning, kental, sangat banyak, terasa panas dan gatal pada kemaluan, nyeri tekan pada daerah sekitar kemaluan, nyeri saat buang air kecil, maka kemungkinan infeksi yang disebabkan oleh Nisseria gonorrhoe atau lebih beken disebut GO.

Apabila anda menjumpai keputihan yang tidak baik sebagaimana uraian diatas, ada baiknya berkonsultansi dengan dokter terdekat. Keterlambatan pengobatan akan membuat komplikasi. Umumnya adalah kuman yg telah naik ke panggul sehingga terjadi penyakit yang dikenal dengan penyakit radang panggul. Komplikasi jangka panjang ldapat menimbulkan kemandulan akibat rusak dan lengketnya organ organ dalam kemaluan (contoh: tuba fallopii).

Dokter Sehat.com

VN:F [1.9.17_1161]
Rating: 7.1/10 (35 votes cast)
VN:F [1.9.17_1161]
Rating: +17 (from 19 votes)
Keputihan : apakah normal ?, 7.1 out of 10 based on 35 ratings




Artikel Sejenis

182 komentar | beri komentar

  1. avatar comment-top

    dear dok

    usia saya 23 tahun, haid saya selalu maju setiap bulan nya…dan sirklus haid saya teratur tapi dari 7 hari haid, tapi beberapa bulan yg lalu saya perhatikan hari 1-4 haid biasa tapi 4-7 yg keluar bukanlah berupa darah melainkan flek hitam/coklat yg sdikit berbau yg luamyan banyak dok…

    apakah itu normal ato bagaimana dok?

    Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 2 Thumb down 0

    comment-bottom
  2. avatar comment-top

    [...] SUMBER [...]

    Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 0 Thumb down 0

    comment-bottom

RSS feed for comments on this post. TrackBack URL

Memberi Komentar