Kembar Siam Ini Akan Melakukan Operasi Pemisahan Meskipun Beresiko Kematian

DokterSehat.Com – Meskipun berada dalam kondisi tubuh yang menempel, anak kembar siam Eva dan Erika Sandoval dikenal luas sebagai bayi yang selalu riang dan bersemangat. Eva dan Erika yang sudah berusia dua tahun ini diketahui menempel pada bagian tubuh sternum hingga ke panggulnya. Alhasil, mereka pun harus berbagi sistem pencernaan, organ hati, kandung kemih, organ rahim, hingga tiga buah kaki. Selain mendapati berbagai kesusahan karena melekat di tubuh yang sama, Eva dan Erika juga kerap terkena masalah kesehatan layaknya infeksi saluran kemih. Mereka kerap mengalami masalah kesehatan ini karena kerap mengalami masalah dehidrasi.

doktersehat-kembar-siam

Photo Credit: The Sacramento Bee

Melihat banyaknya kesulitan yang mereka hadapi, orang tua Evan dan Erik yang bernama Aida dan Arturo Sandoval pun mengambil keputusan yang sangat berat, yakni akan memisahkan keduanya melalui operasi. Meskipun ada kemungkinan besar mereka bisa hidup dengan sehat setelah dipisahkan, ada resiko 30 persen kematian yang akan melanda salah satu atau kedua anak ini.

Pakar kesehatan yang berasal dari rumah sakit Lucile Packard Children’s yang ada di Stanford, rumah sakit yang akan melakukan operasi pemisahan ini, menyebutkan jika andai berhasil dipisahkan, Eva akan mendapatkan kandung kemih yang asli, sementara itu, Erika akan mendapatkan kantung kolostomi. Erika memang dianggap sebagai anak yang lebih lemah dan memiliki satu kaki saja, berbeda dengan Eva yang secara struktur memiliki kedua kaki. Andai operasi ini berhasil dilakukan, ada kemungkinan mereka harus melakukan proses pemulihan dan rekonstruksi yang sangat panjang.

Aida, sang Ibu, yakin jika kedua anak memiliki semangat yang tinggi untuk hidup sehingga baik Eva maupun Erika akan berhasil dipisahkan dan hidup layaknya anak yang normal lainnya. Pakar kesehatan pun sudah mempersiapkan operasi ini dengan baik selama berbulan-bulan terakhir dengan cara memasukkan jaringan alami pada tubuh keduanya. Operasi ini sendiri direncanakan akan dilakukan pada minggu awal pada bulan Desember 2016 ini.