Karena Lensa Kontak, Pria Ini Harus Merelakan Mata Kirinya

DokterSehat.Com – Sebagai seorang paramedis, Andrew Carthew tentu tahu jika lensa kontak tidak bisa digunakan secara sembarangan. Ia pun selalu menggunakan lensa kontak yang dipesan khusus melalui resep dokter selama lima tahun dengan hati-hati. Namun, tiba-tiba saja lensa kontak ini memicu infeksi mata yang cukup langka yang disebut sebagai acanthamoeba keratitis. Gara-gara infeksi ini, Ia bahkan harus kehilangan mata kirinya. Apa yang sebenarnya terjadi?

doktersehat-mata-iritasi-lensa-kontak-soflens

Bulan Juni tahun 2015, pria yang berusia 59 tahun ini tiba-tiba saja terbangun dengan masalah mata berair di pagi hari. Ia pun menduga jika dirinya mengalami masalah mata merah atau konjungtivitis. Namun, masalah ini tak kunjung mereda dan bahkan saat di malam hari, matanya menjadi sangat sensitif pada cahaya dan terasa sangat nyeri. Begitu diperiksa, matanya terlihat sangat merah dan membengkak.

Andrew pun segera berinisiatif untuk memeriksakan kondisi ini ke IGD. Sayangnya, dokter pun hanya mendiagnosisnya dengan infeksi mata biasa sehingga hanya mendapatkan obat tetes. Hingga hampir 2 bulan Andrew mengalami gangguan mata ini dan membuatnya kerap memakai kacamata hitam. Ia pun akhirnya memeriksakan kondisinya kembali di Treliske Eye Hospital yang ada di Cornwall, Inggris. Betapa terkejutnya dirinya tatkala tim dokter menyebutkan dirinya terkena infeksi langka yang berbahaya bernama acanthamoeba keratitis. Meskipun sudah melakukan terapi selama berbulan-bulan termasuk dengan ditetesi obat mata setiap jam semalaman dan melakukan transplantasi kornea mata, infeksi yang terjadi pada mata kirinya ternyata sudah sangat parah. Karena kondisi ini, tim dokter yang berasal dari Bristol Royal Infirmary pun akhirnya mengangkat mata kirinya pada 23 Mei silam karena andai dibiarkan, bisa jadi nyawa Andrew lah yang akan melayang.

Pakar kesehatan menyebutkan jika bakteri penyebab infeksi acanthamoeba keratitis kerap ditemukan di air keran, air sungai, hingga tanah. Karena alasan inilah pakar kesehatan menyarankan kita untuk tidak membersihkan lensa kontak dengan air biasa.