Jus Bawang Bombay: Alternatif Baru Atasi Kebotakan

DokterSehat.com – Botak merupakan masalah yang bisa menghinggapi siapa saja. Botak sendiri ada dua jenis: botak karena hormonal, dan botak karena proses autoimun. Botak hormonal adalah kebotakan yang sering kita lihat pada bapak-bapak yang mulai menua, yaitu membentuk seperti huruf “w” di jidat, atau menipis di daerah “temporal” kepala. Botak hormonal boleh dikata dipengaruhi oleh usia, mengingat kadar hormon androgen yang memang berpengaruh pada pertumbuhan rambut akan berkurang seiring berjalannya usia.

doktersehat-botak-rambut

Botak lain adalah jenis botak akibat autoimun, yang menimbulkan botak di area kepala tertentu saja dan hanya blok saja. Ini adalah proses autoimun. Autoimun adalah suatu proses imunologis atau kekebalan tubuh, dan berjalan secara otomatis atau tidak direncanakan. Kebotakan karena autoimun ini seringkali disebut dengan alopesia areata, dan tak jarang, dialami oleh semua kalangna usia, mulai dari yang muda hingga yang tua.

Alopesia areata ini dapat diatasi dengan bahan masakan yang biasanya kita jadikan bumbu. Ya, Allium cepa L., nama latin dari bawang bombay, memang diteliti dapat menumbuhkan rambut di bagian kulit yang mengalami kebotakan akibat autoimun. Caranya, bawang bombay dibuat jus lalu dioleskan di bagian kulit yang botak. Pengolesan dilakuan dua kali sehari selama dua bulan. Sekali lagi, jus bawang bombay ini ternyata bukan diminum melainkan dioleskan.

Pada peneliitan yang dilakukan oleh Pubmed, disebutkan bahwa pangkal rambut sudah mulai muncul setelah 2 minggu dari pengolesan jus bawang bombay. Tidak ada pengaruh perbedaan jenis kelamin pada penelitian ini, sehingga jus bawang bombay ini dapat digunakan oleh baik pria maupun wanita. *UPP

 

Sumber:

Shargui KE, Al-Obaidi HK. Onion juice (Allium cepa L.), a new topical treatment for alopecia areata.  Dari jurnal Dermatol 2002 Jun; 29 (6): 343-6. Diambil [15 Desember 2015] dari http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/12126069

Baca Juga:  7 Gejala Sakit Yang Tak Boleh Diabaikan

Vera H, Price. Treatment of Hair Loss. Dari jurnal New England J Med 1999;341:964-973. Diambil [15 Desember 2015] dari http://www.nejm.org/doi/full/10.1056/NEJM199909233411307