Kebiasaan Ini Bisa Menyebabkan Sistem Metabolisme Tubuh Menjadi Kacau

DokterSehat.Com – Salah satu sistem dalam tubuh yang memiliki peran besar dalam menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan dan juga mempengaruhi berat badan seseorang adalah sistem metabolisme tubuh. Setiap orang memiliki sistem metabolisme tubuh yang berbeda-beda sehingga berpengaruh pada penyerapan makanan, pembakaran kalori, hingga bentuk tubuh. Karena alasan inilah kita tentu harus pandai-pandai menjaga sistem metabolisme tubuh dengan menerapkan gaya hidup sehat dan menghindari beberapa hal berikut yang berpotensi mengacaukan sistem metabolisme tubuh.

doktersehat-vertigo-pusing-penyakit-kepala-berputar-demensia

Salah satu hal yang kerap kali diabaikan namun berpengaruh besar dalam mengacaukan sistem metabolisme tubuh adalah kebiasaan kurang air minum dalam sehari. Pakar kesehatan telah menyarankan kita untuk setidaknya meminum 1,5 hingga 2 liter air perhari agar tubuh pun terhidrasi dengan baik. Jika tidak, maka pembakaran kalori pun tidak akan berlangsung dengan baik dan mengacaukan sistem metabolisme tubuh secara keseluruhan.

Kebiasaan kurang mendapatkan waktu tidur yang cukup ternyata juga berperan besar dalam menyebabkan kacaunya sistem metabolisme tubuh. Banyak dari mereka yang kurang tidur ternyata akan cenderung memiliki tubuh yang menggemuk karena kurangnya waktu tidur akan membuat nafsu makan cenderung meningkat sehingga tubuh pun mengkonsumsi makanan lebih dari yang dibutuhkan. Dalam beberapa kasus, banyak dari mereka yang kurang tidur juga lebih sering ngemil makanan di tengah malam sehingga sistem metabolisme tubuh menjadi semakin kacau. Selain itu, stress yang disebabkan oleh tuntutan pekerjaan atau tuntutan kehidupan sosial ternyata juga bisa memicu kacanunya sistem metabolisme tubuh. Hormon kortisol yang dikeluarkan oleh stress akan membuat tubuh cenderung lebih mudah menyimpan lemak.

Tanpa kita sadari, kini kita sering mengkonsumsi makanan yang dianggap sehat namun ternyata kaya akan kandungan pestisida. Banyak petani sayuran dan buah-buahan yang menyemprotkan pestisida dalam tanamannya untuk menghindari serangan hama. Sayangnya, pestisida ini kerap kali tidak dicuci dengan bersih sehingga jika kita banyak mengkonsumsi makanan ini, maka kita pun beresiko mengacaukan sistem metabolisme tubuh.