Kanker Hati- Gejala dan Pencegahannya

DokterSehat.com– Kasus kanker hati banyak terjadi di negara-negara berkembang, terutama di negara Asia Tenggara, Afrika Tengah, dan Afrika Barat. Kanker jenis menjadi jenis penyakit ketiga penyebab kematian di dunia. Sedangkan di Indonesia, pada tahun 2008 telah terjadi kematian lebih dari seratus ribu orang akibat penyakit ini.



Pada umumnya kanker hati cenderung menyerang orang-orang yang yang memiliki riwayat penyakit virus hepatitis B atau C, perokok dan peminum alkohol, serta sering mengalami gangguan metabolisme. Beberapa gangguan metabolisme dapat meningkatkan resiko kanker hati dan kelainan lain. Misalnya penumpukan zat besi dalam hati yang sangat berbahaya bagi tubuh karena dapat merusak organ tubuh di mana zat besi tersebut menumpuk.

Sebaiknya Anda mewaspadai terhadap gejala-gejala berikut yang dapat mengindikasikan terserangnya penyakit kanker hati.

  • Adanya massa di sebelah kanan atas perut
  • Tangan dan kaki membengkak
  • Badan terasa lemah, nafsu makan hilang, penurunan berat badan, demam, dan menggigil
  • Kulit dan putih mata menguning.
  • Feses berwarna kehitaman dan urin berwarna seperti teh

Pada stadium awal, penyakit kanker hati sulit didiagnosa. Karena itu, dapat dilakuan pemeriksaan melalui skrining hati sedini mungkin. Selain itu, sebaiknya pun dilakukan pencegahan agar terhindar dari penyakit ini. Pencegahan yang utama adalah menghindari rokok dan minuman beralkohol, serta melakukan vaksinasasi hepatitis.

Namun setelah diketahui terdeteksi kanker hati, sedini mungkin Anda melakukan pemeriksaan pada dokter spesialis kanker. Hal ini juga sangat penting untuk mengetahui sejauh mana tingkat penyebaran kanker. Jika masi di stadium awal Anda dapat mengkonsumsi obat-obat herbal. Namun pada kanker hati stadium lanjut, di mana kanker telah menyebar dengan cepat, pengobatan herbal tersebut dapat dipadukan dengan obat medis.