Karezza, Hubungan Seks Tanpa Adanya Orgasme

DokterSehat.com – Selama ini banyak dari kita yang menganggap sebuah hubungan seks akan terasa kurang tanpa adanya pengalaman orgasme sebagai puncaknya. Bahkan, sering terdengar kabar bahwa banyak pasangan yang kurang harmonis hanya dikarenakan kurang mendapat kepuasan atau orgasme dalam hubungan suami istrinya. Sementara itu, tidak semua pasangan dapat selalu mengalami kepuasan dalam setiap hubungan dengan suaminya. Untuk mengatasi masalah ini, telah ada sebuah jenis praktek seks baru yang disebut Karezza, apa itu Karezza sebenarnya?



Karezza dapat berarti sebuah hubungan seksual yang tidak mendewakan adanya orgasme. Dalam hal ini, hubungan seksual dalam Karezza tidak memfokuskan diri untuk menuju klimaks. Dalam istilah yang sederhana, Karezza adalah kasih sayang, dan Karezza dipercaya capat meningkatkan hubungan dan meningkatkan kembali kehidupan seks dalam hubungan rumah tangga.

Saat berhubungan seks dengan metode Karezza, pasangan hanya berpikir untuk member dan menikmati kenikmatan, namun tidak memikirkan bagaimana caranya agar mencapai orgasme. Dengan adanya pola pikir ini, masing-masing pasangan akan lebih mampu menerima kekurangan dan kelebihan lawan jenisnya. Seorang pakar seksologi bernama Dr Gabrielle Morissey menuturkan bahwa saat pasangan mulai untuk mempraktekkan Karezza, maka frekuensi dalam melakukan hubungan seks justru akan meningkat jika dibandingkan dengan pasangan yang masih memakai konsep hubungan seks yang konvensional. Hal ini dirasa positif karena dengan frekuensi berhubungan seks yang bertambah, pasangan dapat menambah keintiman batin dan keharmonisan rumah tangganya.

Karezza juga dipercaya dapat menjaga romantisme antara pasangan saat berbulan madu atau justru saat pasangan tersebut dalam kondisi titik jenuh dalam hubungan mereka. Dr Morissey juga mendapati banyak pendapat dari pasangan yang telah mempraktekkan metode ini telah merasakan dampak positif dalam kesehatan kebahagiaan rumah tangga mereka.