Kekurangan Garam Bisa Bikin Pikun

Doktersehat.com – Kontroversi mengenai pengaruh garam bagi kesehatan sudah berlangsung lama. Kalangan medis selalu mengingatkan agar tidak terlalu berlebihan mengonsumsi garam terutama yang terdapat pada makanan olahan. Banyak anggapan bahwa dengan mengkonsumsi garam secara berlebihan dapat menyebabkan tekanan darah tinggi dan peningkatan resiko penyakit jantung. Sedangkan kekurangan garam dapat menyebabkan gondok. Selain menyebabkan gondok, kurang garam juga menyebabkan orang sering lupa.



Garam adalah mineral penting yang berperan dalam menjaga keseimbangan cairan dalam sel. Mineral ini juga membantu mendukung kesehatan saraf dan fungsi otot. Asupan minimum garam harian adalah 1.500 mg, sedangkan jumlah maksimum harian yang direkomendasikan 2.300 mg, menurut University of Colorado Extension.

Diet yang salah (terlalu banyak minum atau sama sekali tidak makan garam), perubahan hormon, obat-obatan tertentu seperti antidepresan, diuretik dan beberapa obat nyeri, serta beberapa penyakit dapat menyebabkan tubuh kekurangan natrium (garam) dalam darah, yang disebut dengan hiponatremia. Hiponatremia adalah ketidakseimbangan elektrolit yang terjadi karena tingkat natrium darah dibawah 135 mEq/L, seperti dilansir Mayoclinic, Selasa (27/9/2011).

Hiponatremia dapat menyebabkan kantuk, kelelahan dan kebingungan. Kondisi ini juga dapat memperlambat pikiran dan menyebabkan masalah dengan memori yang membuat orang sering lupa, menurut Ohio State University Medical Center, seperti dilansir Livestrong.

Kondisi yang menguras jumlah natrium dalam tubuh ini juga dapat menyebabkan gejala muntah-muntah hebat, diare, gagal ginjal, gagal jantung, hipotiroidisme, sirosis hati dan penyakit Addison. Namun bila Anda sering lupa, sebaiknya jangan mencoba mengobatinya sendiri dengan meningkatkan asupan garam. Kehilangan memori dan sering lupa bisa berasal dari berbagai penyebab, sehingga perlu mendapatkan diagnosis yang akurat sebelum menggunakan pengobatan rumah untuk mengobatinya. Selain itu, terlalu banyak makan garam dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi yang menjadi penyebab berbagai penyakit berbahaya.

Baca Juga:  Siapkan Menu Sahur Seperti Ini Bisa Bantu Jaga Fokus Saat Berpuasa

Menurut Dr Susan Jebb seperti yang dikutip Timesonline, mengatakan konsumsi garam yang direkomendasikan untuk orang dewasa sebesar 6 gram atau setara dengan satu sendok teh. Dengan konsumsi garam 6 gram per hari, dapat mengurangi risiko stroke 13 persen dan risiko penyakit jantung 10 persen.

Asupan garam memang perlu dibatasi agar terhindar dari penyakit tekanan darah seperti stroke dan jantung. Namun, terlalu sedikit garam dapat menyebabkan gangguan mental, ketidakmampuan berkonsentrasi dan dalam kasus yang ekstrem bisa berakibat fatal mengalami hiponatremia.

Pakar kesehatan memberikan rekomendasi penggunaan garam berdasarkan usia, yaitu sebagai berikut:
0-6 bulan 1 gram
7-12 bulan 1 gram
1-3 tahun 2 gram
4-6 tahun 3 gram (setengah sendok teh)
7-10 tahun 5 gram
11-14 tahun 6 gram
Dewasa 6 gram (satu sendok teh).

Dari berbagai sumber