Kemasan Susu Ternyata Mempengaruhi Kualitasnya

DokterSehat.Com – Susu adalah salah satu dari lima elemen makanan dan minuman yang sebaiknya kita penuhi setiap hari. Dengan mengkonsumsi susu, maka kita pun akan melengkapi kebutuhan gizi dan nutrisi harian yang akan menjamin kesehatan tubuh dengan lebih baik. Bagi setiap orang, mendapatkan susu yang segar adalah sebuah hal yang sangat didambakan. Namun, kebanyakan dari kita akan mendapatkan susu dalam bentuk susu bubuk atau susu cair kemasan yang dijual di toko-toko atau supermarket. Padahal, menurut pakar kesehatan, kemasan dari susu ternyata bisa mempengaruhi kualitasnya dengan signifikan.

doktersehat-susu-keju-telur

Susu yang berkualitas adalah yang dikemas dengan wadah yang higienis, tertutup dengan rapat, dan kedap dengan udara serta cahaya. Jika kita menemui susu yang dijual dengan wadah plastik yang transparan dan tembus cahaya, maka bisa dipastikan bahwa susu tersebut mengalami penurunan kualitas. Hal ini disebabkan oleh paparan sinar matahari yang ternyata bisa memicu oksidasi pada susu yang disimpan dalam kemasan tembus cahaya. Biasanya susu tersebut akan tidak lagi segar dan akan dicerna lebih lama jika dibandingkan dengan susu yang dikemas dengan baik.

Syarat lain dari susu yang berkualitas adalah yang melalui proses pengolahan yang pendek. Susu memang sebaiknya tetap diolah karena andai kita konsumsi langsung setelah diperah, maka ada kemungkinan resiko adanya bakteri atau sumber penyakit yang berasal dari tubuh sapi atau lingkungan sapi diternak. Hanya saja, proses pengolahan ini sebaiknya tidak panjang agar nilai gizi di dalam susu tidak mengalami kerusakan yang banyak.

Cukup banyak orang yang bertanya-tanya dengan adanya label pasteurisasi di dalam susu. Menurut pakar kesehatan, pasteurisasi adalah proses yang dilakukan saat mengolah susu demi membunuh bakteri patogen. Tak hanya susu, proses ini juga dilakukan pada berbagai produk turunan susu lainnya.