Kenali Tanda Fisik Kolesterol Tinggi

DokterSehat.Com – Kadar kolesterol dikatakan tinggi jika sudah memiliki 240 mg/dL dalam darah. Kerapkali gejala tidak terasa, namun jika sudah semakin meningkat gejalanya diawali dengan pusing kepala, kesemutan, dan pegal-pegal. Banyak orang tidak paham dengan pentingnya mengenali tanda-tanda kolesterol tinggi, mereka menganggap hal ini tidak penting, padahal kolesterol tinggi bisa menjadi awal petaka dalam hidup Anda.



Kolesterol merupakan steroid lilin lemak yang diproduksi di dalam hati atau usus tubuh manusia. Fungsinya untuk memproduksi hormon dan membran sel. Kolesterol juga merupakan komponen penting untuk membentuk asam empedu, hormon steroid, dan vitamin D. Manfaat ini bisa didapatkan jika kolesterol dalam takaran normal. Jika tidak dalam keadaan normal, atau kolesterol dalam darah tinggi maka malah bisa merusak arteri dan menyebabkan penyakit jantung.

Kadar kolesterol yang berlebihan menimbulkan endapan lemak di dinding pembuluh darah sehingga membeku dan plaknya menyumbat arteri hingga akhirnya memutuskan aliran darah menuju jantung, inilah yang menyebabkannya memicu penyakit jantung dan store.

Deteksi kolesterol tinggi yang kerapkali tidak disadari hanya bisa dipastikan dengan melakukan pemeriksaan rutin ke dokter. Jika, Anda masih tidak menyadari dengan tanpa melakukan pemeriksaan, cobalah untuk mawas diri ketika kepala Anda sering pusing dan badan pegal-pegal.

Beriku ini beberapa gejala yang perlu diwaspadai :

  1. Sering pusing belakang kepala
    Pusing di belakang kepala diakibatkan oleh penyumbatan pembuluh darah di sekitar kepala. Penyumbatan ini terjadi lantaran kolesterol yang mulai membentuk plak di pembuluh darah. Jika dibiarkan, maka pembuluh darah akan pecah dan menyebabkan stroke.
  1. Tengkuk dan pundak pegal
    Pegal di tengkuk dan pundak merupakan implikasi dari aliran darah yang tidak lancar pada pembuluh darah di daerah tersebut. Aliran darah yang tidak lancar juga disebabkan adanya penyumbatan pembuluh dari kolesterol.
  1. Sering pegal di tangan dan kaki
    Pembuluh darah di tangan dan kaki juga dapat tersumbat akibat penumpukan kolesterol. Pegal di tangan dan kaki akibat penumpukan kolesterol biasanya terjadi terus-menerus meskipun tidak melakukan aktivitas yang terlalu berat.
  1. Sering kesemutan di tangan dan kaki
    Hampir sama dengan pegal, kesemutan merupakan implikasi dari aliran darah yang tidak lancar di bagian tubuh tertentu. Kesemutan berhubungan dengan saraf yang tidak mendapat aliran darah.
  1. Dada sebelah kiri seperti tertusuk
    Dada sebelah kiri berhubungan dengan organ pemompa darah yaitu jantung. Penyumbatan di pembuluh darah sekitar jantung dapat mengakibatkan rasa nyeri seperti ditusuk. Bahkan rasa nyeri bisa menjalar hingga ke daerah di sekitar leher. Nyeri dada juga bisa menjadi tanda-tanda dari serangan jantung.