Kapan Kita Bisa Kembali Berolahraga Setelah Sakit?

DokterSehat.Com – Sudah menjadi rahasia umum jika olahraga adalah salah satu cara membuat tubuh tetap sehat dan bugar. Namun, jika olahraga dilakukan saat tubuh sedang sakit atau kurang fit, bisa jadi tubuh malah mengalami masalah kesehatan. Sebuah pertanyaan pun muncul, andai kita baru saja sembuh dari sakit, kapankah waktu yang paling tepat untuk kembali berolahraga tanpa mendapatkan efek samping bagi kesehatan?

doktersehat-olahraga-sesak-nafas

Profesor William Roberts, M.D, yang berasal dari Departemen Kedokteran, Keluarga, dan Kesehatan Masyarakat dari University of Minnesota, Amerika Serikat, berkata bahwa kita harus memastikan tubuh benar-benar fit untuk mendapatkan manfaat dari berolahraga. Jika kita baru saja sembuh dari sakit, maka pastikan bahwa dalam dua hari berturut-turut, tubuh tidak lagi mengalami gejala kesehatan layaknya demam, nyeri otot, sakit kepala, atau bahkan gangguan pernafasan layaknya batuk. Jika dalam dua hari ini kita tak lagi merasakan hal-hal tersebut, maka barulah kita bisa kembali berolahraga.

Roberts memberikan contoh saat kita terkena flu yang memang cenderung membutuhkan waktu penyembuhan yang cukup lama. Meskipun terlihat layaknya penyakit yang ringan, dalam realitanya flu bisa membuat kita tidak mampu berolahraga dengan maksimal. Jika kita masih mengalami ganguan pernafasan layaknya batuk dan pilek, ada baiknya kita tidak berolahraga terlebih dahulu karena andai dipaksakan, bisa jadi masalah kesehatan ini akan semakin bertambah.

Jika anda merasa tubuh sudah baikan namun belum yakin untuk berolahraga, Roberts menyarankan kita untuk menurunkan intensitas olahraga hingga 50 persen. Sebagai contoh, jika kita biasanya berolahraga lari selama 1 jam, maka cobalah untuk melakukannya selama 30 menit saja. Hanya saja, jika saat berolahraga atau setelah berolahraga kita justru merasa tubuh tidak enak, maka ada baiknya kita segera berhenti dan menunggu satu hari atau beberapa hari lagi untuk kembali berolahraga, itupun dengan intensitas yang lebih rendah dari yang kita lakukan sehingga kondisi tubuh pun tidak menurun.