Kanker Usus Besar Bisa Dipicu Kebiasaan Buruk Jarang Makan Sayuran

DokterSehat.Com – Entah mengapa masih banyak orang yang tidak menyukai sayuran dan memilih untuk menghindarinya sebisa mungkin setiap kali makan. Memang, beberapa sayuran tidak akan memberikan rasa yang enak layaknya daging-dagingan atau makanan lainnya. Namun, sayuran jelas dibutuhkan oleh tubuh karena mengandung berbagai nutrisi layaknya vitamin atau mineral. Sebuah laporan bahkan menyebutkan jika seseorang jarang mengkonsumsi sayuran, maka Ia memiliki resiko yang tinggi terkena penyakit kanker usus besar.

doktersehat-Enkopresis-Gastroenteritis-Peritonitis

Mereka yang jarang mengkonsumsi sayuran biasanya akan cukup banyak mengkonsumsi makanan yang berlemak yang memiliki rasa lebih enak. Padahal, dengan asupan lemak yang berlebihan, sistem metabolisme tubuh pun akan terpengaruh dan memicu empedu untuk mengeluarkan enzim dalam jumlah yang sangat besar. Enzim dari empedu yang berlebihan inilah yang pada akhirnya bisa memicu kanker pada usus besar. Kurangnya konsumsi sayuran juga bisa membuat tubuh kekurangan serat yang sangat dibutuhkan untuk kelancaran proses pencernaan makanan. Tubuh yang kekurangan serat akan membuat gerakan usus besar menjadi kurang lancar dan pembentukan kotoran pun bisa mengalami masalah, khususnya jika kita sering mengkonsumsi makanan daging-dagingan.

Pakar kesehatan menyebutkan bahwa warga negara-negara maju layaknya Amerika Serikat yang menyukai makanan cepat saji dan kekurangan asupan sayuran ternyata mengalami kasus kanker usus besar cukup tinggi. Selain itu, mereka yang banyak mengkonsumsi makanan yang digoreng dengan minyak yang dipakai berulang-ulang juga akan memiliki resiko yang sama mengingat minyak tersebut sudah memiliki kandungan lemak jahat yang sangat tinggi.

Melihat adanya resiko besar akan adanya penyakit kanker usus besar, maka kita tentu harus menjaga pola makan kita agar menjadi lebih sehat. Meskipun tidak memberikan rasa yang seenak makanan daging-dagingan, sayuran jelas menjadi makanan yang wajib kita konsumsi sehari-hari. Andaipun kita merasa bosan dengan sayuran, kita bisa mencari informasi masakan sayuran pada internet sehingga kita bisa mengolahnya menjadi makanan yang berbeda dan menarik sehingga kita pun akan tetap mengkonsumsi makanan yang sehat setiap hari.