Kenali Perbedaan Gejala HIV pada Pria dan Wanita

DokterSehat.Com – HIV masih menjadi momok bagi masyarakat dunia karena belum ada obat untuk menyembuhkannya. Selain itu, penyebaran HIV yang masif serta belum pekanya masyarakat dengan tanda yang diberikan membuat orang yang terinfeksi susah dideteksi. Dampaknya, penanganan akan susah dilakukan dan peluang penyebaran juga semakin tinggi.

doktersehat-hiv-aids-antibodi-obat

Untuk mengetahui seperti apa tanda-tanda HIV pada pria maupun wanita, simak ulasannya di bawah ini dengan saksama.

Gejala awal HIV pada manusia
Setelah menular dari hubungan badan yang tidak aman, jarum suntik, hingga transfusi darah, virus akan mulai menyebar ke seluruh tubuh. Tanda yang paling tampak dari penyakit ini adalah sering munculnya keringat yang berlebihan pada malam hari. Selanjutnya tubuh juga kerap menggigil dan demam setiap hari salam beberapa minggu dan tidak bisa diobati.

Tanda lain dari penyakit ini adalah peradangan dan sulitnya untuk menelan makanan. Tanda ini akan menjadi lebih parah hingga seseorang akan mengalami diare kronis dan badannya mendadak kurus tanpa sebab yang jelas.

Gejala khusus HIV pada pria dan wanita
Setelah gejala umum di atas, pria dan wanita juga memiliki gejala khusus kalau tertular HIV pada tubuhnya. Gejala itu meliputi gangguan pada siklus haid. Wanita yang biasanya mengalami menstruasi secara lancar bisa mengalami keterlambatan atau malah durasinya lebih lama. Panggul wanita akan mengalami infeksi serta munculnya kanker serviks.

Gejala pada pria biasanya muncul oral candidiasis karena perilaku seks oral yang tidak sehat khusus pada penyuka sesama jenis. Selain itu karena hubungan seks tidak sehat (melalui anus) dan tidak menggunakan pengaman, akan muncul luka pada alat vital dan kemungkinan besar mengidap penyakit menular seksual.

Baca Juga:  HIV/AIDS pada Anak - Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Mari lebih mengenal tubuh kita dan selalu waspada dengan adanya penyebaran HIV di sekitar kita.