Karena Mengidap Epilepsi, Bocah Ini Harus Terus Mengkonsumsi Obat-Obatan Sepanjang Hidupnya

DokterSehat.Com – Apa yang dialami oleh Claire Keegan sangatlah menyedihkan. Bagaimana tidak, kebahagiaan wanita yang berusia 40 tahun setelah berhasil melahirkan anak kemudian berubah menjadi kekhawatiran. Pada awalnya, anak yang dilahirkan terlihat sehat dan normal layaknya bayi pada umumnya, sayangnya, setelah empat bulan, sang anak mulai memunculkan gejala aneh layaknya gangguan pendengaran dan posisi kepala yang cenderung turun dengan tidak normal.

doktersehat-anak-kecil-tidur

Pada saat usianya sembilan bulan, sang anak yang bernama Max ini bahkan tak mampu berbicara atau makan dengan normal. Ukuran kepalanya pun cenderung lebih kecil dari anak normal. Setelah usianya 18 bulan, dokter bahkan mendiagnosisnya terkena aktifitas otak yang abnormal dan bisa memicu epilepsi.

Claire menyebutkan jika Max kerap mengalami masalah kesehatan yang mengkhawatirkan. Sebagai contoh, saat usianya mencapai dua tahun, Ia mengalami infeksi dada dan bahkan harus diberi bantuan oksigen. Selain itu, ada beberapa masalah kesehatan lain layaknya kelainan pada tulang, gangguan kinerja sel-sel tubuh, kecacatan, hingga kesulitan berbicara dan jarang bergerak. Kini, saat Max berusia 9 tahun, ia diketahui mengidap penyakit ginjal yang sangat langka dan dokter bahkan menyebutkan jika sang anak sebaiknya melakukan transplantasi.

Karena kondisinya ini, Max pun harus mengkonsumsi obat-obatan sepanjang hari. Bahkan, pada perutnya sudah terpasang tabung yang berisi obat-obatan. Beruntung, ada sebuah yayasan amal yang mau membantu perawatan khusus yang dibutuhkan Max agar bisa terus hidup dalam kondisi yang baik. Yayasan yang bernama Jessie May bahkan bersedia menyediakan perawat untuk membantu kebutuha Max sehari-hari. Dengan adanya bantuan perawat ini, Claire dan suaminya pun mampu merawat adik Max yang bernama Eva dan memiliki waktu untuk beristirahat.

Baca Juga:  Ini yang Perlu Dilakukan Jika Penderita Epilepsi Mengalami Kejang-Kejang

Meskipun selalu membutuhkan perhatian dan bantuan orang dewasa untuk bertahan hidup, Claire tidak pernah menganggap Max sebagai beban. Ia dan anggota keluarga lain tetaplah menganggap Max sebagai bagian keluarga yang penting dan akan terus dicintai.