Kapan Sebaiknya Kita Mewaspadai Masalah Rambut Rontok dan Memeriksakannya ke Dokter?

DokterSehat.Com– Rambut rontok adalah salah satu masalah kesehatan yang cukup banyak dikhawatirkan oleh kaum hawa. Mereka yang mengalami masalah ini tentu khawatir jika rambutnya semakin menipis atau bahkan akhirnya mengalami kebotakan. Sayangnya, kebanyakan orang cenderung menyepelekan hal ini dan memilih untuk mengatasinya sendiri dengan produk perawatan rambut alih-alih memeriksakannya ke dokter. Sebenarnya, kapan kita perlu mewaspadai masalah kerontokan rambut dan memeriksakannya ke dokter?

doktersehat-rambut-rontok-daun-jambu-biji

Pakar kesehatan dr. Eleni Yiasemides menyebutkan bahwa rambut rontok masih bisa dianggap normal jika jumlah rambut yang rontok tidak mencapai 100 helai per harinya. Biasanya, rambut ini bisa kita temui pada sisir atau jatuh di kamar mandi dan lantai-lantai rumah. Hal ini terjadi karena rambut sedang mengalami siklus fase akhir pada folikel rambut. Namun, jika rambut yang rontok ini bisa melebihi 150 helai, maka ada baiknya kita mewaspadai masalah yang jauh lebih serius.

Menurut dr. Eleni, kerontokan yang lebih parah bisa saja disebabkan oleh masalah female pattern hair loss (FPHL). Kondisi ini ternyata kerap terjadi pada kaum hawa dengan usia lebih dari 30 tahun dan biasanya disebabkan karena faktor keturunan. Tanda dari masalah FPHL ini biasanya adalah rambut terus rontok secara bertahap dengan kecenderungan jumlah yang rontok semakin banyak. Jika hal ini dibiarkan begitu saja, maka penipisan rambut pun bisa semakin terlihat. Tak hanya karena rambut yang rontok sangat banyak, rambut yang tumbuh kembali juga cenderung lebih tipis dibandingkan dengan rambut terdahulu.

Untuk mengurangi efek buruk dari masalah kerontokan rambut FPHL ini, kita memang sebaiknya mulai memberikan perawatan yang baik pada kulit kepala. Karena alasan inilah ada baiknya kita segera memeriksakan kondisi ini dokter agar bisa mendapatkan resep perawatan kulit kepala dan rambut yang tepat.