Kenali Beberapa Mitos Dalam Fitness Yang Salah

DokterSehat.Com – Fitness yang dilakukan di gym atau pusat kebugaran adalah salah satu gaya hidup modern yang dilakukan oleh masyarakat urban. Masyarakat yang tinggal di dalam kota cenderung sangat sibuk sehingga akan sulit melakukan olahraga di pagi hari walaupun sebentar. Dengan melakukan fitness pada gym, kita akan memiliki waktu dan tempat yang baik untuk melatih tubuh. Sayangnya, banyak orang yang masih mempercayai beberapa mitos saat melakukan fitness di gym yang ternyata kurang tepat.
Banyak orang yang berdatangan ke gym demi menghilangkan lemak yang menumpuk di dalam perut. Padahal, latihan pada otot perut memiliki tujuan lain untuk membuat otot-otot di sekitar perut menjadi lebih kuat, bukan untuk menghilangkan lemak. Tahukah anda, lemak bisa tersebar ke berbagai tempat di bagian perut. Jika kita ingin menghilangkan lemak pada perut, selain rajin melakukan sit up, kita perlu melakukan latihan kardio dengan angkat beban untuk mengurangi kadar lemak tubuh.
Mitos pada fitness berikutnya adalah jika kita berkeringat, maka kita sudah melakukan latihan dengan baik. Hal ini ternyata tidak tepat karena meskipun kita telah mengeluarkan banyak sekali keringat, belum tentu kita melakukan fitness dengan benar. Yang menjadi indikator apakah kita telah melakukan fitness dengan baik atau tidak justru adalah teknik yang benar, bukan apakah telah berkeringat atau tidak. Hal yang sama berlaku bagi beberapa orang yang berpikir jika fitness belumlah baik jika kita belum merasakan sakit pada otot. Jika anda melakukan latihan hingga otot anda mengalami nyeri, maka anda telah melakukan teknik latihan yang tidak benar. Jika kita mengabaikan rasa nyeri ini, bisa jadi malah otot mengalami cedera yang bisa berakibat fatal pada tubuh kita.
Mitos terakhir yang sering didengar pada fitness adalah wanita sebaiknya tidak melakukan latihan berat agar massa ototnya tidak bertambah dan bertumbuh kekar. Pada dasarnya, wanita ternyata tidak akan mengalami pertambahan massa otot dengan signifikan karena minimnya hormon testosteron pada tubuh wanita. Jika wanita rajin melakukan fitness, maka berat badannya turun dan bentuk tubuhnya semakin membaik tanpa perlu takut akan menjadi kekar.

doktersehat-gym-fitnes-otot