Kenali Ciri-Ciri Kanker Tulang

kanker-tulang-doktersehat

DokterSehat.Com – Secara umum kanker tulang dibagi menjadi 2 jenis yaitu kanker tulang sekunder dan kanker tulang primer. Kanker tulang sekunder adalah kanker tulang yang disebabkan oleh sel-sel kanker yang berasal dari organ lain dan menyebar (metastatis) ke tulang, misalnya kanker paru-paru yang menyebar ke tulang dan menjadi kanker tulang.

Tipe-tipe kanker yang paling umum dan dapat menyebar ke tulang adalah kanker paru-paru, kanker payudara, dan kanker prostat. Sedangkan kanker tulang primer adalah kanker tulang yang disebabkan oleh sel-sel kanker yang berasal dari tulang.

Kasus kanker tulang primer lebih jarang terjadi dibandingkan kanker tulang sekunder. Hingga kini, penyebab kanker tulang belum dapat diketahui secara pasti.

Gejala kanker tulang meliputi rasa nyeri pada tulang, adanya suatu massa atau benjolan pada tulang dan jaringan di sekitarnya yang terkena kanker, demam, menggigil, keringat di waktu malam, dan penurunan berat badan dapat terjadi.

 

Ciri-Ciri Kanker Tulang

Adapun ciri-ciri kanker tulang atau gejala kanker tulang ini terdiri dari beberapa fase penting, di antaranya:

1. Rasa sakit

Tanda paling umum dari kanker tulang adalah di tulang belakang akan terasa nyeri pada leher atau punggung. Rasa sakit akan terus-menerus dan disertai dengan gejala lainnya. Nyeri ini bisa hanya di daerah belakang, bisa juga menyebar ke anggota badan lainnya.

Pengembangannya tergantung hanya pada lokasi pertumbuhan abnormal. Jika kanker menyebabkan sejumlah kecil peradangan dan iritasi, rasa sakit biasanya tetap di belakang. Jika kanker menekan saraf, rasa sakit berdifusi keluar ke “dahan” yang terkait. Tidak peduli sumber rasa sakit, kanker tulang belakang menyebabkan ketidaknyamanan kronis.

2. Kelemahan

Jika kanker tempat cukup untuk tekanan pada saraf, seseorang akan menderita kelemahan. Hal ini sebagian besar disebabkan oleh gangguan pada impuls dari tulang belakang. Jika kanker menyebabkan peradangan besar di belakang, otak tidak lagi mampu berkomunikasi dengan baik dengan kaki. Akibatnya, penderita mungkin merasa sulit untuk berjalan, membawa, meraih sesuatu, atau berpegangan.

3. Kepekaan berkurang

Kanker tulang belakang dapat memengaruhi sensasi sentuhan. Karena sumsum tulang belakang adalah saraf pusat, peradangan atau tekanan di daerah ini dapat mengakibatkan pengurangan sensasi. Objek mungkin tidak lagi merasa panas atau dingin untuk disentuh. Serupa dengan ketidakmampuan otak untuk berkomunikasi dengan anggota badan, anggota badan menjadi tidak sepenuhnya berkomunikasi dengan otak.

4. Inkontinensia

Kanker tulang belakang juga dapat menyebabkan inkontinensia. Gejala ini sangat mirip dengan kelemahan, karena tekanan pada saraf tertentu dalam tulang belakang yang bertanggung jawab untuk mengontrol kinerja kandung kemih dan usus. Jika impuls terganggu, dapat menyebabkan seseorang kehilangan kontrol kandung kemih mereka, usus, atau keduanya.

5. Kelumpuhan

Seiring perkembangan kanker tulang belakang, seseorang mungkin menderita kelumpuhan. Tergantung pada beratnya kanker, kelumpuhan dapat diisolasi untuk satu anggota badan. Ukuran dan lokasi pertumbuhan menentukan jumlah kelumpuhan, karena kanker bisa sampai ke titik di mana saraf tampaknya putus telah terbentuk pada saraf itu sendiri.

Pencegahan kanker tulang

Walaupun belum diketahui penyebab pastinya, kita masih dapat melakukan beberapa langkah pencegahan agar bisa terhindar dari penyakit ini dengan memahami bagaimana proses timbulnya kanker.

Biasanya, kanker muncul karena adanya radikal bebas dan zat karsinogen dalam tubuh. Karena itu, pencegahan yang dapat dilakukan secara umum adalah dengan menerapkan pola hidup sehat.

Hidup sehat bisa dilakukan dengan mengindari rokok dan alkohol, makanan yang mengandung banyak lemak dan zat karsinogen.

Konsumsilah makanan dan minuman yang mengandung antioksidan dan mineral penting lainnya, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara teratur terutama bagi yang memiliki faktor risiko yang tinggi untuk terkena kanker.