Kasus Pedofilia, Dampak Apa Saja yang Akan Dialami Para Korbannya?

DokterSehat.Com– Belakangan ini kita dihebohkan dengan kasus pedofilia yang terjadi di berbagai tempat. Kasus pertama tentu saja adalah yang dilakukan oleh WS alias Babeh, seorang pria yang tinggal di Tangerang, Banten. Setelahnya, media sosial juga dihebohkan dengan video tak senonoh yang dilakukan oleh seorang wanita dewasa dan anak kecil. Sebenarnya, bagaimana dampak yang dialami oleh para korban pedofilia?

pedofilia-doktersehat

Nadlin Rotun, Seketaris P2TP2A Kabupaten Tangerang menyebutkan bahwa dari 41 korban kasus pedofilia yang dilakukan oleh WS alias Babeh, salah seorang anak mengalami perubahan drastis dalam hal perilakunya. Sang anak sangat mudah marah dan bahkan beberapa kali mengancam membunuh ibunya. Sang korban yang masih berstatus siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) ini ternyata adalah yang paling sering menjadi korban kebejatan WS, tepatnya 17 kali, sehingga menderita secara fisik maupun psikis.

Memang, dari segi usia, sang korban ini cenderung lebih tua dari korban-korban lainnya. Namun, tetap saja sang korban masih berusia sangat muda sehingga mengalami trauma yang sangat mendalam. Saat menjalani pengobatan trauma untuk pertama kalinya saja, pihak P2TP2A sampai tidak tega melihat betapa menderitanya kondisi sang bocah yang sampai muntah-muntah dengan parah.

Ada kemungkinan menjadi pelaku di masa depan?
Banyak orang yang menyebutkan bahwa korban pedofil berpotensi menjadi pelaku di masa depan. Menurut Sekjen Lembaga Perlindungan Anak Indonesia, Henny Adi Hermanoe, penyebab seseorang menjadi pedofil adalah adanya kelainan pada otak, kelainan neurologis, serta faktor lingkungan. Hanya saja, faktor lingkungan memang menjadi penyebab paling utama, khususnya jika sebelumnya juga mereka pernah menjadi korban pedofil.

Banyak korban pedofil yang dipandang rendah oleh masyarakat lingkungannya sehingga akhirnya mengidentifikasi diri sebagai pelakunya sendiri. Dengan melakukan hal yang persis dialami oleh padanya sendiri, maka dirinya akan menjadi lebih berdaya.

Baca Juga:  Kebiasaan Orang Tua di Media Sosial Ini Sebaiknya Jangan Dilakukan

Melihat adanya fakta ini, korban pedofilia harus mendapatkan dukungan dari keluarga, lingkungan sekitar, dan mendapatkan pengobatan dari dokter dan psikolog agar bisa benar-benar pulih.