Kanker Tenggorokan – Gejala, Penyebab, dan Faktor Risiko

Kanker tenggorokan adalah kanker yang tumbuh di tenggorokan. Pertumbuhan kanker bisa terjadi di kotak suara, pita suara, maupun bagian tenggorokan lainya. Sekitar setengah dari kanker ini dimulai di belakang hidung dan berakhir di leher. Dan biasanya kanker tenggorokan akan berlanjut ke pita suara.

Kanker-Tenggorokan-doktersehat

Penyakit ini cenderung tumbuh dengan cepat. Itu sebabnya perawatan yang lebih awal memberi kesempatan lebih baik untuk mencegah berkembangnya penyakit dan menjaga kualitas hidup.

Cukup tingginya angka penderita kanker tenggorokan ini menunjukkan bahwa diperlukan pemahaman serta tindakan pencegahan yang tepat, sehingga angka kejadian kanker di kemudian hari dapat ditekan.

Gejala Kanker Tenggorokan

Mendeteksi kanker tenggorokan pada tahap awal mungkin tampak sulit. Tanda-tanda dan gejala umum dari kanker tenggorokan meliputi:

  • Suara berubah seperti suara pecah atau suara serak.
  • Kesulitan menelan atau bernapas.
  • Sakit tenggorokan, batuk, atau sakit telinga yang tidak hilang.
  • Sakit kepala.
  • Benjolan leher yang keras.
  • Penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan.
  • Konsultasikan dengan dokter Anda jika gejala berlangsung selama lebih dari beberapa minggu.

Apa yang menempatkan seseorang pada risiko terkena kanker tenggorokan?

Merokok dan mengunyah tembakau merupakan faktor risiko terbesar untuk semua kanker kepala dan leher, termasuk kanker tenggorokan. Selain itu, sering mengonsumsi alkhol juga dikaitkan dengan berkembangnya penyakit ini. Risiko akan semakin tinggi ketika wanita minum minuman keras dan merokok.

Selain itu, Human papillomavirus (HPV) juga dikaitkan dengan kanker di belakang mulut ini. Penyakit ini menyebar melalui kontak intim, termasuk oral seks. Anda dapat membantu melindungi anak-anak Anda di kemudian hari dengan melakukan imunisasi vaksin HPV. Anak-anak harus memulai serangkaian suntikan pada usia 11 dan 12 tahun.

Baca Juga:  Malas Sikat Gigi Ternyata Bisa Memicu Datangnya Kanker Ini

Faktor risiko lain termasuk:

  • Jenis kelamin. Pria lima kali lebih mungkin untuk mengalami kanker tenggorokan daripada wanita.
  • Kebanyakan orang bisa didiagnosa setelah usia 65 tahun .
  • Laki-laki Afrika-Amerika berada pada kelompok risiko terbesar.
  • Paparan kimia. Ini termasuk bekerja di sekitar asbes, nikel, dan asap asam sulfat.
Kanker Tenggorokan – Halaman Selanjutnya: 1 2 3