Kebiasaan Buruk Ibu Hamil yang Dapat Memengaruhi Otak Janin

DokterSehat.Com– Perkembangan otak janin sudah mulai terjadi sejak masih berada di dalam kandungan. Saat hamil. apa yang dilakukan atau dikonsumsi ibu dapat berpengaruh ke janin. Karena itu ibu hamil disarankan untuk makan makanan yang sehat dan mengurangi beberapa kebiasaan buruk yang dapat berpengaruh bagi janin. Apa saja yang harus dihindari oleh ibu hamil?

doktersehat-fast-food-junk-makanan-cepat-saji-kanker-nugget-pizza-kehamilan

Kurang minum air putih
Kadang ibu merasa malas minum air putih karena saat hamil badan akan menjadi lebih sering buang air kecil. Ini adalah kebiasaan buruk yang perlu dihindari. Minum air putih penting untuk menjaga tubuh dari dehidrasi dan dapat melancarkan aliran oksigen di dalam darah.

Pola makan tidak teratur
Ibu hamil perlu memerhatikan pola makannya yang baik. Sebaiknya ibu hamil makan tepat waktu agar asupan nutrisi bagi ibu dan janin berjalan lancar. Asupan nutrisi yang kurang baik dapat mengganggu perkembangan otak anak. Saat anak lahir, ada risiko ia akan mengalami kesulitan belahar dan terlambat berbicara.

Makan makanan tidak sehat
Saat hamil, kurangi konsumsi makanan tidak sehat yang mengandung banyak pewarna berbahaya, pengawet, makanan cepat saji, dan bahan-bahan tidak sehat lainnya. Selain itu ibu hamil juga disarankan untuk menghindari makan makanan yang belum matang sempurna.

Kurang asam folat
Kurang asam folat dapat menyebabkan risiko gangguan pada saraf dan sumsum tulang belakang anak. Karena itu asam folat merupakan salah satu kandungan gizi yang harus dikonsumsi oleh ibu hamil. Asam folat banyak ditemui di sayuran hijau, bayam, brokoli, alpukat, pepaya dan jeruk. Dalam satu hari ibu hamil disarankan untuk memenuhi kebutuhan asam folat sebanyak 0,4 mg per hari.

Minum obat sembarangan

Kadang untuk mengatasi beberapa keluhan saat hamil, ibu hamil memilih untuk minum obat-obatan yang dijual bebas di pasaran. Sebaiknya perhatikan lagi kandungan obat yang akan diminum karena tidak semua obat bebas aman bagi janin. Jika ibu hamil mengalami keluhan tertentu, sebaiknya konsultasikan pada dokter agar segera mendapat penanganan.

Baca Juga:  Tips Seks Aman Selama Kehamilan di Trimester Pertama hingga Ketiga

Alkohol dan rokok
Kandungan berbahaya dalam alkohol dan rokok dapat memicu berbagai risiko bagi perkembangan otak janin. Anak yang dilahirkan dari perokok hamil memiliki risiko masalah gangguan belajar, gangguan perilaku dan IQ yang cenderung rendah. Sedangkan alkohol dapat mengganggu saraf otak bayi yang akan mengganggu pola pikir bayi dan kemampuan konsentrasi bayi.