Kanker Prostat

Share Artikel ini melalui: Twitter Facebook MySpace Digg Digg friendster wordpress technorati
Diterbitkan pada tanggal 3 - 04 - 2007 | 50 komentar

Kanker Prostat adalah suatu tumor ganas yang tumbuh di dalam kelenjar prostat.

Kanker online prescription prostat sangat sering terjadi.
Pemeriksaan mikroskopis terhadap jaringan prostat pasca pembedahan maupun pada otopsi menunjukkan adanya kanker pada 50% pria berusia diatas 70 tahun dan pada semua pria yang berusia diatas 90 tahun.
Kebanyakan kanker tersebut tidak menimbulkan gejala karena penyebarannya sangat lambat.

prostat Kanker Prostat

Apakah penyebab kanker prostat?

Penyebabnya tidak diketahui, meskipun beberapa penelitian telah menunjukkan adanya hubungan antara diet tinggi lemak dan peningkatan kadar hormon testosteron.

Kanker prostat merupakan penyebab kematian akibat kanker no 3 pada pria dan merupakan penyebab utama kematin akibat kanker pada pria diatas 74 tahun.
Kanker prostat jarang ditemukan pada pria berusia kurang dari 40 tahun.

Pria yang memiliki resiko lebih tinggi untuk menderita kanker prostat adalah pria kulit hitam yang berusia diatas 60 tahun, petani, pelukis dan pemaparan kadmium.
Angka kejadian terendah ditemukan pada pria Jepang dan vegetarian.

Kanker prostat dikelompokkan menjadi

  • Stadium A : benjolan/tumor tidak dapat diraba pada pemeriksaan fisik, biasanya ditemukan secara tidak sengaja setelah pembedahan prostat karena penyakit lain.
  • Stadium B : tumor terbatas pada prostat dan biasanya ditemukan pada pemeriksaan fisik atau tes PSA.
  • Stadium C : tumor telah menyebar ke luar dari kapsul prostat, tetapi belum sampai menyebar ke kelenjar getah bening.
  • Stadium D : kanker telah menyebar (metastase) ke kelenjar getah bening regional maupun bagian tubuh lainnya (misalnya tulang dan paru-paru).
  • Apakah gejala kanker prostat ?

    Biasanya kanker prostat berkembang secara perlahan dan tidak menimbulkan gejala sampai kanker telah mencapai stadium lanjut.

    Kadang gejalanya menyerupai BPH, yaitu berupa kesulitan dalam berkemih dan sering berkemih.
    Gejala tersebut timbul karena kanker menyebabkan penyumbatan parsial pada aliran air kemih melalui uretra.

    Kanker prostat bisa menyebabkan air kemih berwarna merah (karena mengandung darah) atau menyebabkan terjadinya penahanan air kemih mendadak.

    Pada beberapa kasus, kanker prostat baru terdiagnosis setelah menyebar ke tulang (terutama tulang panggul, iga dan tulang belakang) atau ke ginjal (menyebabkan gagal ginjal).
    Kanker tulang menimbulkan nyeri dan tulang menjadi rapuh sehingga mudah mengalami fraktur (patah tulang).

    Setelah kanker menyebar, biasanya penderita akan mengalami anemia.
    Kanker prostat juga bisa menyebar ke otak dan menyebabkan kejang serta gejala mental atau neurologis lainnya.

    Gejala lainnya adalah:

  • Segera setelah berkemih, biasanya air kemih masih menetes-netes
  • Nyeri ketika berkemih
  • Nyeri ketika ejakulasi
  • Nyeri punggung bagian bawah
  • Nyeri ketika buang air besar
  • Nokturia (berkemih pada malam hari)
  • Inkontinensia uri (beser)
  • Nyeri tulang atau tulang nyeri jika ditekan
  • Hematuria (darah dalam air kemih)
  • Nyeri perut
  • Penurunan berat badan.
  • Gambar kanker prostat

    kanker prostat2 Kanker Prostat

    Bagaimana cara mendiagnosa kanker prostat?

    Cara terbaik untuk menyaring kanker prostat adalah melakukan pemeriksaan colok dubur dan pemeriksaan darah.
    Colok dubur pada penderita kanker prostat akan menunjukkan adanya benjolan keras yang bentuknya tidak beraturan.
    Pada pemeriksaan darah dilakukan pengukuran kadar antigen prostat spesifik (PSA), yang biasanya meningkat pada penderita kanker prostat, tetapi juga bisa meningkat (tidak terlalu tinggi) pada penderita BPH.

    Jika pada pemeriksaan colok dubur ditemukan benjolan, maka dilakukan pemeriksaan USG.
    Dengan melakukan rontgen atau skening tulang, bisa diketahui adanya penyebaran kanker ke tulang.

    Pemeriksaan lainnya yang biasa dilakukan:

  • Analisa air kemih
  • Sitologi air kemih atau cairan prostat
  • Biopsi prostat.

  • Bagaimana cara pengobatan kanker prostat?

    Pengobatan yang tepat untuk kanker prostat masih diperdebatkan.
    Pilihan pengobatan bervariasi, tergantung kepada stadiumnya:

    • Pada stadium awal bisa digunakan prostatektomi (pengangkatan prostat) dan terapi penyinaran
    • Jika kanker telah menyebar, bisa dilakukan manipulasi hormonal (mengurangi kadar testosteron melalui obat-obatan maupun pengangkatan testis) atau kemoterapi.

    Pembedahan untuk kanker prostat
    1. Prostatektomi radikal (pengangkatan kelenjar prostat).
    Seringkali dilakukan pada kanker stadium A dan B.
    Prosedurnya lama dan biasanya dilakukan dibawah pembiusan total maupun spinal.
    Sebuah sayatan dibuat di perut maupun daerah perineum dan penderita harus menjalani perawatan rumah sakit selama 5-7 harai.
    Komplikasi yang mungkin terjadi adalah impotensia dan inkontinensia uri.
    Pada penderita yang kehidupan seksualnya masih aktif, bisa dilakukan potency-sparing radical prostatectomy.

    2. Orkiektomi (pengangkatan testis, pengebirian).

    Pengangkatan kedua testis menyebabkan berkurangnya kadar testosteron, tetapi prosedur ini menimbulkan efek fisik dan psikis yang tidak dapat ditolerir oleh penderita.
    Orkiektomi adalah pengobatan yang efektif, tidak memerlukan pengobatan ulang, lebih murah dibandingkan dengan obat-obatan dan sesudah menjalani orkiektomi penderita tidak perlu menjalani perawatan rumah sakit.
    Orkiektomi biasanya dilakukan pada kanker yang telah menyebar.

    Terapi penyinaran untuk pengobatan kanker prostat

    Terapi penyinaran terutama digunakan untuk mengobati kanker stadium A, B dan C.
    Biasanya jika resiko pembedahan terlalu tinggi, maka dilakukan terapi penyinaran.

    Terapi penyinaran terhadap kelenjar prostat bisa dilakukan melalui beberapa cara:

    1. Terapi penyinaran eksterna, dilakukan di rumah sakit tanpa perlu menjalani rawat inap.
    Efek sampingnya berupa penurunan nafsu makan, kelelahan, reaksi kulit (misalnya kemerahan dan iritasi), cedera atau luka bakar pada rektum, diare, sistitis (infeksi kandung kemih) dan hematuria.
    Terapi penyinaran eksterna biasanya dilakukan sebanyak 5 kali/minggu selama 6-8 minggu.

    2. Pencangkokan butiran yodium, emas atau iridium radioaktif langsung pada jaringan prostat melalui sayatan kecil.
    Keuntungan dari bentuk terapi penyinaran ini adalah bahwa radiasi langsung diarahkan kepada prostat dengan kerusakan jaringan di sekitarnya yang lebih sedikit.

    Pengobatan menggunakan obat
    1. Manipulasi hormonal.
    Tujuannya adalah mengurangi kadar testosteron.
    Penurunan kadar testosteron seringkali sangat efektif dalam mencegah pertumbuhan dan penyebaran kanker.
    Manipulasi hormonal terutama digunakan untuk meringankan gejala tanpa menyembuhkan kankernya, yaitu misalnya pada penderita yang kankernya telah menyebar.

    Obat sintetis yang fungsinya menyerupai LHRH (luteinizing hormone releasing hormone), semakin banyak digunakan untuk mengobati kanker prostat stadium lanjut. Contohnya adalah lupron atau zoladeks.
    Obat ini menekan perangsangan testis terhadap pembentukan testosteron (hal seperti ini disebut pengebirian kimiawi karena memiliki hasil yang sama dengan pengangkatan testis).
    Obat diberikan dalam bentuk suntikan, biasanya setiap 3 bulan sekali.
    Efek sampingnya adalah mual dan muntah, wajah kemerahan, anemia, osteoporosis dan impotensi.

    Obat lainnya yang digunakan untuk terapi hormonal adalah zat penghambat androgen (misalnya flutamid), yang berfungsi mencegah menempelnya testosteron pada sel-sel prostat.
    Efek sampingnya adalah impotensi, gangguan hati, diare dan ginekomastia (pembesaran payudara).

    2. Kemoterapi
    Kemoterapi seringkali digunakan untuk mengatasi gejala kanker prostat yang kebal terhadap pengobatan hormonal.
    Biasanya diberikan obat tunggal atau kombinasi beberapa obat untuk menghancurkan sel-sel kanker.

    Obat-obatan yang bisa digunakan untuk mengobati kanker prostat adalah:
    - Mitoxantron
    - Prednisone
    - Paclitaxel
    - Dosetaxel
    - Estramustin
    - Adriamycin.
    Efek sampingnya bervariasi dan tergantung kepada obat yang diberikan.

    Pemantauan yang perlu dilakukan untuk kanker prostat
    Apapun jenis pengobatan yang dijalaninya, penderita akan dipantau secara ketat mengenai perkembangan penyakitnya.
    Pemantauannya meliputi:

    • Pemeriksaan darah untuk mengetahui kadar PSA (biasanya setiap 3 bulan – 1 tahun).
    • Skening dan/atau CT scan tulang untuk mengetahui penyebaran kanker.
    • Pemeriksaan darah lengkap untuk memantau tanda-tanda dan gejala anemia.
    • Pemantauan tanda dan gejala lainnya yang menunjukkan perkembangan penyakit (misalnya kelelahan, penurunan berat badan, nyeri yang semakin hebat, penurunan fungsi usus dan kandung kemih serta kelemahan).

    Dokter Sehat

    VN:F [1.9.11_1134]
    Rating: 6.7/10 (15 votes cast)
    VN:F [1.9.11_1134]
    Rating: +10 (from 10 votes)
    Kanker Prostat, 6.7 out of 10 based on 15 ratings




    Artikel Sejenis

    50 komentar | beri komentar

    1. avatar comment-top

      PENYAKIT TUMOR/KANKER PROSTAT
      Tumor prostat adalah pertumbuhan sel yang tidak normal dari sel jaringan prostat. Kanker adalah pertumbuhan sel yang tidak normal sangat cepat dan mendesak sel-sel disekitarnya. Sel kanker dapat membuat anak sebar ke bagian alat tubuh yang lain.
      Pembesaran prostat adalah pembentukan jaringan yang berlebihan karena bertambahnya jumlah sel prostat. Pada umumnya terjadi pada pria tua dan seringkali terjadi terhambatnya pengeluaran air seni.
      Tampaknya pembesaran prostat mulai terjadi pada pria sejak berunur 45 berlanjut terus sampai 70 tahun, diperkirakan pembesaran prostat 90 % terjadi pada pria pada umur tersebut.
      Pembesaran prostat dapat menimbulkan air seni terhambat sampai mampat tergantung besarnya pembesaran prostat.
      Pembesaran prostat dapat berubah menjadi kanker prostat.
      Penyebab belum diketahui dengan pasti, kemungkinan ada hubungan antara diet tinggi lemak dan meninkatnya hormon tetosteron. Pada umumnya terjadi pada pria diatas 50 tahun.
      Gejala: Tumor ganas prostat akan memberikan gajala bila sudah lanjut antara lain ; berkemih lama, nyeri dan menetes sesudahnya; sewaktu eyakulasi nyeri, nyeri punggung bagian bawah, buang air besar nyeri, tulang nyeri bila ditekan, air kemih berdarah, perut nyeri dan berat badan
      Pengobatan:
      • Kanker/tumor prostat Milliturium, Milliprostat 3 kali 2 kapsul dan minum Milligesic oil 3 – 6 kali 15 tetes serta oleskan sehari 3 kali atau kompreskan pada bekas operasi atau benjolan atau tempat yang sakit dan gunakan sediaan Jamu Milliherb lain yang sesuai dengan metastasisnya.. Pencegahan setiap hari MILLITURIUM 3 kali 1 kapsul, MILLIPROSTAT 1 KAPSUL, dan MILLIGESIC OIL 1 kali 10 tetes
      • Sebelum minum obat membaca “Bismillahir rahmanir rohim” dan bermohon pada ALLAH serta yakin sembuh dengan obat ini. Saling bermaaf-maafan sekeluraga, sholat tahajut dan selalu berdoa mudah2an disembuhkan penyakitnya.
      Cara kerja obat Milliherb,
      • Jamu Milliherb adalah campuran lebih dari 25 jenis sayuran, rempah dan herba yang tidak beracun yang befungsi sama. Milli berarti dengan dosis 500 mg herba kering sudah berkhasiat.
      • Campuran herba yang berfungsi sama > 25 dapat menurunkan dosis herbal sampai 500 mg sudah dapat mengurangi gejala penyakit dalam 10 menit pertama, kemungkinan disebabkan karena efek sinergistik dan meningkatkan bioviabilitas/ penyerapan herbal. Ini telah dibuktikan uji pra klinis; campuran kunyit dengan jabe jawa 2 % dapat meningkatkan penyerapan sampai 20 kali pada jam pertama, sehingga berkhasiat sebagai obat kanker. Effikasi lebih dari 90 %, kegagalan disebabkan karena putus obat.
      • Pada umumnya herbal mengandung bermacam-macam senyawa nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Tubuh membutuhkan bermacam-macam nutrisi tetapi dalam jumlah yang sangat kecil. Campuran herbal > 25 herbal dapat memenuhi nutirisi, meningkatkan kelarutan dan meningkatkan khasiat (sinergistik).
      • Menurut teori herbal mengandung alkaloid yang sangat kecil dan aktif dapat masuk ke sel dan memperbaiki fungsi sel
      • Cara kerja; meningkatkan penyerapan, sinergistik, meningkatkan keseimbangan tubuh dan memperbaiki fungsi sel sesuai dengan penyakitnya.
      • Milliturium danMilliprostat dapat mengobati gangguan atau kelainnan dan pertumbuhan jaringan prostat.
      • Millimiristin adalah jamu dilarutkan dalam kokomiristin bisa diminum & dioleskan dikompreskan (lebih cepat khasiatnya). Kokomiristin adalah minyak kelapa trigiseridanya direaksikan dengan minyak miristin (pala) menghasilkan koko trimiristin. Kokotrimiristin atau trimiristin mempunyai C22 dan dapat diserap sampai ke epidermis, di Amerika dan Eropa sekarang banyak digunakan untuk pelembab, pemutih alami dan tabir surya. Millimiristin terutama digunakan sebagai antivirus (herpes, DBD, hepatitis, HIV), antibakteri, antioksidan, antiradang, luka, batuk, sariawan, amandel dan nyeri.
      • Milligesic Oil adalah campuran Millimiristin dengan kapur bisa diminum dan dioleskan atau dikompreskan (lebih cepat khasiatnya). Dari studi kasus Milligesic Oil lebih potensial untuk mengecilkan benjolan tiroid, tumor/kanker, bisul, luka kanker & luka diabet, antibakteri (bronkhitis, TBC, tifus, lepra), anti nyeri (nyeri kanker, lupus, sakit gigi, nyeri patah tulang), antiradang (reumatik, nyeri sendi), antivirus, luka, batuk, sariawan, amandel dan eksim.
      • Sebelum minum obat membaca “Bismillahir rahmanir rohim” dan bermohan pada ALLAH serta yakin sembuh dengan obat ini.
      Sudi kasus
      • Produk ini telah dipasarkan sejak tahun 2001 sampai sekarang. Hasil pengamatan keberhasilan dari 65 kasus pasien, umumnya digunakan untuk penderita prostat setelah menggunakan setelah 2 minggu 3 kali 2 kapsul dinyatakan tidak perlu dioperasi diteruskan sampai 3 bulan, bila ditambah minum Millimiristin atau Milligesic Oil sehari 3 kali 10 tetes mempercepat kesembuhan.
      • Seorang penderita kanker prostat (2005) stadium IV minum Milliprostat, Milliturium dan Milligesik belum ditemukan Milligesic oil mengkonsumsi selama 5 bulan, ia menyatakakan rasa sakitnya berkurang dan putus obat, setahun kemudian ia meninggal dunia.
      • Seorang kanker prostat stadium empat sudah dioperasi (Februari 2011) minum Milliturium, Milliprostat 3 kali 1 kapsul dan 6 kali Milligesic oil 10 tetes dari hasil laboratarium menunjukan dalam sebulan kankernya turun dari 380 menjadi 120 pengobatan dilanjutan sampai 2 bulan dan putus obat. Sedangkan dengan terapi hormon tidak dapat menurunkan ca nya
      Efektifitas jamu ini dinyatakan melabihi obat modern karena bila pasien telah minum 3 kali 2 kapsul jamu ini selama 5 hari gejala mulai berkurang dan setelah 2 minggu sampai satu bulan sudah tidak perlu dioperasi lagi. Untuk kanker prostat dikombinasikan dengan Milliturium, Millimiristin dan atau Milligesic Oil dioleskan dan diminum 10 tetes dapat lebih cepat reaksinya, penggunaan dalam 30 hari dinyatakan ca 380 menjadi 120. Pada umumnya pasien menganggap obat tradisional sebagai jampi-jampi yang dapat menyembuhkan dalam sekejap, sehingga pasien pada umumnya putus obat.
      Terapi somatik adalah pengobatan berkenaan dengan tubuh.
      • Aerobik setiap hari untuk mencegah stres
      • Olah raga otot panggul.
      • Duduk di antara dua sujut 10 hitungan dilakukan 5 – 10 kali
      Hidroterapi
      • Memanasi kaki dengan selimut kering.
      • Mandi sambil duduk dengan air hangat atau air dingin atau bergantian air hangat dan dingin.
      Terapi makanan
      Kukus labu merah kulit dan bijinya makan sehari 3 kali 100 gr.
      Godok atau kukus buah sirsat dan kulitnya, biji dibuang makan sehari 3 kali 50 gr.
      Buat sop ayam dengan bumbu laos, jahe, 9 siung bawang putih, 9 siung bawang merah, lada, pala, serai, dan cengkeh.

      Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 1 Thumb down 1

      comment-bottom
    2. avatar comment-top

      nice sharing dok

      Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 1 Thumb down 0

      comment-bottom
    3. avatar comment-top

      [...] kejang serta gejala mental atau neurologis lainnya. Untuk Melihat lebih lengkap Klik disini : http://doktersehat.com/2007/04/03/kanker-prostat/#ixzz1Q6JUNPXh Video Tentang Kanker [...]

      Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 0 Thumb down 0

      comment-bottom
    4. avatar comment-top

      Bapak ku meninggal karena kanker prostat padahal umurnya baru 59 tahun

      Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 0 Thumb down 0

      comment-bottom
    5. avatar
      Anonymous Says:
      August 6th, 2011 at 8:52 am
      comment-top

      @wawan – berarti kanker prostat nya uda parah yya… kalo uda parah gejalanya gimana wan

      Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 0 Thumb down 0

      comment-bottom
    6. avatar comment-top

      Untuk yg kena prostat, kencing batu jgn mau lsg dioperasi. Lbh baik coba pengobatan alternatif dulu. Bokap skrg lg coba berobat prostatnya dipengobatan alternatif. Br coba kmrin tp dgr2 Sdh byk yg brhasil.

      Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 0 Thumb down 0

      comment-bottom
    7. avatar comment-top

      Apabila kanker prostat nya sudah diangkat , kenapa masih lumpuh ya ? Jadi tidak bisa bergerak , kecuali tangan . Solusi nya apa ?

      Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 0 Thumb down 0

      comment-bottom
    8. avatar
      Yoyok Subadyomo Says:
      October 17th, 2011 at 2:54 pm
      comment-top

      Saya khawatir kena prostat tapi jadi bingung krn setelah check up ternyata daya pancar bagus dan pemeriksaan dari air seni juga tidak ditemukan serta dari scan juga tidak diketemukan prostat padahal kalau buang air seni saya terpaksa agak lama karena seringkali ada yang masih tersisa. Test apa lagi yang harus saya lakukan?

      Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 0 Thumb down 0

      comment-bottom
    9. avatar comment-top

      apakah kalau urinenya berwarna kuning,apakah itu salah satu ciri2 kanker prostat?kalau metode colok dubur itu apa?

      Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 0 Thumb down 0

      comment-bottom
    10. avatar comment-top

      Artikel yang sangat berguna, singkat, padat & berkualitas. Dalam kesempatan ini saya ingin menambahkan bahwa Kanker disebabkan karena Sistem Imun yang lemah. Kanker bisa diatasi dengan Menguatkan Sistem Imun. Cara Terbaru dalam Menguatkan Sistem Imun bisa dilihat di: http://www.gotransferfactor.com.

      Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 0 Thumb down 0

      comment-bottom

    RSS feed for comments on this post. TrackBack URL

    Memberi Komentar

    Improve the web with Nofollow Reciprocity.