Kenali Tanda-tanda Penderita Kolesterol Tinggi

Dokter Sehat -Kadar kolesterol dikatakan tinggi jika sudah memiliki 240 mg/dL dalam darah, kerapkali gejala tidak terasa, namun jika sudah semakin meningkat gejalanya diawali dengan pusing kepala, kesemutan, dan pegal-pegal. Banyak orang tidak paham dengan pentingnya mengenali tanda-tanda kolesterol tinggi, mereka menganggap hal ini tidak penting, padahal kolesterol tinggi bisa menjadi awal petaka dalam hidup Anda.

14

Kolesterol merupakan steroid lilin lemak yang diproduksi di dalam hati atau usus tubuh manusia, fungsinya untuk memproduksi hormon dan membran sel. Kolesterol juga merupakan komponen penting untuk membentuk asam empedu, hormon steroid, dan vitamin D. Manfaat ini bisa didapatkan jika kolesterol dalam takaran normal. Jika tidak dalam keadaan normal, atau kolesterol dalam darah tinggi maka malah bisa merusak arteri dan menyebabkan penyakit jantung.
Kadar kolesterol yang berlebihan menimbulkan endapan lemak di dinding pembuluh darah sehingga membeku dan plaknya menyumbat arteri hingga akhirnya memutuskan aliran darah menuju jantung, inilah yang menyebabkannya memicu penyakit jantung dan store.

Deteksi kolesterol tinggi yang kerapkali tidak disadari hanya bisa dipastikan dengan melakukan pemeriksaan rutin ke dokter. Jika, Anda masih tidak menyadari dengan tanpa melakukan pemeriksaan, cobalah untuk mawas diri ketika kepala Anda sering pusing dan badan pegal-pegal.

Gejala awal ini muncul karena kurangnya oksigen sebab kadar kolesterol yang tinggi membuat terhambatnya aliran darah. Walau begitu, tidak semua penderita pusing kepala dan pegal bisa dikatakan memiliki kecenderungan kolesterol tinggi, sebab itu merupakan gejala umum. Hal yang harus Anda lakukan kemudian adalah memang memeriksakan kadar kolesterol Anda ke dokter agar mendapatkan kepastian dan mendapatkan perawatan sejak dini sehingga tidak semakin tinggi kadarnya.

Baca Juga:  Daun Sirih Merah Mampu Obati Penyakit Berbahaya

Penyebab dan faktor resiko

Peningkatan kadar kolesterol terjadi karena berbagai sebab, mulai dari riwayat keluarga, gaya hidup sampai asupan makanan yang salah.

1.Pola makan
Mengonsumsi terlalu banyak lemak jenuh bisa meningkatkan kadar kolesterol, lemak jenis ini banyak ditemukan pada daging jeroan, daging unggas, telur, keju, minyak kelapa, kue-kue, serta berbagai jenis makanan yang digoreng.

2.Berat badan
Tumpukan lemak di sekitar perut dan pinggang bukan hanya membuat Anda repot mencari celana yang pas, tapi juga meningkatkan kadar trigliserida dan menurunkan HDL atau kolesterol baik.

3.Tingkat aktivitas
Kurang beraktivitas juga akan meningkatkan kadar LDL atau kolesterol jahat dan membuat HDL terlalu sedikit.

4.Usia dan jenis kelamin
Di atas usia 20 tahun, kadar kolesterol secara alami cenderung meningkat kecuali Anda melakukan sesuatu untuk menghentikan kecenderungan itu.

5.Kesehatan keseluruhan
Jangan lewatkan pemeriksaan kesehatan rutin dan mintalah dokter menjelaskan risiko Anda terhadap berbagai penyakit, memiliki beberapa jenis penyakit, seperti diabetes atau hipotiroid bisa meningkatkan kadar kolesterol.

6.Riwayat keluarga
Ada orang-orang tertentu yang tetap memiliki kadar kolesterol tinggi meski sudah menjalankan gaya hidup sehat dan seimbang, faktor keturunan ternyata juga berperan dalam terjadinya kelebihan kolesterol jahat.

7.Merokok
Anda pasti tahu bahaya dari merokok. Selain merusak paru, kebiasaan merokok juga akan menurunkan level kolesterol baik.