Kenali Beberapa Mitos Tentang Rematik Yang Salah

DokterSehat.Com – Rematik adalah salah satu penyakit yang banyak diderita oleh masyarakat tanah air. Biasanya, penderita rematik akan merasakan nyeri yang sangat hebat pada beberapa bagian tubuh, khususnya jika dalam keadaan yang lelah setelah melakukan berbagai aktifitas. Banyak orang yang menganggap rematik sebagai penyakit yang akan sembuh dengan sendirinya dan tidak perlu ditangani dengan khusus. Padahal, banyak kasus rematik yang bisa menimbulkan kecacatan permanen dan bahkan penurunan kualitas hidup bagi penderitanya. Rematik termasuk dalam penyakit yang memiliki banyak mitos. Apa sajakah mitos penyakit rematik dan apakah mitos-mitos tersebut sesuai dengan fakta medis?

doktersehat-tulang-rusuk-konsultasi

Mitos Mandi Malam Hari Sebabkan Rematik
Penyebab utama dari penyakit rematik yang dikenal oleh masyarakat adalah sering mandi di waktu malam hari. Mitos ini dikarenakan udara dingin di malam hari dan dikombinasikan dengan air dingin serta rasa lelah pada sendi dan tulang dianggap mampu menjadi penyebab penyakit rematik. Faktanya, pakar kesehatan masih belum menemukan hubungan mandi malam dengan penyakit rematik. Memang, air dingin dapat membuat otot-otot yang lelah akan terasa kaku, tertekan, dan terasa sakit, namun, masih jauh untuk dikategorikan sebagai penyebab rematik . Masyarakat juga cenderung mengenal rematik sebagai masalah pada tulang, bukannya persendian. Sendi-sendi besar penyangga berat badan layaknya tulung belakang, panggul, lutut, punggung bisa terserang rematik, bukan tulang-tulang tersebut.

Mitos Usia dan Faktor Turunan
Rematik memang banyak diderita oleh kaum lanjut usia. Sayangnya, kaum muda juga ternyata bisa terkena masalah rematik jika tidak menjaga kesehatannya dengan baik. Selain itu, pria dan wanita ternyata juga memiliki resiko yang sama besar mendapatkan penyakit rematik. Penyakit rematik sendiri ternyata bukan penyakit keturunan secara langsung dari orang tua.

Baca Juga:  Gara-Gara Keasikan Memakai Cotton Bud, Pria Ini Mendadak Tuli

Mitos Asam Urat dan Sakit Pada Tulang di Malam Hari
Jika kita merasakan sakit pada tulang saat malam hari, hal ini ternyata bukan gejala dari penyakit rematik. Peradangan pada sendi dimana sendi mengalami pembengkakan dan rasa yang nyeri ternyata menjadi gejala rematik yang paling jelas dan gejala ini bisa muncul kapan saja tanpa mengenal waktu. Disamping itu, rematik juga sama sekali tidak berhubungan dengan kadar asam urat yang tinggi karena asam urat ternyata mengenai peredaran darah, berbeda dari rematik yang menyerang persendian dalam tubuh.