Kebiasaan Buruk Orang Tua Dalam Merawat Anak Ini Masih Sangat Sering Dilakukan

DokterSehat.Com – Merawat anak dan menjaga pertumbuhan fisik dan kecerdasannya agar berkembang dengan baik adalah hal yang sebenarnya gampang-gampang susah untuk dilakukan. Gampang karena banyak orang tua yang melakukannya dengan senang hati dan penuh cinta bagi buah hatinya. Susah karena ternyata bisa jadi mereka melakukan hal yang sebenarnya normal untuk dilakukan, namun bisa berimbas buruk pada perkembangan sang anak. Berikut adalah beberapa kebiasaan buruk orang tua saat merawat sang buah hati yang masih sering sekali dilakukan.

doktersehat-ibu-bayi-suara-perkembangan-otak

Tahukah anda, masih banyak orang tua yang memberikan makanan padat bagi bayi sebelum usia enam bulan. Di banyak tempat, orang tua menganggap jika bayi yang lahir sudah memiliki organ pencernaan layaknya orang dewasa sehingga bisa segera diberikan MPASI, meskipun hal itu berupa bubur atau makanan yang dilembutkan. Tujuannya sederhana; agar bayi bisa kenyang dan cepat besar. Padahal, hal ini sangatlah berbahaya kaerna sebelum berusia empat bulan, organ pencernaan bayi masih belum siap mendapatkan makanan selain ASI. Jika hal ini dilakukan, bayi bisa mengalami diare atau sembelit hingga penyumbatan apda usus.

Sering dari kita melihat orang tua yang memaksakan anaknya untuk tetap makan saat disuapi meskipun sang anak sudah tidak mau lagi. Biasanya, hal ini terjadi karena anak makan terlalu lama atau bahkan tidak mau makan. Tujuan dari perilaku ini tentu saja agar anak bisa mendapatkan asupan gizi yang cukup untuk pertumbuhannya. Sayangnya, hal ini bisa memicu masalah tersedak yang tentu akan bisa berakibat fatal dan bahkan mematikan!

Kebiasaan lain yang sering kita lihat namun banyak dilakukan orang tua pada anaknya adalah dengan sering mencium sang anak meskipun Ia sedang dalam kondisi sakit batuk atau pilek. Hal ini tentu akan membuat anak beresiko tertular penyakit. Selain itu, kita sering melihat orang tua merokok di dekat anak bahkan meskipun sang anak masih bayi. Jika hal ini terjadi, anak akan beresiko menghisap berbagai kandungan racun yang berasal dari asap rokok yang dikeluarkan oleh orang tuanya dan menjadi perokok sejak usia sangat muda. Hal ini tentu akan berimbas buruk bagi kesehatan sang buah hati nantinya.