Kapan Amandel Harus Dioperasi?

Doktersehat.com – Pada dasarnya amandel yang normal berfungsi membantu sistem imunitas. Saat anak berusia 6 tahun ke atas, terjadi pergantian fungsi amandel dengan pertahanan tubuh yang lain.



Amandel berfungsi sebagai gerbang penjagaan bersama organ lainnya. Bila amandel sering terinfeksi maka amandel akan menekan sistem pertahanan tubuh.

Untuk mengatasi infeksi pada amandel atau tonsil bisa dilakukan dengan terapi obat antibiotik untuk mematikan virus dan bakteri yang menyerang. Jika amandel yang terinfeksi makin membesar sehingga mengganggu jalan makan dan jalan pernapasan, serta sering mengalami infeksi berulang akibat sudah menjadi sarang kuman sebaiknya segera dilakukan pengangkatan amandel.

Amandel yang membesar bisa mengganggu jalan napas, akibatnya penderita akan tidur mendengkur dan OSA. Bila tidak segera diangkat penderita akan sering mengalami gangguan tidur.

Namun, banyak mitos yang menyebabkan seseorang menahan diri untuk operasi, seperti amandel akan membesar kembali setelah operasi, amandel mempengaruhi kecerdasan anak, atau operasi tidak diperbolehkan unutk anak kecil.

Padahal bila amandel yang terinfeksi diangkat, sistem pertahanan tubuh akan diambil alih secara otomatis oleh oragan tubuh lainnya.

Amandel yang terinfeksi bila tidak dihilangkan akan mengakibatkan daya tahan tubuh menurun, tidur terganggu, bahkan bisa menyebabkan penyakit jantung, ginjal, atau rematik.

Dr Sjahruddin menegaskan bahwa racun yang dikeluarkan amandel akan menyebar ke dalam darah. pada anak-anak mungkin tidak akan mengalami keracunan saat itu juga, namun akan terjadi saat anak sudah besar, terlebih bila tubuhnya gemuk.

Sumber: ghiboo.com