Kejadian Saat Menstruasi Yang Aneh Tapi Sebenarnya Normal dan Sehat

DokterSehat.Com – Menstruasi adalah proses keluarnya cairan merah (darah) pada dinding rahim (endometrium) yang terjadi secara rutin setiap bulannya yang keluar melalui vagina.



Kondisi tubuh saat haid memang seringkali menjadi bahan pertanyaan setiap wanita. Normal atau tidakkah hal ini terjadi pada tubuh saya dan lain sebagainya. Saat siklus bulanan terjadi, menurut idiva.com, ada beberapa hal yang agak aneh namun sebenarnya menunjukkan bahwa itu normal dan tubuh Anda sehat, seperti misalnya 5 hal ini :

  • Kluarnya darah cokelat
    Anda pasti mengira, darah seharusnya berwarna merah, jadi agak aneh ketika ternyata keluar darah cokelat, namun ini sangat normal Ladies. Darah cokelat yang keluar disebabkan oleh adanya oksidasi, terlalu lamanya darah di dalam ovarium akan membuat darah berubah warna. Itulah mengapa darah cokelat biasanya keluar saat akhir-akhir masa menstruasi.
  • Suhu tubuh tinggi
    Anda kemungkinan juga akan merasa lebih panas dari biasanya. Suhu tubuh bisa naik saat menstruasi. Ini terjadi karena adanya perubahan dalam ovarium. Itu merupakan tanda ovulasi, atau pertanda kehamilan atau terjadi selama siklus menstruasi.
  • Kembung
    Seperti halnya kram menstruasi, kembung adalah hal umum yang bisa terjadi saat Anda sedang menstruasi. Ini disebabkan oleh banyaknya perubahan hormonal di daerah perut. Coba hindari makan makanan berlemak, perbanyak serat atau makan buah untuk mencegah perut kembung.
  • Payudara keras dan sakit
    Ini adalah hal yang wajar terjadi. Payudara akan terasa keras, agak besar dan nyeri. Hal ini bisa dirasakan mulai sebelum menstruasi karena adanya perubahan hormonal. Adanya sekresi progesteron membuat payudara mengalami hal tersebut. Namun biasanya seiring datangnya menstruasi, payudara akan kembali terasa normal.
  • Kulit berjerawat
    Selama haid, tingkat hormon Anda berubah, estrogen dan progesteron mengalami pergeseran kadar di dalam tubuh, dan hal ini memengaruhi kelenjar minyak di kulit, terutama wajah. Produksi minyak lebih banyak sehingga menimbulkan jerawat.