Kapankah Sebaiknya Kita Mengkonsumsi Buah?

DokterSehat.Com – Sudah menjadi rahasia umum jika buah-buahan akan memberikan banyak efek positif bagi kesehatan tubuh jika kita mengkonsumsinya setiap hari. Berbagai kandungan vitamin dan mineral yang disediakan oleh buah-buahan akan sangat baik jika dikonsumi setiap hari. Buah sendiri sering dianggap sebagai makanan pencuci mulut karena sering dimakan setelah makan. Uniknya, ada beberapa pakar kesehatan yang berkata jika buah justru akan lebih baik jika dimakan sebelum makan. Jadi sebenarnya, kapankah waktu terbaik untuk mengkonsumsi buah?



Jika kita makan sebelum mengkonsumsi makan besar, maka kita bisa mendapatkan kebaikan buah dengan maksimal. Sebagai contoh, buah yang kaya akan serat tentu akan membuat perut kita akan lebih lama merasa kenyang sehingga tidak mudah lapar dan menginginkan camilan. Serat sendiri bisa membuat proses pencernaan lebih lambat sehingga lemak dan kolesterol akan tidak mudah diserap oleh tubuh. Pelepasan glukosa ke dalam darah pun tidak akan berlebihan sehingga bisa mencegah penyakit diabetes.

Konsumsi buah akan membuat kita mampu mengontrol makan besar dengan lebih baik. Tahukah anda, jika kita langsung makan besar saat keadaan perut kosong maka kita akan cenderung akan melahap semua makanan tanpa perhitungan. Hal ini tentu saja akan membuat kita terlalu banyak asupan makanan dan tidak semua kalori yang kita konsumsi akan dibakar dengan sempurna. Dengan memakan buah sebelum makan, kita bisa menahan diri untuk tidak terlalu banyak makan sehingga kita pun bisa melakukan diet dengan lebih baik.

Beberapa jenis buah yang sangat baik dikonsumsi sebelum kita makan adalah buah pisang, apel, pir, atau buah raspberry. Apakah buah yang kita makan sebaiknya masih dalam bentuk buah utuh? Jawabannya ternyata tidak. Buah yang sudah diolah menjadi jus juga sangat baik untuk dikonsumsi sebelum makan karena masih memiliki nutrisi yang sangat baik. Bahkan, buah kalengan yang dikeringkan pun bisa menjadi pilihan yang enak untuk kita konsumsi sebelum kita makan besar.

Baca Juga:  Tanda-Tanda dan Efek Hipertensi