Kanker Tulang – Tak Perlu Amputasi, Bisa Direhabilitasi

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

DokterSehat.com – Benjolan pada seseorang tidak selalu berkonotasi jelek. Bagi wanita, “benjolan di bagian dada” boleh jadi bisa menambah seksi, tetapi jika benjolan itu terdapat pada bagian tubuh yang tak semestinya, tentu harus diwaspadai, jangan-jangan itu merupakan pertanda awal terjadinya kanker tulang. Benarkah kanker tulang kini bisa direhabilitasi, tak perlu amputasi?

KANKER tulang, menurut para ahli, belum diketahui penyebabnya. Itulah sebabnya mengapa penderita harus menjalani amputasi alias dipotong bagian tubuh yang terkena kanker itu.

Bersyukurlah kita sekarang ini, kemajuan teknologi di bidang kedokteran telah mampu memberi harapan-harapan baru bagi penderita kanker tulang. Istilah rehabilitasi, mungkin bisa lebih pas untuk mereka yang menjalani pengobatan kanker tulang saat ini, dimana dokter akan melakukan penggantian tulang yang rusak dengan tulang yang baru, dengan cara penyemenan. Cara terakhir ini praktis bukan tanpa kendala. Sulitnya memperoleh tulang pada orang yang sudah mati adalah salah satunya. Selain itu, istilah donor tulang pun mungkin belum terlalu populer di telinga banyak orang. Untuk mengetahui liku-liku kanker jenis yang satu ini, berikut petikan wawancara penulis dengan Dr Nicolaas Budhiparama, FICS, ahli Bedah Tulang di RS Kanker Dharmais, Jakarta;

Dapat Anda jelaskan perihal kanker tulang?
Sebelumnya perlu diketahui bahwa antara tumor dan kanker sama saja artinya. Ada tiga macam tumor tulang yaitu yang bersifat lunak, ganas dan yang memiliki lesi di tulang (berlubangnya struktur karena jaringan akibat cedera atau penyakit). Selain itu ada yang bersifat primer dan skunder. Pada tumor tulang skunder misalnya, seseorang terkena tumor payudara, kemudian menjalar ke tulang dan selanjutnya menggerogoti tulang tersebut. Kanker tulang ini merupakan kelompok tumor tulang yang ganas.

Tingkat bahayanya?

Kanker paling sulit ditangani. Sebagai perbandingan, pada kanker jenis lain, sebut saja kanker payudara yang memiliki banyak jenis, patologinya mudah diketahui, sehingga tidak sulit ditangani. Berbeda dengan kanker tulang yang jenisnya banyak pula, tetapi penangannannya berbeda-beda. Karena terlalu banyaknya, tak heran terjadi salah diagnosa, akibatnya praktis akan salah pula pengobatannya.

Bedanya dengan “osteoporotis”?
Jelas berbeda, osteoporotis penyakit yang ditandai dengan adanya kerapuhan di tulang, desebabkan kekurangan kalsium. Osteoporotis biasanya terjadi pada orang-orang lanjut usia, sedangkan kanker tulang penyebabnya hingga sekarang belum diketahui. Celakanya, bisa menyerang semua usia. Karena belum diketahui penyebabnya, maka sulit kita mencegah. Yang bisa dilakukan sekarang ini hanyalah mengobati, mengganti dan mengamputasi bagian yang terkena tumor yang tidak bisa diselamatkan.

Prevalensinya di Indonesia?
Belum diketahui secara pasti. Di negeri ini belum ada pusat data mengenai kanker tulang secara menyeluruh. Yang bisa saya katakan sekarang, ada rumah sakit yang baru mengumpulkan jumlah penderitanya, tetapi mereka berdiri sendiri-sendiri, sehingga jumlah keseluruhan di masyarakat tidak diketahui pasti. Memang ada rencana RS Kanker Dharmais dengan RS Cipto Mangunkusumo mendirikan pusat data ini. Kalau ini terwujud nanti pasti prevalansinya diketahui.

Dapat Anda jelaskan gejala awal penyakit ini?

Ini yang penting diketahui. Untuk gejala tumor tulang jinak, biasanya penderita tidak merasakan sakit sama sekali. Misalnya sedang bermain sepakbola terjatuh, kemudian setelah difoto rontgen ternyata terdapat tumor jinak. Sementara tumor ganas mulanya mulanya kecil disertai benjolan. Benjolan itu bisa besar, bisa juga kecil. Keadaan ini diikuti rasa sakit dan berwarna merah. Kalau benjolan tadi diurut, sumber tumor tadi akan pecah, akibatnya bisa menyebar ke bagian lain. Kebiasaan diurut lazim terjadi di masyarakat kita. Padahal ini sangat riskan, sebab bisa saja tumor tersebut menjadi tidak terlokalisir.

Kalau demikian, mengurut itu berbahaya bagi mereka yang keseleo atau yang habis terjatuh?

Penyakit timbul bukan karena terjatuhnya yang bersangkutan, melainkan sebelumnya penderita memang sudah memiliki tumor terlebih dahulu. Kalau dalam kondisi seperti ini dilakukan pengurutan bisa berakibat tumor tadi pecah dan menyebar. Dalam keadaan demikian sudah barang tentu harus ditanggulangi melalui mengganti tulang. Sementara yang rusak diamputasi. Saya tidak mengatakan dukun urut itu jelek, namun saya lebih menganjurkan si penderita difoto rontgen dahulu, hingga diketahui jelas, tumor atau bukan. Bagi yang tidak terdapat tumor dan percaya akan dukun silahkan saja diurut. Sedangkan bagi yang terdapat tumor, maka tindakan mengurut itu sangat berbahaya.

Tumor seperti itu senangnya di bagian apa?
Biasanya, bisa terdapat di dalam dan di luar tulang. Untuk diketahui, kanker tulang tidak ada kaitannya dengan makanan. Ada orang menduga akibat radioaktif yang terdapat di lingkungan masyarakat. Tetapi memang belum diketahui secara pasti apa penyebabnya.

Mereka yang berisiko tinggi?
Ini terjadi, tergantung dari jenis tumornya. Kalau jenisnya osteosarcoma misalnya, lebih banyak terjadi pada usia muda (belasan tahun). Sedangkan kelompok condrosarcoma terjadi pada usia di atas 50 tahun. Yang jelas bisa mengenai semua kelompok umur.

Pilihan lain selain amputasi?
Hampir setiap kanker tulang ganas dengan segala kondisi apapun, dahulu selalu dilakukan amputasi untuk menghindari kematian. Sekarang dengan kemampuan ilmu pengetahuan dan teknologi dapat dilakukan cara lain yang lebih “terhormat”. Si penderita yang terkena kanker sebelum diganti tulangnya terlebih dahulu dimatikan kankernya dengan pengobatan. Kalau masih bisa ditambal, ya disemen. Atau juga menggunakan metode teknik baru limb salvage, dimana tulang yang terkena tumor ganas disambung dengan bekas kaki pasien lain yang baru saja meninggal dunia. Sesuai dengan perkembangan, teknik terapi baru ini telah dikembangkan di hampir semua pusat penyembuhan kanker di seluruh dunia. Angka keberhasilannya meningkat 80%. Di Indonesia juga mulai diterapkan. Pasien terlebih dahulu menjalani kemoterapi, setelah itu baru tumor ganasnya diangkat. Bila tulang yang bersangkutan perlu diganti, maka diganti. Tentu saja kerjasama dalam pelaksanaan metode ini menuntut keterampilan tersendiri.

Namun cara itu membutuhkan biaya tinggi?
Biaya mahal tak begitu problem. Yang menjadi masalah adalah soal donor tulang. Seperti halnya dengan donor mata, hanya berapa persen pendonornya berasal dari dalam negeri. Sedangkan sebagian besar pendonor datang dari Srilanka. Begitu juga dengan pendonor tulang. Berbeda dengan di luar negeri. Di negeri Belanda misalnya, banyak orang yang mendonorkan tulangnya. Mayatnya dibedah, diambil tulangnya dan diganti dengan kayu. Oleh sebab itu di Belanda, soal pengadaan tulang tak menjdi masalah.

sumber: http://www.balipost.co.id/BaliPostcetak/2002/4/21/i2.html

Dokter Sehat

Print Friendly
facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Comments

  1. amelia rizki

    Malam dok,
    Apakah ada obat tradisional untuk kanker tulang dipaha? Lalu bagaimana dengan kanker tulang paha yg sudah stadium 4, apakah bisa disembuhkan? Bagaimana caranya selain di amputasi

    1. dr. Vanny Bernadus

      untuk obat tradisional kami tidak bisa menyarankan apa2. untuk terapi medis, bisa dengan khemoterapi dan radiasi. diskusikan hal ini dengan dokter spesialis oncology. Trims

  2. Ratih

    Dok saya mau tanya saya penderita kanker tulang dgn diagnosa osteoporosis berdefinisi buruk,sy sdh beberapa kali operasi terakhir sy operasi thn 2011 di RS.Darmais jempol kaki sy diamputasi sy diradiasi sbnyk 30x luka sy sembuh,tp tiba2 dlm 1thn ini timbul luka lagi tdnya kecil skrng tmbah melebar awalnya saya kasih betadin kering tp tar basah lagi,saya blm smpt kontrol lg,mohon sarannya obat apa yg bagus buat luka saya kering.kaki saya sakit klu dibawa jalan. Makasih

    1. dr. Vanny Bernadus

      Maaf kami disini tidak meresepkan obat apapun untuk menghindari hal2 yg tidak diinginkan. Sebaiknya segera periksakan kembali ke dokter yg menangani anda. Trims

  3. ana

    Dok, saya wanita (25 thn). Punya gejala pergelangan kaki bengkak dan sakit, ada benjolan2 merah tersebat di atas lutut, samping lutut, samping betis yang mana kalau ditekan sakit dan perih. Tapi lama kelamaan benjolan itu hilang dan meninggalkan bekas kehitaman (kayak pegal). Tapi besok nya muncul lagi di area lain seperti lutut yang belum terkena benjolan…Benjolan ini saya alami baru 2 bulan terakhir. Kalau pergelangan kaki bengkak saya alami 1 bulan terakhir ini. Penasaran saya lakukan tes darah dan asam urat. Hasilnya semua normal. Kenapa ya?

    1. dr. Vanny Bernadus

      Dikhawatirkan ada infeksi pada persendian. Sebaiknya periksakan dulu ke dokter. Trims

  4. ima

    dok saya mau tanya..
    ibu saya pada tahun pada tahun 2008 di diagnosa terkena kanker tulang kemudian di beri obat dan ibu saya meminum ramuan tradisional kemudian kurang lebih setahun ibu saya memeriksakan kembali kedokter dan kata dokter kanker tulangnya sudah hilang atau sembuh..kemudian pada tahun 2015 ini di paha ibu saya muncul benjolan dan terkadang kaki ibu saya sakit, tapi semenjak ibu saya setiap hari olahraga jalan benjolan itu semakin kecil dan rasa sakitnya sudah mulai hilang..pertanyaan saya apakah kanker tulang ibu saya kambuh lagi? tolong di jawab soalnya ibu saya tidak mau di ajak ke dokter untuk memeriksakan hal itu..please dok

    Read more: http://doktersehat.com/mengenal-gejala-kanker-tulang-belakang/#ixzz3YoDRDjeh

    1. dr. Vanny Bernadus

      Sulit untuk mendiagnosa tanpa melakukan pemeriksaan langsung. Sebaiknya lakukan pemeriksaan terlebih dulu. Trims

  5. Hendra

    Dok , saya mau tanya untuk check up apakah kita terkena kanker tulang , ada recomended rumah sakit yg khusus menangani masalah ini ?

    1. dr. Vanny Bernadus

      Ke dokter spesialis orthopedi di rumah sakit terdekat. Trims

  6. Briandina Nevy Tahera

    permisi dok sy ingin bertanya . bagaimana jika seorang anak berumur 11 tahun sering sekali mengalami nyeri d tulang kaki apalagi setiap selesai melakukan aktivitas yg melelahkan yg mnghruskan dia berjalan sangat jauh . yg di alami kaki nyeri sakit sebelah kiri .terjadi biasanya 1 hari lalu hilang dan kembali lagi apabila iya capek .tp yg sy lihat ktka kakinya kumat sprtnya trlhat sakit skli hingga untuk berdiri dn brjln dia menahan sakit . apakah ini gejala kanker dok ? tks

  7. Dadang

    Dok istri aku baru aja tulang belakang nya di amputasi dan di ganti dengan pen . Pertanyaan saya apa kah tulang akan tumbuh , apakah ga ada resico titanium abadi di dlm tubuh, dan apakah istri bisa hamil lagi . Umur 19-20 tahun

    1. Dr. Eko

      Selamat malam Pak Dadang
      kami turut prihatin dnegan kejadian yang dialami istri bapak

      Maaf kami bertanya bertanya, operasi yang dilakukan apakah disebabkan oleh kecelakaan atau TB?
      Jika disebabkan oleh kecelakaan tergantung pada derajat beratnya kerusakan yang dialami oleh tulang
      Bila kerusakan ringan (misal retak satu garis, pemasangan pen hanya untuk memfiksasi selama proses penyembuhan tulang

      Tetapi bila kerusakan tulang berat (fraktur kominutif,) makan pemasangan pen bisa dipertahankan dalam jangka waktu yang lama
      Sebaiknya pertanyaan tersebut dapat anda tanyakan pada Dokter Orthopaedi yang merawat istri bapak, karena beliau yang memeriksa istri bapak secara langsung

      Pen titanium yang digunakan aman untuk jangka panjang, karena titanium adalah logam yang inert (tidak mudah bereaksi) tetapi memang dapat menimbulkan rasa nyeri yang kadang2 dapat timbul

      Istri dapat hamil lagi (tidak ada gangguan terhadap sistem reproduksi), tetapi proses persalinan dapat dipertimbangkan secara operasi caesar, sebaiknya konsultasikan dengan Dokter Kandungan dan kebidanan (SpOG) apabila istri anda hail lagi mengenai bagaimana rencana proses persalinannya

      Terima kasih

  8. rahmat

    dok saya nerumur 19th mengalami pegal dipinggang bagian kiri, trus terdapat luka seperti hervest di paha kiri, saya coba chek ke dokter ortopedi ktanya hanya hervest saja dan itu menyebabkan jaringan kulit syaraf terganggu dan akibatnya terjadi kesemutan gtu,
    setahun kemudian saya mengalami nyeri dipinggang lagi dan ini lbih parah, lebih terasa kesemutan dan mati rasa, trus saya obatkan di klinik fisioterapi dengan menggunakan sinar, lama kelamaan sembuh, tapi akan kambuh lagi klo saya angkat yg berat2 dan futsal, tpi udah lumayan sembuh,
    setahun kemudian ada benjolan kecil di bawah mata kaki kanan saya, dan di area benjolan tersebut sering terasa linu dok,
    saya sangat minta dolong dok untuk perkiraan diagnosa gejala2 penyakit saya tersebut.
    sebelumnya trimaksih, semoga Tuhan membalas kebaikan dkter. amin

    1. Dr. Eko

      Selamat malam Rahmat
      Dari keluhan yang anda bagikan, keluhan nyeri pada pinggang disebabkan oleh penyakit Herpes Zooster (HZ) yang disebabkan oleh virus Varicella Zooster (VZV)

      Apakah anda pernah menderita cacar air?
      Cacar air juga disebabkan oleh VZV, dan setelah sembuh, virus VZV akan bersembunyi (dorman) di dalam ganglion saraf tulang belakang
      dan saat kekebalan tubuh anda menurun, VZV akan mengalami reaktivasi dan menjadi peradangan pada saraf dan kulit yang disebut Herpes Zooster
      Setelah lepuh lepuh kulit HZ sembuh, masih ada kerusakan pada saraf yang mengalami peradangan sehingga terjadi nyeri yang tidak kunjung sembuh disebut Neuralgia Post Herpetic (NPH)
      NPH bila tidak kunjung sembuh perlu diberikan obat khusus oleh Dokter Spesialis Saraf

      Sedangkan benjolan yang timbul di bawah mata kaki anda tidak berhubungan dengan Herpes Zooster
      Seperti apa benjolan yang muncul? berapa ukurannya? berapa jumlahnya? apakah teraba lunak atau keras? apakah benjolan dapat digerakkan? apakah nyeri saat ditekan? apakah teraba hangat?
      maaf kami belum dapat menyimpulkan hanya dari deskripsi yang anda berikan, perlu diperiksa secara langsung

      Silakan periksa ke dokter terdekat bila keluhan semakin berat
      Terima kasih

  9. rahmat

    trimakasih seblmnya krna tlah mnanggapi pertanyaan saya dok
    ukurannya sekitar diameter 1cm, ya tdak sperti benjolan sih dok,sperti tulang, keras, jumlahnya hya 1, benjolan tdk dpat digerakan, y sdkt nyeri dok tdak teraba hangat, dan ini kan lokasinya di kaki sbelah kanan, sewaktu terbangun tdur kaki kanan saya terasa seperti kesemutan. apa perkiraan diagnosanya dok, trimakasih

    1. Dr. Eko

      Selamat pagi Rahmat
      terima kasih atas jawabnnya
      Dari gejala yang anda bagikan, dapat disebabkan oleh pertumbuhan abnormal pada tulang , dapat berupa osteofit, atau suatu pertumbuhan jinak pada tulang rawan
      Apabila benjolan keras seperti tulang yang anda alami membesar dnegan cepat, segera periksa ke dokter terdekat
      dan bila anda berkenan, dapat dikonfirmasi dengan pemeriksaan xfoto rontgen untuk mengetahui sumber benjolan apakah berasal dari tulang atau dari jaringan lunak
      Terima kasih

  10. Rika

    Siang dok, tahun 2005 dl sy pernah menjalani operasi tumor tulang jinak dipinggul, 2012 lalu operasi usus buntu, nah skg2 sering merasa sakit ddaerah bekas operasi usus buntu tsb pdhl sudah bertahun2 saat dperiksa usg katanya tdk apa2, tp tetap terasa sakit apalg setelah aktifitas berat. Skg juga sering mngalami gangguan sakit pinggang belakang bbrapa minggu, bagian pinggang bawah dan tulang ekor sakit spt kena benda tumpul kl dtekan terasa sakit di daerah tertentu dan menjalar ke atas skali2..
    Yg sy tanyakan adakah hub sakit bawah perut bekas op usbun sm sakit pinggang td dgn riwayat operasi sy?
    Terimakasih sblmnya

    1. dr. Eko B

      Selamat pagi Rika
      dari keluhan yang anda bagikan, nyeri pada perut bawah dapat berhubungan dengan bekas luka operasi usus buntu,
      tetapi bila sudah diperiksa usg dan tidak ditemukan kelainan, berati bukan karena operasi usus buntu yang dilakukan

      apakah nyeri timbul setelah aktivitas yang banyak menggunakan otot perut?

      Sedangkan nyeri pada pinggang belakang apakah terjadi pada lokasi yang dulu dioperasi?
      nyeri pinggang yang muncul sebaiknya perlu dievaluasi apakah terjadi pertumbuhan kembali jaringan tumor
      Terima kasih

  11. imam

    Assalamualaikum slmt mlm dok.
    Dokter, ibu saya mengalami nyeri dibagian lengan atas, ketika berobat pertama dokter mendiagnosa ada pengapuran ditulang leher yg mengakibatkan rasa nyeri dilengan, disarankan untuk fisioterapi. Kami melakukan fisioterapi, dan setelah 2 x terapi, setelah selesai, lengang ibu sy terdapat benjolan/bengkak, seperti tulangnya miring/bergeser.
    Kami menghentikan fisio, dan berobat kedokter kedua, diagnosanya ibu sy mengalami radang sendi, dibiarkan saja, setelah 6 bln akan smbuh sndiri dlm keadaan lumpuh, Kami berobat ke dokter ketiga, diagnosanya, ibu sy terkena tumor tulang, tetapi beliau blm yakin, hanya dugaan
    Keadaan ibu sy saat ini, bengkak/benjolan msh tetap sm bentuknya, tdk ada tanda kemerahan dikulit, tdk demam, nyeri sudah jauh berkurang, hanya sesekali saja, tetapi telapak tgn ibu sy agak bengkak, seperti darah yg mengalir,
    sy mohon dok penjelasan dari dokter untuk penyakit ibu sy, dan tindakan apa yg hrus kami lakukan,
    kami bingung dok dgn diagnosa yg berbeda2 dari tiap dokter ditempat kami.
    Terima kasih dok, smoga dokter selalu diberikan kesehatan. Aamiin. Wassalam. :)

    1. dr. Eko B

      Waalaikumsalam, Selamat pagi Pak Imam
      apakah sudah pernah dilakukan foto rontgen?
      bila ya, dapat dinilai apakah mengarah ke keganasan atau peradangan
      apakah benjolan bertambah besar dengan cepat? dan akah ibu anda mengalmai penurunan berat badan secara drastis dalam 6 bulan terakhir?
      Sebaiknya konsultasikan dengan Dokter Sp. Orthopaedi, dan dilakukan pemeriksaan penunjang yang diperlukan untuk menegakkan diagnosis
      Terima kasih, semoga Ibu lekas sembuh
      Wassalamualaikum

  12. mary

    Dok,papa sy hasil citi scan ada tumor tulang belakang (pinggul kiri) 2hr ini kencingnya berdarah.apakah tumor uda menyebar sampe saluran kandung kemih dia?cara mengobati gmn slain dengan jalan amputasi

    1. dr. Eko B

      Selamat malam Mary
      silakan konsultasikan dengan Dokter Sp.Orthopaedi atau Dokter Onkologi yang merawat ayah anda
      maaf kami tidak dapat memberikan saran karena tidak memeriksa pasien dan tidak melihat hasil pemeriksaan penunjang secara langsung
      Pada umumnya jika suatu keganasan terjadi penyebaran, dilakukan kemoterapi untuk menghambat penyebaran sel ganas
      Terima kasih

  13. abay

    dok saya mau tanya.ibu saya punya penyakit tulang..sudah menyebar ke sluruh tulang.ssmpe ke hati.stadium 4..obat apa yg bisa menyembuh kan.ibu saya sampe lumpuh.dan gmu makan..sampe ga bisa buang air besar.
    .tolong dok

    1. dr. Eko B

      Selamat Pagi abay
      kami turut prihatin dengan keadaan yang dialami ibu anda
      pada keganasan yang sudah mencapai stadium 4, pengobatan bersifat paliatif yaitu meringankan penderitaan dan meningkatkan kualitas hidup
      peluang untuk menyembuhkan kecil
      silakan konsultasikan dnegan Dokter yang merawat ibu anda secara langsung
      Terima kasih

Leave a Comment

Isi Angka Dibawah Untuk Menghindari Spam *